Capek Macet? Cobalah ‘Mobil Kepiting’ Buatan Jerman Ini!

Perusahaan Jerman Ciptakan ‘Mobil Kepiting’ Untuk Atasi Kemacetan – Kemacetan lalu lintas memang menjadi masalah utama di setiap kota besar. Tak hanya di Indonesia, problem kemacetan pun juga sering terjadi di kota-kota besar hampir di seluruh dunia. Nah, baru-baru ini sebuah perusahaan asal Jerman mengenalkan rancangan mobil masa depan yang diklaim bisa mengurangi kemacetan.

perusahaan-jerman-ciptakan-mobil-kepiting-untuk-atasi-kemacetan

Sebuah perusahaan asal Jerman bernama DFKI Robotics Innovation Center baru saja mengenalkan mobil unik yang terinspirasi dari hewan kepiting. Yak! Anda pastinya tahu hewan kepiting. Seekor kepiting memang berjalan menyamping. Proses jalan ala kepiting inilah yang akhirnya menginspirasi DFKI Robotics Innovation Center untuk menciptakan unit mobil mini yang tak hanya mampu berjalan lurus atau berbelok, namun juga bisa berjalan menyamping layaknya seekor kepiting.

Mobil ala kepiting tersebut diberi nama EO Smart Connecting Car 2. Mobil berbobot sekitar 750 kilogram tersebut diklaim bisa menjadi solusi untuk permasalahan kemacetan di kota-kota besar. Mobil yang menggunakan tenaga listrik itu memang dirancang fleksibel dan memiliki kemampuan untuk menyusut, berjalan menyamping seperti hewan kepiting, serta mengubah haluan atau arah secara instan.

Karena memiliki kemampuan fleksibel, mobil ala kepiting tersebut mampu menyelip di ruang sempit seperti ruang parkir atau jalanan yang tak terlalu lebar. Prototipe mobil masa depan ini dirancang menggunakan piranti lunak super canggih dan juga disertai dengan penyematan mesin terpisah di setiap bagian rodanya. Mobil ini mampu berjalan dengan kecepatan maksimum 65 kilometer per jam. Dengan mengisi baterai secara penuh selama empat jam, mobil listrik ini mampu menempuh jarak 50 sampai 70 kilometer.

separator

Project Manager DFKI Robotics Innovation Center, Timo Bimshein menyatakan bahwa proses perpindahan kemudi normal ke kemudi menyamping hanya membutuhkan waktu sekitar empat menit.

EO Smart sendiri merupakan mobil mini yang mampu menampung dua orang penumpang. Mobil ini bisa menyusut dari awalnya panjang 2,5 meter dan lebar 2 meter menjadi 1,5 meter. Proses penyusutan pada mobil ini adalah dengan sistem pergesaran pada poros trek roda belakang ke bagian depan yang akan membuat posisi mobil menjadi sedikit menungging ke atas. Meski posisinya menungging, namun proses penyusutan pada mobil ini tak akan mengurangi kenyamanan pada penumpangnya. Baca juga Mobil Tanpa Sopir Buatan Google Alami 11 Kecelakaan dan Mati Lemas di Dalam Mobil Sangat Mungkin Terjadi.

Top