Instruksi Wajib dari Polri untuk Pemudik Roda Dua

Polri Wajibkan Titik-titik Pemberhentian Khusus Pemudik Roda Dua – Hari raya Idul Fitri tahun ini, tinggal menghitung hari saja. Satu hal yang pastinya sangat melekat dengan lebaran adalah tradisi mudik. Berbagai jenis transportasi pun dipilih sebagai kendaraan mudik. Apa pilihan anda? Jika anda lebih memilih mudik dengan kendaraan roda dua alias motor, bahasan kita yang satu ini bisa dijadikan reverensi untuk mudik yang aman dan nyaman bersama tunggangan anda.

berniat mudik dengan kendaraan roda dua

Ternyata untuk pemudik yang menggunakan sepeda motor, Korlantas Polri membuka jalur khusus hindari kemacetan. Lebih dari itu, ada skenario lain yang disiapkan, untuk membantu anda yang memang lebih nyaman mudik dengan kendaraan roda dua. Pihak berwenang telah menyiapkan tujuh titik pemberhentian (check point). Selain itu, ada instruksi agar semua pemudik roda doa berhenti di titik ini.

”Kenapa wajib berhenti? Kami buat dalam rangka mengurangi angka kecelekaan. Titik-titik ini sesuai dengan kajian titik lelah pemudik yang menggunakan sepeda motor,” kata Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Istiono. Lalu, diaman saja titik-titik pemberhentian yang dimaksud?

Titik-titik pemberhentian itu terdiri dari lima titik di arus mudik dan dua titik di arus balik. Lima titik tersebut dimulai dari Kantor KPU Bekasi Timur, salah satu kantor Kecamatan di Subang, Taman Salera Losarang Indramayu, Hotel 68 Brebes Timur, dan Masjid Zainuddin Tegal. Sementara itu, dua titik yang disiapkan untuk pemberhentian pemudik roda dua saat arus balik adalah Asrama Brimob Detasemen C Cirebon dan Balai Pemulihan Ikan dan Kantor Diklat Subang. Titik-titik tersebut dipilih, karena seperti yang kita ketahui bersama, biasanya arus mudik akan berjalan dari ibukota, ke daerah-daerah.

separator

”Sifatnya wajib masuk, tapi yang rumahnya sudah dekat ya bisa ditoleransi. Akan ada sarana lengkap, masjid, bengkel, bensin eceran, dokter, psikolog, sampai kursi pijat,” kata Istiono.

Para pemudik pun, tak perlu galau pada saat harus berhenti di titik-titik pemberhentian. Pasalnya, titik-titik tersebut terdapat area peristirahatan, dengan fasilitas yang mumpuni. Bahkan,  disediakan makanan takjil dari warga sekitar. Kendati dikhususkan untuk sepeda motor, jika terjadi urgensi, mobil pun juga diperbolehkan berhenti untuk beristirahat. Selamat mudik…! Baca juga Mudik dengan Touring Itu Berbeda dan Yang Perlu Diperhatikan Jika akan Mudik dengan City Car.

Top