Splash Benar-benar Akan Punah?

Stok di Indonesia Nol, Splash Akan Segera Punah? – Anda sedang membidik salah satu merk mobil sebagai koleksi baru di garasi? Jika Suzuki Splash adalah pilihan anda, kemungkinan besar anda harus menunggu sekian lama. Seberapa lama? Belum bisa dijawab. Pasalnya, stok unit Suzuki Indomobil Sales (SIS) dikatakan terbatas, bahkan nyaris nol. Hal ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh masalah suplai unit utuh (CBU) dari India.

suzuki splash bakal segera punah

“Sekarang stok nyaris zero, sebab itu kita masih inden (Suzuki Splash) sampai sekarang,” ujar 4W Marketing Director SIS, Makmur, di Jakarta.

Lebih dari sekedar kehabisan stok, ternyata di India—tempat pabrik Suzuki Splash berada, merebak rumor bahwa merk ini sudah tak lagi diproduksi. Santer terdengar bahwa di pabrik Maruti Suzuki di Manesar, India, produksi Splash atau yang juga dikenal dengan Ritz, hanya tersedia untuk memenuhi pesanan taksi. Sementara untuk menyuplai pesanan konsumen pribadi, sudah tidak ada pos lagi. Jika itu benar-benar terjadi, ini berarti SIS akan kehilangan volume setidaknya 3.300 unit seperti hasil penjualan Splash pada 2014.

Menurut kabar, produksi Splash memang akan dihentikan pelan-pelan. Asumsi yang beredar, Splash bakal diganti dengan Celerio yang segera meluncur di India. Walaupun begitu kasusnya sedikit beda di Indonesia, sebab sekarang Celerio dan Splash dipasarkan bersamaan.

Simpang siur informasi tentang “suntik mati” splash masih terus merebak, menunggu kepastian resmi dari Suzuki. SIS masih berupaya Splash tetap bertahan, pasalnya potensi pasar lebih tinggi ketimbang India. Pun begitu, namun kenyataannya penjualan Suzuki Splash tahun ini memang mengalami penurunan. selama lima bulan pertama (Januari – Mei), hanya ada 882 unit atau 176 unit per bulan yang didistribusikan ke diler-diler resmi.

Selain di India, sebenarnya Splash juga diproduksi di pabrik Magyar Suzuki di Esztergom, Hongaria, untuk kawasan Eropa, tetapi telah berhenti sejak tahun lalu. Setelah India benar-benar dinyatakan “selesai”, maka  kemungkinan terbesar Splash akan punah.

Bila akhirnya Splash tidak lagi dijual di Indonesia, Automobile Marketing Managing Director SIS Seiji Itayama menyatakan bahwa pihak perusahaan akan menjamin layanan konsumen. “Apabila kita discontinue, kita akan memberikan pelayanan selama 10 tahun,” kata Itayama. Baca juga Suzuki All New Swift GS Tampil Lebih Segar dan Makin Sporty dan Aston Martin Ingin Kembali ke F1 Bersama Red Bull.

 

 

Top