Inilah Mengapa Tidak di Semua Persimpangan Boleh Belok Kiri Langsung

Mengapa Tidak di Semua Persimpangan Boleh Belok Kiri Langsung? – Anda yang memang aktif berkendara—baik menyetir sendiri atau sekedar naik kendaraan, pasti pernah belok kiri secara langsung saat menemui persimpangan. Nah, kali ini mas Sena bakal menginformasikan untuk anda, sebenarnya seperti apa sih peraturan yang benar? Anda tak mau kan, jika anda kena “semprit”, hanya karena tak mengetahui secara persis aturan di jalan raya?

Tidak di Semua Persimpangan Boleh Belok Kiri Langsung

Sebenarnya, memang banyak pengguna jalan saat ini masih salah kaprah, karena langsung belok kiri saat di persimpangan. Sebagai informasi penting, tidak semua persimpangan boleh belok kiri langsung. Dijelaskan Boy Falatehansyah, instruktur dari Jakarta Defensive Driving Consulting, rambu tersebut memang begitu adanya. Penerapannya pun telah dirancang sesuai dengan kondisi arus lalu lintas di persimpangan tersebut.

Aturan bahwa tidak semua persimpangan boleh belok kiri secara langsung, terdapat pada Undang Undang No.22 tahun 2009 Pasal 112 ayat 3. Pasal tersebut berbunyi sebagai berikut :  pada persimpangan jalan yang dilengkapi alat pemberi isyarat lalu lintas, pengemudi dilarang langsung belok ke kiri kecuali ditentukan lain oleh rambu lalu lintas atau alat pemberi isyarat lalu lintas.

Dalam peraturan tersebut, jelas akan dilihat terlebih dahulu kondisi persimpangan yang ada. “Boleh tidaknya belok kiri langsung tergantung kondisi jalan. Rambu sudah mengatur prioritas sesuai kondisi arus yang harus didahulukan,” ujar Boy.

separator

Bicara soal aturan belok kiri secara langsung, ternyata hal tersebut cukup menimbulkan resiko yang tinggi bagi pengguna jalan.  Aiptu Wahyu Martono, Instruktur Operasional Dan Wal PJR Korlantas Polri menyebutkan bahwa  jika risiko kecelakaan lalu lintas menjadi semakin besar,  saat pengendara belok kiri secara langsung. Bahkan, potensi kecelakaan lalu lintas saat belok kiri langsung mencapai 80 persen.

“Pengendara yang berbelok sering kali tidak terlihat oleh pengendara lain yang melaju kencang di jalur yang lurus. Akibatnya, kecelakaan pun tidak terhindarkan,” jelas Wahyu.

Dengan begitu, memang perhatian yang tinggi terhadap peraturan lalu lintas menjadi sangat penting. Jangan asal-asalan jika ingin belok kiri. Siapa tau, persimpangan yang anda lewati justru melarang pengendara untuk belok kiri secara langsung. Lain halnya jika persimpangan yang anda lewati memang memperbolehkan pengendara untuk belok kiri secara langsung. Lebih teliti dalam berkendara, agar semua pengguna jalan tetap terlindungi. Baca juga Wewenang Polri Keluarkan SIM dan STNK Digugat ke MK dan Produsen Komponen Otomotif Lokal Diambang Kehancuran.

 

 

Top