Anak yang Ditinggalkan di Mobil, Bisa “Bablas” Dalam Waktu Singkat

Stop!!! Jangan Meninggalkan Anak Dalam Mobil – Membicarakan otomotif, tak melulu soal spesifiksai kendaraan, mesin dan modifikasi. Satu hal yang tak boleh terlupakan berkenaan dengan itu adalah keselamatan dalam berkendara. Kadang, hal kecil terkait dengan berkendara justru menimbulkan permasalahan yang besar. Misalnya saja yang satu ini : meninggalkan anak di dalam mobil.

jangan meninggalkan anak di dalam mobil

Dalam banyak kejadian, orang tua memilih untuk meninggalkan anak di mobil, saat kendaraan parkir. Biasanya karena si anak sedang tidur pulas. Hal tersebut memang kelihatannya sepele dan sangat banyak dilakukan. Tapi jangan salah, tidak banyak yang mengetahui bahwa perilaku tersebut dapat membahayakan jiwa si  anak.

Advertisement

Safe Kids Worldwide mencatat, lebih dari 600 anak di seluruh dunia meninggal,  saat ditinggalkan di dalam mobil. Data itu terangkum sejak tahun 1998. Ternyata, yang menjadi biang keladi atas musibah tersebut adalah serangan hawa panas, yang ada di dalam kabin. Maka, adalah langkah yang tepat jika anda tidak meninggalkan anak anda di dalam mobil.

“Anak-anak tidak boleh ditinggalkan di dalam kendaraan,” kata Dr Mary Thorpe, dokter di rumah sakit anak Boston, Amerika Serikat (AS) dikutip dari CBS News. Bahkan yang lebih ironis, serangan hawa panas pada mobil, bisa merenggut jiwa anak kecil hanya dalam waktu yang sangat singkat. Hanya butuh waktu beberapa menit saja.

“Hanya perlu waktu 10 menit, suhu bisa meningkat 19 derajat,” katanya.

Kematian ratusan anak karena keteledoran orang tua meninggalkan mereka di kabin mobil, bukan terjadi begitu saja. Suhu panas yang ada di dalam mobil membuat anak menderita. Sebenarnya tak hanya pada anak-anak. Kita yang sudah dewasa pun, pasti akan bisa sangat merasakan jika berdiam diri di mobil yang tidak bergerak, adalah sesuatu yang menyakitkan.

“Tubuh anak lebih kecil daripada orang dewasa dan tidak memiliki mekanisme yang sama, sehingga gejala timbul lebih cepat dibanding orang dewasa,” tambah Thorpe.

Ternyata, suhu di dalam kendaraan bisa mencapai 40 derajat. Hal ini membuat anak akan mengalami stroke panas. Gejalanya adalah  pusing, disorientasi, serta kulit memerah. Hanya beberapa derajat lebih tinggi, maka fungsi organ utama bisa gagal dan menyebabkan kematian. Baca juga Alarm Ini Berbunyi Saat Sopir Mengantuk dan Yang Perlu Diketahui Soal Memanaskan Kendaraan.

.

Top