Presiden Takata Akhirnya Minta Maaf Mengenai Kasus Airbag

Presiden Takata Akhirnya Minta Maaf – Beberapa saat lalu, telah kita ketahui banyak sekali mobil dari segala macam merk harus melakukan prosedur penarikan atau recall karena masalah airbag. Bahkan masalah mengenai recall airbag yang dialami oleh beberapa pabrikan pun memiliki jumlah yang tidak sedikit. Hingga akhirnya berbagai pabrikan mobil di dunia yang mengalami masalah airbag ini langsung melakukan prosedur recall dan mengembalikan perangkat kantung udara kepada perusahaan pembuatnya, Takata Corporation. Masalah mengenai kegagalan fungsi dari perangkat keamanan kantung udara atau airbag ini pun kemudian diperhatikan oleh perusahaan pembuat. Dimana pada hari, Kamis (25/6/2015) kemarin melalui konferensi siaran pers di Jepang, Presiden Takata Corporation yakni Shigehisa Takada menyatakan permintaan maaf terkait kasus kantung udara yang dibuat oleh perusahaannya.

Presiden Takata Akhirnya Minta Maaf Mengenai Kasus Airbag

Dalam konferensi pers tersebut, merupakan penampilan perdana Takada di hadapan publik setelah perusahaannya terbukti mengalami kesalahan produksi saat memproduksi airbag takata yang menyebabkan puluhan juta mobil harus ditarik dari peredaran.

Hal tersebut disampaikan langsung dari video yang disiarkan oleh NCBC News, “Saya pertama ingin mengucapkan belasungkawa secara tulus untuk mereka yang kehilangan nyawa sebab karena inflator kami yang rusak atau tidak dapat berfungsi. Saya juga mau meminta maaf atas kekhawatiran yang timbul ke semua orang,” ujar Takada.

Pada video tersebut pun, Takada ditanya apakah perusahaannya membutuhkan waktu yang lama untuk berbicara ke hadapan publik mengenai kasus recall airbag perusahaannya. Ia pun menjawab bahwa hal tersebut dikarenakan pihaknya sedang berdiskusi dengan pabrik serta pihak penyedia regulator. Dengan kondisi tersebut pun Takada menyadari bahwa dirinya kehilangan beberapa kali kesempatan untuk berbicara maka dari itu ia meminta maaf kepada semua pihak.

Sekedar informasi bahwa kasus kesalahan produksi airbag Takata sampai saat ini mencapai 53 juta unit mobil di dunia yang harus ditarik dari pasaran untuk diperbaiki. Diketahui bagian inflator yang membuat masalah akan tidak berfungsinya kantong undara dengan baik. Takata pun sampai saat ini masih menginvestigasi akar permasalahan yang ada. Perusahaan ini pun menolak teori dugaan yang sempat populer bahwa bahan ammonium nitrate yang digunakan sebagai propellant sebagai biang masalahnya. Sebab Takata telah melakukan uji bahan tersebut dengan sangat maksimal dan aman digunakan selama 10 tahun. Baca juga Supercar Tak Lantas Bebas Recall dan Recall Mobil Masalah Air Bag Sudah Mencapai 34 Juta Unit.

Top