Kisruh Pelarangan Diler Ikut IIMS 2015, Penyelenggara Pilih Diam

Kisruh Pelarangan Diler Warnai IIMS 2015 – Menghadapi persiapan gelaran pameran otomotif internasional tahunan yang diselenggarakan di Indonesia yakni Indonesia International Motors Show (IIMS) 2015 ternyata sudah muncul sebuah masalah baru. Dimana sebelumnya ATPM sejumlah pabrikan otomotif dunia yang berada di Indonesia menyatakan bahwa sempat melarang Diler resmi ikut serta dalam pameran IIMS 2015 tersebut.

Kisruh Pelarangan Diler Sempat Warnai IIMS 2015

Kemudian indikasi pelarangan para diler untuk ikut serta di ajang pameran otomotif tahunan di Indonesia yakni Indonesia International Motor Show – IIMS 2015 pun menarik perhatian banyak pihak. Dimana Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) saat ini telah menerima pengaduan tentang adanya dugaan pelanggaran mengenai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 yang berisi Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Jika hal tersebut memang benar-benar terbukti maka hukuman administrasi atau denda bakal dapat menjerat oknum yang memang bersalah.

Advertisement

Sebelumnya pelapor menyebutkan bahwa ada petinggi merek mobil ternama di Indonesia yang melakukan pelarangan diler yang akan ikut IIMS 2015. Ternyata setelah ditelusuri lebih lanjut, disebutkan secara gamblang bahwa mereka hanya boleh ikut serta dalam pameran yang terafiliasi oleh Gaikindo, lalu secara tersirat melarang diler untuk mengikuti pameran tertentu.

Mohammad Reza, Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerjasama KPPU, pun mengklarifikasi pada media bahwa aduan yang diterima sebelumnya hanya sebatas konsultasi. Tetapi petinggi KPPU tersebut menegaskan bahwa, bukan tidak mungkin jika pelapor akan melengkapi berkas dan membuat laporan resmi untuk dilakukan investigasi secara hukum.

Sedangkan untuk pihak penyelenggara IIMS 2015, yakni Dyandra Promosindo mengaku tidak ingin terlibat lebih lanjut mengenai masalah ini dan memilih untuk tidak memberikan komentar mengenai kisruh ini. Panitia penyelenggara hanya fokus dengan persiapan IIMS 2015, agar dapat berjalan dengan lancar dan maksimal. Karena memang kisruh tersebut diluar tanggung jawab Dyandra Promosindo.

Melalui KompasOtomotis, Rabu (27/5/15), Direktur PT Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh menyatakan bahwa, “Kali ini saya belum bisa memberi komentar untuk sesuatu yang  belum saya pahami dengan utuh, siapa yang melarang dan apa yang dilanggar. Saat ini Dyandra sangat fokus, penuh semangat dan terus berusaha maksimal untuk menyukseskan gelaran IIMS 2015.”

Petinggi Dyandra Promosindo tersebut pun menambahkan, IIMS tahun ini akan memiliki tema ‘The Essence of Motorshow’, yang mana tema tersebut akan menampilkan konsep gelaran pameran otomotif dengan wahana lebih lengkap dan semarak untuk memuaskan para pengunjung. Sehingga akan memberikan pengalaman yang berbeda dari sebelumnya.

Sebelumnya mengenai kisruh pelarangan diler ikut serta dalam IIMS 2015 ini, sempat diberitakan bahwa jika oknum ATPM dinyatakan bersalah maka dapat dikenai denda maksimal mencapai Rp25 miliar. Baca juga Hyosung Siapkan 3 Produk Baru untuk Tahun 2016 dan Motor Peugeot Resmi Masuk Indonesia.

Top