Suzuki Indonesia “Buka-Bukaan” tentang Strategi Celerio

Suzuki Indonesia Buka-Bukaan tentang Strategi Celerio – Beberapa bulan lalu Suzuki Indonesia memang telah mengumumkan kehadiran mobil Suzuki terbaru mereka yang bakal meramaikan persaingan pasar mobil kota (city car) di Indonesia. Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga mengatakan bahwa mereka tak memasang target penjualan untuk produk terbaru mereka yang dinamai Suzuki Celerio. Namun, apabila produk terbaru Suzuki ini bukanlah merupakan volume maker lantas apa peran mobil kota yang didatangkan langsung dari Thailand di Tanah Air tersebut?

Suzuki Indonesia Buka-Bukaan tentang Strategi Celerio

Dari informasi yang dikatakan oleh pihak Suzuki melalui Seiji Itayama, selaku Automobile Marketing Managing Director SIS menyatakan bahwa tidak selamanya mobil yang dijual harus mendulang penjualan besar. Ia pun mengatakan bahwa Suzuki Celerio digambarkan sebagai produk pencuri perhatian yang memancing rasa penasaran dari masyarakat.

Ternyata strategi yang dilancarkan untuk pemasaran produk mobil Suzuki terbaru di Indonesia ini sengaja dibuat untuk menarik perhatian dan rasa ingin tahu dari masyarakat di Indonesia. Dengan hal tersebutlah maka masyarakata akan mencari tahu sendiri informasi mengenai Suzuki Celerio ini. Strategi ini dianggap merupakan cara ampuh untuk mendekatkan image Suzuki kepada masyarakat di Indonesia. Itayama juga menambahkan bahwa Celerio juga berperan untuk menyambung momentum yang selama ini digerakkan oleh SIS.

Suzuki Celerio sendiri telah resmi meluncur di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) pada Juni lalu. Dimana mobil Suzuki ini tersedia dalam dua tipe, yaitu manual yang dijual Rp 146 juta dan Continuously Variable Transmission (CVT) seharga Rp 158 juta. Suzuki Celerio memang memiliki daya tarik sebagai produk kedua Suzuki di Indonesia, setelah Swift Sport yang mana merupakan mobil Suzuki yang menggunakan CVT. Peluncuran mobil Suzuki terbaru ini pun dilakukan setelah Karimun Wagon R dengan Auto Gear Shift (AGS) yang dilepas ke pasar pada Mei silam.

Sekedar informasi, strategi Suzuki Global memang sebelumnya sudah terbaca setelah memutuskan Suzuki Celerio masuk dalam program otomotif bikinan Pemerintah Thailand yaitu mengenai produk eco-car. Thailand didaulat menjadi basis produksi Suzuki Celerio untuk Asia Tenggara dan juga Eropa karena dapat menyesuaikan standar emisi gas buang Euro V. Selain di Thailand, Suzuki Celerio ternyata juga diproduksi di India. Namun, bedanya, ada pilihan transmisi AGS, mesin diesel, serta masih mengadopsi standar emisi gas buang Euro IV. Baca juga Toyota Kenalkan Unit Mobil Van Mungil dengan Mesin Turbo dan Stok di Indonesia Nol, Splash Akan Segera Punah.

Top