Sudah Mengenal Pertalite? Ini Spesifikasinya

Spesifikasi Pertalite Berdasarkan Uji Lab – Digadang-gadang untuk menampakkan diri sejak tahun lalu, baru beberapa hari lalu Pertalite akhirnya muncul Jenis BBM baru ini pun tengah mengalami uji pasar. Beragam tanggapan pun muncul terhadap bahan bakar dengan RON (kadar octan) 90 ini. Ada yang menyambut sangat baik, karena dinilai lebih berkualitas ketimbang Premium yang sebelumnya jamak digunakan. Namun ada juga yang menilai, bhawa Pertalite tidak cocok dengan kendaraan-kendaraan yang beredar di Indonesia. Nah, untuk benar-benar bisa menilai seberapa tinggi kualitas Pertalite, memang diperlukan uji laboratorium. Hal itu sudah dilakukan. Bagaimana hasilnya?

spesifikasi pertalite dari hasil uji lab

Uji lab Pertalite ini dilakukan oleh beberapa lembaga.  Wianda Pusponegoro, Wakil Presiden Komunikasi Korporasi Pertamina menjelaskan bahwa Pertalite sudah diuji oleh BPPT, LAPI-ITB, dan Lemigas. Dari hasil pengujian itu, Pertamina mengklaim bahwa keseluruhan hasil tes cukup positif. Bahkan dari berbagai syarat yang ada, spesifikasi Pertalite diklaim sudah lebih tinggi daripada persyaratan yang ada.

Advertisement

“Spesifikasi dari (bensin) RON 90 ini tidak ada kandungan mangan atau besi, tidak ada kandungan timbal, dan kandungan sulfur harus lebih rendah dari 500 ppm. Pertalite sendiri sulfurnya hanya 188, ini sangat rendah bila dibandingkan dari spesifikasi yang diharuskan oleh Ditjen Migas. Artinya, spesifikasi ini sudah over,” ucap Wianda di Jakarta.

Membawa spesifikasi yang dinilai sangat baik, Pertalite juga diklaim memiliki stabilitas oksidasi yang jauh lebih lama, yakni hingga 480 menit. Lalu, apa pengaruhnya bagi performa mesin? Proses pembakaran yang lebih lama ini berpengaruh pada jarak tempuh sepeda motor. Dengan kata lain, penggunaan Pertalite menjadi relatif lebih irit ketimbang Premium. Pernyataan tersebut pun tak sekedar perkiraan, karena sudah dilakukan uji coba juga.

Pengujian dilakukan terhadap Pertalite oleh LAPI-ITB, dengan menggunakan Toyota Avanza.  Jarak tempuh yang dihasilkan per liter mencapai 13,7 kpl, dengan menggunakan Premium.  Namun dengan menggunakan Pertalite, jarak tempuh  bisa mencapai 14,9 kpl.

Nah, berikut ini mas Sena uraikan spesifikasi Pertalite, dengan membandingkannya dengan persyaratan yang diajukan pemerintah.
– Karakteristik
Spesifikasi Pertalite: min 90
Spesifikasi pemerintah: min 90

– Kandungan timbal
Spesifikasi Pertalite: none
Spesifikasi pemerintah: none

– Kandungan mangan dan besi
Spesifikasi Pertalite: none
Spesifikasi pemerintah: none

– Kandungan sulfur
Spesifikasi Pertalite: 180 ppm
Spesifikasi pemerintah: maks 500 ppm

– Stabilitas oksidasi
Spesifikasi Pertalite: > 480 menit
Spesifikasi pemerintah: min 360 menit

– Warna dan tampilan visual
Spesifikasi Pertalite: hijau, jernih, dan terang
Spesifikasi pemerintah: hijau, jernih, dan terang.

Bagaimana, anda masih meragukan Pertalite? Baca juga Semua Motor Yamaha Andalan YIMM Cocok Gunakan Pertalite dan BBM Pertalite Dianggap Tak Sesuai untuk Kendaraan di Indonesia.

Top