Ferrari Challenge Hadirkan Satu-satunya Pembalap Wanita

Jing Shi, Satu-satunya Pembalap Wanita di Ferrari Challeng – Emansipasi wanita ternyata bukan hanya terjadi di Indonesia saja. Salah satunya yaitu Jing Shi, ia adalah seorang wanita peserta Ferrari Chalenge Regional Asia-Pasific asal China.

Ferrari Chalenge Hadirkan Satu-satunya Pembalap Wanita Asal China

Wanita yang sebelumnya tak pernah memiliki pengalaman balap ini nekat mengikuti ajang Ferrari Chalenge untuk pertama kalinya. Jing Shi tertarik mengikuti chalenge ini karena ia penasaran bagaimana mengendarai mobil Ferrari di area balap yang sesungguhnya.

Sebagai pemilik mobil Ferrari, Jing Shi menilai bahwa mengendarai mobil super di jalanan umum sangatlah berbahaya. Itulah yang melatarbelakangi keikutsertaannya pada challenge ini.

Seperti yang dikutip dari oto.detik.com (31/8), “Saya pikir mengendarai mobil ini di jalan raya sangat berbahaya. Dan itulah alasan saya ingin mengendarai Ferrari di trek balap,” ujarnya.

separator

Pada Ferrari challenge, Jing Shi berada pada urutan di kelas CoppaShell yaitu kelas yang diperuntukkan untuk pembalap pemula. Mobil yang dikendarainya pada Chalenge EVO yaitu ferrari 458 yang memiliki sentuhan warna pink.

Menjadi satu-satunya pembalap wanita di ajang tersebut, Jing Shi memiliki kemampuan yang cukup patut diacungi jempol. Di kelas Coppa Shell kemampuannya memang harus diakui.

Pada saat berada di trek balapanpun Jing Shi mengendarai ferrarinya tidak terlalu agresif di Sepang, Malaysia pada tanggal 29-30 Agustus kemarin. Di race ke dua Ferrari Chalenge seri Sepang, dia berada pada urutan ke 11 yang mencapai garis finish.

Jing Shi terpaut cukup jauh dengan Huilin Han yang menjadi peserta pertama yang memasuki finish di Coppa Shell. Dia tertinggal jauh hanya bisa menyelesaikan 15 lap dengan catatan waktu 36 menit 44, 110 detik. Sementara lawannya, Huilin mampu mneyelesaikan 16 lap dengan waktu 37 menit 19,563 detik. Angka yang cukup jauh untuk dibandingkan. Tetapi, angka itu tidak sebanding dengan keberanian Jing Shi mengikuti balapan tersebut karena memang untuk pembalap bagi seorang wanita masih sangat jarang dan Jing Shi adalah satu-satunya yang pernah ada.

Namun sebelumnya pada bulan Juni 2015 lalu di negaranya China, Jing Shi berhasil naik podium untuk pertama kalinya di seri Zhuhai. Dia memasuki finish pada urutan ketiga setelah setelah Yanbin Xing dan Bo Song di race ke dua kelas Coppa Shell seri Zhuhai. Baca juga Triumph Bonneville Menjadi Primadona Motor Indonesia dan Pemenang Modifikasi Datsun Dapatkan Hadiah 1 Unit Mobil di GIIAS

 

Top