Yamaha Indonesia : Semua Motor Kami Cocok Gunakan Pertalite

Semua Motor Yamaha Andalan YIMM Cocok Gunakan Pertalite – Saat ini pemerintah melelui Pertamina memang sedang gencar mengkampanyekan penggunaan jenis bahan bakar baru yakni Pertalite, yang memiliki kadar oktan di atas Premium. Tentu saja kehadiran bahan bakar baru besutan Pertamina ini disambut baik oleh masyarakat Indonesia dan sejumlah pabrikan otomotif di Indonesia. Salah satu pabrikan tersebut adalah PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia (YIMM) yang membuat positif kehadiran bahan bakar beroktan 90 sampai 91 ini.

Semua Motor Yamaha Andalan YIMM Cocok Gunakan Pertalite

Seperti dilansir oleh laman Metrotvnews, Selasa (28/7/2015), melalui Mohammad Masykur selaku Asisten GM Marketing YIMM menyatakan bahwa semua motor produksi YIMM saat ini cocok menggunakan bahan bakar baru andalan Pertamina yakni Pertalite. Motor Yamaha tersebut termasuk motor terbaru saat ini yang menggunakan teknologi Blue Core, yaitu All New Soul GT, Mio M3 dan Nmax.

Untuk teknologi Blue Core sendiri terbukti makin handal dan irit dengan kelebihan Pertalite yang memiliki nilai oktan lebih tinggi dari Premium. Sehingga akan memberikan tenaga yang lebih besar dan menciptakan pembakaran efisien.

“Sehingga Pelanggan makin dimanjakan dengan performance motor yang lebih oke dan biaya pemakaian bahan bakar yang lebih hemat,” ujar Masykur.

separator

“Hadirnya Pertalite 90 merupakan keharusan, saatnya standar emisi Euro3 dibarengi dengan bahan bakar beroktan lebih tinggi dan berkualitas baik yang terjangkau harganya,” jelas Muhammad Abidin selaku GM Aftersales & Motorsport Division PT YIMM yang menimpali pada akun Facebook miliknya.

Saat ini Pertalite sendiri telah tersedia di beberapa SPBU pada kota-kota tertentu di Indonesia. Dimana untuk harga perliter Pertalite dibanderol dengan nilai Rp8.400. Pertalite ini  memang lebih baik dari Premium 88 namun dibawah Pertamax 92. Untuk spesifikasi lengkapnya Pertalite ini memiliki bilangan oktan 90, stabilitas oksidasi: 360 menit, kandungan sulfur : 0,05%m/m atau setara 500 ppm, tidak ada kandungan timbal, tidak ada kandungan logam, kandungan oksigen 2,7 % m/m, berwarna hijau, kandungan pewarna 0,13 g/100 liter dan berat jenis minimal 715 kg/m3 maksimal 770 kg/m3. Baca juga BBM Pertalite Dianggap Tak Sesuai untuk Kendaraan di Indonesia dan Suzuki Himbau Penggunanya Untuk Menggunakan BBM RON 92.

Top