Ini Dia, Solusi Kebisingan Toyota Agya

Kabin Penumpang Toyota Agya Dinilai Bising – Anda penggemar mobil murah? Mibil dengan harga murah, atau yang dikenal dengan istilah LCGC (Low Cost Green Car), cukup laku keras di Tanah Air. Harganya yang cukup bersahabat dengan kantong, memikat banyak konsumen. Akan tetapi umumnya kekurangan pada mobil ini adalah minimnya kenyamanan di dalam kabin. Namun hal itu menjadi sangat lumrah, mengingat cost-nya yang murah. Ungkapan “ada uang, ada barang”, sangat cocok untuk obrolan kita kali ini. Dengan harganya yang murah, maka berbagai produsen otomotif mengadopsi interior minimalis. Salah satu konsekuensi dari hal itu adalah kabin yang tidak terlalu senyap, alias tergolong bising.

atasi kebisingan di kabin Toyota Agya

Problem itu, juga dialami para menikmat Toyota Agya. Terjadi gangguan suara atau noise pada mobil tersebut, terutama saat berkendara berkecepatan tinggi. Mungkin, anda adalah salah satu yang juga merasakan hal itu. Tapi sekarang anda tak perlu terlalu khawatir lho. Ada trik yang bias anda lakukan untuk meminimalisir kebisingan pada kabin Agya.

Andrie Widjaja dari Bassindo Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyampaikan bahwa memasang peredam, sanggup menurunkan tingkat kebisingan kabin hingga 40 persen. Anda tak perlu juga memasang peredam di semua bagian kabin. Cukup pasangkan saja pada sumber suara yang terbising.

“Sebenarnya tak perlu melapisi seluruh mobil dengan peredam. Sesuaikan dengan kebutuhan dan cukup menutup sumber kebisingan,” ujar Andrie.

separator

Andrie mencontohkan, jika suara mobil atau sepeda motor terdengar lebih keras, pasang peredam di bagian dinding pintu bagian dalam. Apabila suara bising berasal dari mesin, pasang peredam di dinding pembatas ruang mesin dan kabin. Dan jika suara berisik bersumber dari gesekan ban dan knalpot, bisa dipastikan suara berasal dari lantai.

Berdasarkan materialnya, ada dua peredam, yakni dari aspal atau sejenis dodol (rubber jelly). Yang membedakannya, aspal bertekstur lebih kaku. Sehingga and membutuhkan pemanas dan lem untuk mengaplikasikannya. Sementara jenis rubber jelly lebih fleksibel dan tidak perlu perekat untuk memasangnya.

Pemasangan peredam pada Toyota Agya ini, ternyata juga diakui manjur, oleh komunitas pecinta mobil LCGC Toyota Agya Club alias TAC. Bahkan, Wakil Ketua TAC Lukman Hakim mengakui bahwa penggunaan peredam sudah dikerjakan oleh sebagian anggota TAC. Meski begitu, pemilik mobil mesti paham, menggunakan peredam aspal berarti harus siap menanggung resiko mobil jadi tambah berat. Satu lembar peredam aspal tebal 2mm beratnya 2 kg. Bila satu pintu ditambahkan dua lembar maka bobot mobil bertambah 4 kg, bila dua pintu menjadi 8 kg. Baca juga Toyota Akan Gunakan Teknologi SKYACTIV Mazda dan Toyota Siapkan Mobil Sport Baru.

Top