Jelang Lebaran, Toyota Indonesia Hentikan Produksi Sementara

Jelang Lebaran, Toyota Indonesia Hentikan Produksi Sementara – Persiapan menjelang hari raya besar umat muslim atau lebaran kini mulai direncanakan oleh beberapa perusahaan di Indonesia. Meskipun masih cukup lama namun kebijakan yang diambil akan sangat bermanfaat bagi para pekerja pada perusahaan tertentu di Indonesia ini. Salah satu perusahaan di Indonesia yang mulai menetapkan kebijakan menjelang lebaran adalah PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), yang berencana mengistirahatkan pabrik perakitannya di Karawang menjelang Lebaran 2015 ini. Rencana tersebut memang berkaitan dengan jadwal libur bersama perusahaan yang bergulir hampir setiap tahunnya.

Toyota Manufacturing Plant

Seperti dilansir oleh KompasOtomotif, Selasa (23/6/2015) melalui Direktur TMMIN, I Made Dana Tangkas di Kuningan Jakarta Selatan, menyatakan bahwa Toyota Indonesia akan mulai cuti bersama pada tanggal 15 sampai 22 Juli nantinya. Jadi semua pihak yang bekerja di TMMIN akan libur, pabrik juga libur.

Ia melanjutkan bahwa sampai saat ini produktivitas kedua pabrik Toyota di Karawang telah mencapai lead time 2,4 menit untuk produksi Fortuner dan Kijang Innova. Serta 1,6 menit untuk Vios, Etios Valco dan Yaris. Waktu bekerja secara shift yang dimanfaatkan kedua pabrik Toyota Indonesia tersebut adalah 2 kali delapan jam tanpa lembur.

Maka dari itu dengan perhintungan kasar, jika waktu yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik maka produksi per hari kedua pabrikan tersebut mampu merakit sekitar 600 unit mobil Toyota baru untuk Toyota Innova dan Toyota Fortuner di pabrik Karawang I. Selain itu di pabrik Karawang II yang memproduksi Toyota Vios, Etios Valco dan Yaris mampu memproduksi total 400 unit per harinya. Artinya selama libur lima hari kerja tersebut yang tidak termasuk akhir pekan maka Toyota Indonesia kehilangan produksi berjumlah 5.000 unit.

Meskipun begitu penghentian produksi yang bersifat sementara ini dipastikan tidak akan mengganggu pasokan kebutuhan konsumen di pasar otomotif domestik Indonesia. Sebab penyesuaian produksi tambahan dapat dilakukan dengan mudah pada hari-hari sebelumnya atau sesudah libur lebaran.

Lebih lanjut lagi saat ini diketahui pasar mobil Toyota di Indonesia memang turun sebesar 16 persen, namun ekspor Toyota Indonesia berhasil naik 30 persen yang artinya situasi pabrik Toyota di Indonesia masih baik. Baca juga Subaru Rilis Impreza Sport Hybrid di Jepang dan Nissan Dikabarkan Akan Membawa X-Trail Hybrid ke Indonesia.

Top