Berencana Mudik Pakai City Car?

Yang Perlu Diperhatikan Jika akan Mudik dengan City Car – Ramadhan tahun ini telah melewati pecan pertamanya. Walaupun setidaknya masih ada tiga minggu kedepan, namun banyak orang yang sudah mulai mempersiapkan mudik lebarannya. Ya…! Mudik lebaran memang menjadi aktivitas khas lebaran. Banyak orang memilih mobil pribadi demi bisa menikmati suasana mudik sesungguhnya. Mungkin anda adalah salah satunya. Apakah anda berencana mudik menggunakan jenis mobil city car?

mudik dengan city car

Setiap jenis mobil, pasti memiliki plus minusnya sendiri-sendiri. Begitu juga dengan city car. Mudik dengan mobil jenis ini, sama sekali tidak dilarang. Sepanajang anda pun mengerti apa yang harus benar-benar dipersiapkan. Seperti yang kita ketahui bersama, city car memiliki kapasitas mesin yang kecil. Tapi tak perlu terlalu khawatir. Kapasitas mesin yang kecil, bukan berarti membuatnya tak boleh diajak jalan untuk menempuh jarak yang jauh. Mudik dengan city car bakal aman, ketika berbagai hal anda perhatikan. Seperti yang disampaikan oleh  Arifandi Perbowo, GM Product n Logistic PT Kia Mobil Indonesia

”Misalnya, cek kondisi ban. Tidak pengaruh ban city car  yang kecil, namun kalau kondisinya sudah tidak layak, kemungkinan bahayanya meningkat. Perhatikan tekananannya juga, biasanya panduan ada di pintu sebelah kanan,” kata Arifandi.

Advertisement

Arifandi juga sangat menyarankan, agar sebelum melakukan perjalanan jauh dengan city car, lakukanlah servis mesin. Perhatikan soal saringan bahan bakar, yang kebanyakan bermasalah untuk perjalanan jarak jauh. Kualitas bahan bakar di Indonesia yang tak begitu baik menjadi pemicu utama kondisi ini.

Selain mengecek keseluruhan komponen, mudik menggunaka city car, akan menjadi lebih nyaman jika anda bisa mengatur muata. Seperti yang kita ketahui, kapasitas bagasi pada city car sangat minim. Padahal, acara mudik bersama keluarga biasanya dibarengi dengan banyak sekali muatan. Untuk yang satu ini, roofbox menjadi solusi yang baik.

”Biasanya untuk city car roofbox maksimal 80-100 kg. Jangan lebih dari itu bebannya, karena selain membuat bodi mobil dalam jangka panjang akan mengalami kerusakan, handling juga sangat terpengaruh,” pesan Arifandi.

Pemasangan roofbox juga ada panduannya. Jarak ideal atap dan roofbox adalah 5-10 cm. Di luar itu, potensi menimbulkan turbulensi sangat besar. Efeknya, suara bising akan semakin jelas dan keseimbangan mobil tidak maksimal. Selamat mencoba…! Baca juga Denso : 2013 Profesi Sopir Bakal Punah dan Ford Siap Produksi Mobil Tanpa Pengemudi.

  • handoko

    jumlah penumpang juga perlu diperhatikan untuk kenyamanan…tq

Top