Rossi Berjaya Hingga Paruh Musim, Marquez Cuek Saja

Marquez Tak Begitu Memikirkan Kejayaan Rossi – Ajang balap motor paling bergengsi—MotoGP, memang seolah tak ada habisnya untuk dibahas. Tak melulu soal mesin dan hasil balapan, performa para rider juga menjadi perbincangan yang tak ada hentinya. Salah satu yang kerap menjadi hot issue adalah Valentino Rossi. Paruh musim MotoGP 2015 ini, dilalui The Doctor dengan memuncaki klasemen sementara. Ia menorehkan  179 poin dari sembilan seri. Pebalap asal Italia itu untuk sementara unggul 13 poin atas rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Rossi memang seolah tak terkalahkan. Saat ini, Rossi sedang mengincar gelar juara dunia kesepuluh di semua kelas musim ini. Pebalap 34 tahun itu merupakan satu-satunya rider musim ini yang mampu selalu finish di posisi podium.Lalu, seperti apa tanggapan rivalnya soal raihan Rossi musim ini?

rossi berjaya marquez cuek

Salah satu rival yang tak bisa dikecilkan adalah Marc Marquez. MotoGP 2013 dan 2014, pernah menjadi milik Marquez. Berkomentar soal kejayaan Rossi hingga paruh musim ini, Marquez memilik untuk tak ambil pusing. Pebalap Repsol Honda itu, mengaku hanya ingin fokus meraih kemenangan di paruh kedua musim. Menurutnya, ia belum kalah telak. Kesempatan paruh kedua miusim ini, bakal benar-benar dimanfaatkan. Ketertinggalan sebanyak 65 poin dari Rossi yang dialami Baby Alien—julukan Marquez, bakal ia balas di seri kesepuluh. Seri tersebut bakal dihelat di Sirkuit Indianapolis, Amerika Serikat, Minggu (9/8).

Masih stuck di posisi keempat, membuat Marquez punya semangat yang luarbiasa untuk menggeser Rossi. Namun pebalap muda Spanyol ini juga menyadari secara penuh, bahwa jarak poin dengan Rossi sangat besar.

“65 poin terlalu besar, tapi bukan tidak mungkin dikejar. Kami masih punya paruh kedua musim. Indianapolis sirkuit yang bagus untuk Honda, dan kami akan berusaha memenanginya.” ujar Marquez seperti dilaporkan Fox Sport.

separator

Kegagalan Marquez sejauh ini memang tak bisa terelakkan, setelah tiga kali jatuh di race. Kejadian tersebut otomatis membuat Marquez tiga kali gagal menyelesaikan race. Meski belum tampil konsisten, pebalap berusia 22 tahun itu tetap percaya diri memasuki paruh kedua musim. Kepercayaan diri itu muncul setelah Marquez meraih posisi kedua dan pertama dalam dua seri terakhir, yakni pada seri di Belanda dan Jerman. Baca juga Kualifikasi yang Yahud, Jadi Amunisi Berharga Bagi Hamilton dan Ini Dia Motor Termurah Harley Davidson.

Top