Aston Martin Isyaratkan “Comeback” ke F1 Bersama Red Bull

Aston Martin Ingin Kembali ke F1 Bersama Red Bull – Berita otomotif terbaru kali ini datang dari perusahaan otomotif ternama dari Britania Raya (Inggris) yaitu Aston Martin. Baru-baru ini perusahaan otomotif yang memproduksi mobil mewah dengan spesifikasi tinggi ini menyatakan ingin kembali ke ajang mobil balap “jet darat” yaitu Formula One (F1) yang paling bergengsi di dunia ini. Tentu saja kabar ini sangat mengejutkan. Bahkan Aston Martin menyatakan ingin kembali ke F1 pada musim 2016 mendatang. Wow!!!

Aston Martin Ingin Kembali ke F1 Bersama Red Bull

Dikabarkan saat ini Aston Martin sedang bernegosiasi untuk bermitra dengan salah satu merek minuman energi ternama di dunia yaitu Red Bull untuk memuluskan langkahnya dalam kembali ke ajang Formula One (F1) ini. Jika rencana ini mulus, maka penyatuan dua merek itu akan mirip dengan apa yang terjadi di F1 saat ini. Dimana Red Bull dengan Infiniti yang menggunakan mesin Renault. Disebut mirip karena Aston Martin yang ingin terjun kembali ke ajang F1 musim 2016 dikabarkan tidak menggunakan mesin buatannya sendiri, melainkan akan mengandalkan mesin miliki Mercedes-AMG.

Advertisement

Hal ini bisa saja terjadi, lantaran Daimler sebagai induk Mercedes-AMG memiliki saham Aston Martin sebesar 5 persen. Segala kemungkinan yang ada nantinya untuk musim balap tahun mendatang akan dibicarakan lebih lanjut nanti. Aston Martin memang tertarik menggunakan mesin dari Mercedes-AMG karena mobil mereka terbukti kompetitif pada musim balap tahun ini. Bagaimana tidak, melalui pembalap andalan mereka yakni Lewis Hamilton dan Nico Rosberg tim Mercedes-AMG selalu mendominasi di tiap seri F1 musim 2015 ini.

Diketahui dengan ketertarikan oleh Aston Martin terhadap mesin Mercedes-AMG tersebut telah direstui oleh pihak Mercedes. Sebab semakin banyak menyuplai mesin pada tim lain maka makin banyak keuntungan yang dapat diraih oleh Mercedes. Tentu saja hal tersebut akan menutup biaya yang harus dikeluarkan oleh Mercedes dari pengembangan yang dilakukan.

Terlebih lagi, Mercedes tidak melihat Aston Martin sebagai kompetitor mereka pada bursa penjualan mobil. Niatan tersebut kemungkinan juga akan disambut baik oleh Red Bull, mengingat perusahaan minuman berenergi asal Austria tersebut berkali-kali mengkritik performa mesin Renault pada ajang F1 tahun ini.

Inisiatif tersebut diketahui digagas oleh Andy Palmer selaku CEO Aston Martin, dan Simon Sproule selaku Direktur Pemasaran dan Komunikasi Aston Martin. Sekedar informasi, Aston Martin pernah tampil di ajang balapan jet darat ini pada 56 tahun silam. Dimana Aston Martin hanya sempat mengenyam pengalaman di ajang ini selama dua musim saja, yakni 1959 dan 1960. Baca juga Vulcan, Mobil Tercanggih Besutan Aston Martin dan Hamilton Kembali Juarai F1 Inggris.

Top