Mengenal SOIB, Motor Lokal Berteknologi Eropa

SOIB : Brand Lokal Rasa Eropa – Siapa bilang Indonesia tidak memiliki merk-merk kendaraan yang mumpuni dan pantas untuk dipamerkan? Berkenalanlah dulu dengan SOIB. Dalam sebuah pameran otomotif yang berada di Kemayoran, Jakarta Utara, SOIB adalah salah satu brand lokal yang muncul untuk mengusung kendaraan roda dua.  Jangan anggap remeh dulu produk lokal. Walaupun menyandang predukat lokalan, ternyata SOIB memiliki “taste” Eropa. Hal tersebut dikarenakan kehadiran teknologi ala Eropa pada SOIB.

Mengenal SOIB, Motor Lokal Berteknologi Eropa

Pabrikan lokal SOIB sendiri berada pada maungan penjualan oleh sebuah importir umum bernama Hobby Motor. Showroomnya berada dijalan arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan. SOIB juga telah meluncurkan dua varian baru hari ini di JIExpo, Kemayoran 19 Agustus. Keduanya mengusung konsep yang lumayan ketara perbedaannya. Satu tipe bergaya kalem, sementara tipe lainnya berpenampilan garang.

“Kami membawa dua model terbaru, yakni Racer 400 dan Adventure 400. Racer 400 mengadopsi gaya klasik, dan satunya adalah tipe motor adventure dual-purpose,” beber Michael, pemilik Hobby Motor yang menangani penjualan SOIB.

Advertisement

Michael sendiri mengklaim inilah brand roda dua asli Indonesia. Dalam kesempatan bincang-bincang dengan media, ia juga mengharapkan bahwa produk lokal bisa benar-benar menjadi kebanggan di negeri sendiri, walaupun terdapat taste luar negeri di dalam mesinnya. Kedepan, ditargetkan dalam waktu dua tiga tahun ke depan, akan ada komponen lokal hingga 30 persen “Seharusnya ini jadi kebanggaan karena Indonesia punya merek motor sendiri, walau untuk mesin dan teknologi lainnya kita masih mengadopsi teknologi dari Prancis,” sambungnya.

Kedua tipe motor lokal yang telah diluncurkan oleh  SOIB itu, menjalani perakitan mesin di wilayah Bogor, Jawa Barat. Maka tak heran, jika SOIB benar-benar menonjolkan tampilan lokal. Sementara untuk harga jualnya,  Racer 400 dibanderol  Rp65 juta per unit dan Adventure 400 82 juta on the road Jakarta. Sejauh ini, minat konsumen terhadap produk kendaraan lokal ini pun, cukup baik.  Tercatat sudah ada 100 konsumen yang melakukan pre order, Michael mengharapkan setidaknya 50 persen konsumen jadi membeli. “Karena kita realistis saja, kondisi ekonomi lagi seperti ini, kita optimis tapi realistis juga,” bebernya. Baca juga Alami Kendala Teknis, KTM Terpaksa Tunda Peluncuran 2 Spesies Anyarnya dan Honda Verza 150 Versi Facelift Sudah Penuhi Standar Emisi Euro 3.

Top