Raihan Podium Belum Memuaskan, Ducati Incar Posisi Teratas di Italia

Andrea Dovizioso Incar Podium Tertinggi di MotoGP Italia – Gelaran balap motor paling bergengsi di dunia—MotoGP musim ini, segera menyambangi sirkuit Mugello, Italia. Podium tertinggi, pastinya menjadi incaran semua pebalap yang berlaga di seri ini. Begitu juga dengan Andrea Dovizioso. Sebelumnya, dovi merah hasil yang sudah cukup baik. Namun nyatanya, ia dan Ducati belum cukup puas.

ducati incar posisi teratas di italia

Nama salah satu pebalap ducati–Andrea Dovizioso memang sudah semakin rutin disebutkan untuk naik podium MotoGp musim ini. Empat podium dari lima balapan pembuka musim ini, menjadi  tempat special bagi Dovizioso bersama Ducat. Tak tanggung-tanggung, dari empat kesempatan naik podium itu, tiga di antaranya dia tuntaskan sebagai runner up. Tapi nyatanya, hasil menggembirakan itu belum membuat Dovi dan timnya berpuas diri. Maka podium tertinggi di MotoGP Italia 2015, benar-benar diincarnya.

Nama Andrea Dovizioso sendiri, cukup gemilang padasepanjang sejarah Ducati di ajang MotoGP.  Dovizioso adalah orang kedua yang punya rekor semengilap itu. Sebelumnya, tercatat nama Casey Stoner, juga meraih empat podium dari lima race di awal musim 2007. Rangkaian hasil yang mengantar dia kini duduk di posisi tiga klasemen pebalap. Meski telah memenuhi target di awal musim untuk bersaing di papan atas, Dovi kini ingin lebih lagi. Podium tak lagi dirasa cukup karena dia mau merasakan kemenangan.

“Motor kami bagus sehingga kami bisa kompetitif di setiap lintasan. Tapi sekarang naik podium tidak cukup untuk kami. Tentu saja tidak mungkin memenangi setiap balapan, tapi kami butuh memenangi beberapa balapan,” sahut Dovi.

Kali terakhir motor Ducati memenangi balapan adalah di tahun 2010, saat tampil di Australia, juga bersama Stoner. Setelah itu Ducati lebih sering jadi pecundang dalam persaingan dengan Yamaha dan Honda. Namun kali ini, Dovi dan Ducati, jelas tak mau pasrah meraih podium yang ‘biasa’. Mogello pun dijadikan kesempatan bagus untuk kembali merasakan kemenangan karena seri selanjutnya di gelar di Italia.

“Buat kami Mugello sangat penting. Untuk semua pebalap asal Italia, tapi terutama untuk Ducati. Kami melakukan tes yang sangat penting dan kami cukup cepat.” Tandas Dovi, seperti yang disampaikan pada Crash. Jauh sebelum ini, di tahun 2004, Andrea Dovizioso merupakan juara dunia kelas 125cc. Kita saksikan saja manuver Dovi di Mogello, akhir Mei ini. Baca juga Sirkuit Kenjeran Park Surabaya Resmi Ditutup 6 Juni dan Indonesia Punya Sirkuit Internasional Baru Ditahun 2017.

 

Top