Volkswagen dan Suzuki Resmi Pisah Ranjang

Volkswagen dan Suzuki Resmi Pisah – Setelah mengalami lika-liku permasalahan kerja sama hingga harus ditempuh di jalur hukum. Akhirnya Volkswagen (VW) dan Suzuki memutuskan untuk mengakhiri segala bentuk kerja sama yang telah terjalin selama beberapa periode.

Volkswagen dan Suzuki Resmi Pisah

Konflik antara VW dan Suzuki berawal ketika tahun 2009, di mana saat itu Suzuki mengumumkan untuk membeli mesin diesel dari Fiat. VW lalu merasa sakit hati karena menganggap keputusan yang dibuat Suzuki merupakan pelanggaran kontrak perjanjian yang sebelumnya telah disepakati bersama. Kemudian VW memilih menempuh jalur pengadilan untuk menyelesaikan konflik dengan Suzuki. Masalah kemudian berlanjut saat Suzuki menginginkan kembali saham yang telah dibeli VW.

Dilansir dari Kompas Otomotif (1/9/2015), pada tahun 2010 VW berhasil membeli saham Suzuki senilai  US$ 1,9 miliar. Kemudian pada Jumat (28/8/2015) nilai saham itu sudah meningkat menjadi US$ 3,8 miliar. Untuk menyelesaikan masalah tersebut keduanya kemudian meminta Mahkamah Arbitrase Internasional untuk membantu menyelesaikan.

Kini konflik kedua belah pihak sudah resmi berakhir lewat penyelesaian dari Mahkamah Arbitrase Internasional. Dengan keputusan pengadilan yang resmi, Suzuki akan membeli kembali sahamnya sebesar 19,9 % dari VW.

“Dulu tenggorokan saya seolah-olah tersedak tulang kecil, tapi sekarang saya sudah merasa lega kembali,” ungkap Chairman Suzuki dan Chief Executive, Osamu Suzuki dalam jumpa pers. Dilansir dari Kompas Otomotif, Selasa, (1/09/2015)

Advertisement

Suzuki memperkirakan bahwa permasalahan ini tidak akan mempengaruhi penjualan Suzuki selama beberapa tahun ke depan. Namun hal ini ditanggapi berbeda oleh salah satu pemilik saham Suzuki, Daniel Loeb yang terus mendesak Suzuki agar segera membatalkan pembelian saham dari VW. Karena dengan pembelian tersebut, Suzuki akan merugikan pemegang saham yang ada akibat pengeluaran ekuitas perusahaan.

Suzuki juga berharap dapat membeli sahamnya kembali dengan harga yang wajar. Meskipun Takaki Nakanishi, Chief Executive dari Nakanishi Research Institute memprediksi kemungkinan Suzuki harus membeli saham dengan harga penutupan di hari Jumat kemarin.

“Untuk Suzuki, ini bukan masalah uang. Karena Suzuki memiliki uang kas cadangan hampir 1 triliun yen di akhir Maret 2015 lalu,” tutur Takaki penuh percaya diri, dilansir Kompas Otomotif (01/9/2015).

Sebenarnya kerja sama antara VW dan Suzuki memiliki kerja sama jangka panjang dalam mengembangkan teknologi hybrid car dan mobil listrik untuk masa depan. Berbagai sektor kerjasama juga telah berhasil disepakati kedua belah pihak, termasuk transfer teknologi dan program-program lainnya. Namun sayang kedua kerja sama tersebut kini harus berhenti di tengah jalan akibat konflik yang terus mendera antara VW dengan Suzuki. Baca juga Mungkinkah Mobil Konsep Suzuki iK-2 Merupakan Wujud dari Baleno Terbaru dan Siapkan Varian Baru, Toyota Bergaya dengan Mobil Sport Klasik.

 

Top