Yoshimura Jepang Menang Lawan Yoshimura Lokal

Yoshimura Jepang Menang Lawan Yoshimura Lokal – Produsen spare part motor asal Jepang terperanjat ketika melihat produk yang identik dengan produknya, bisa diproduksi secara bebas di Jakarta Utara. Usut punya usut, produksi Yoshimura di Jakarta Utara tersebut diprakarsai oleh warga Indonesia yang bernama Sujadi Joandi. Tidak terima dibajak, Yoshimura menggugat kasus tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Yoshimura Jepang Menang Lawan Yoshimura Lokal

Yoshimura yang asli bermarkas di 6478 Nkatsu Aikawa, Aiko-gun, Kanagawa ken, Jepang. Perusahaan tersebut didirikan oleh Hideo Yoshimura sejak tahun 1954 dan terdaftar sebagai perusahaan legal pada tahun 1984. Mengusung merk Yoshimura, perusahaan tersebut kemudian mengekspansi pasar dengan spare part motor berkualitas.

Yang paling terkenal dari Yoshimura adalah produk knalpot yang telah melanglang buana di event balap berskala internasional. Untuk terus memperluas jaringan pemasaran, Yoshimura kemudian mendaftarkan perusahannya ke berbagai negara mulai dari Eropa hingga Asia. Salah satunya adalah Indonesia yang menjadi destinasi pemasaran dari Yoshimura sejak 17 Juni 2011.

Yoshimura terkejut ketika mendapati merk yang sama dengan nama Yoshimura saat di Dirjen Haki. Ternyata merk Yoshimura tersebut dikantongi oleh warga asli Indonesia sejak 22 September 2006. Merasa dirugikan oleh salah satu pihak, kemudian Yoshimura menggugat Sujadi selaku pemilik merk Yoshimura lokal ke PN Jakpus. Ternyata usaha yang dilakukan Yoshimura Jepang tidak sia-sia dengan dikabulkannya gugatan mereka, dan memerintahkan Dirjen Haki untuk menghapus merk Yoshimura buatan Sujadi.

separator

Sujadi masih tidak terima dengan keputusan tersebut, dan melakukan kasasi. Sujadi berkilah bahwa Yoshimura Jepang tidak gencar melakukan iklan atau promosi di Indonesia. Namun kasasi tersebut terbantahkan karena Mahkamah Agung menilai Yoshimura Jepang sudah melakukan tindakan promosi baik di majalah, brosur, ataupun website. Hasil akhirnya, Sujadi dihukum dengan membayar biaya perkara sebesar Rp 5 juta.

Padahal sebelumnya, Yoshimura Jepang sudah mewanti-wanti untuk waspada karena di Indonesia saat ini sedang marak pemalsuan. Bukan hanya knalpot, sampai produk-produk lainnya yang tidak pernah diproduksi oleh Yoshimura-pun ikut diproduksi oleh Yoshimura palsu dengan mengusung brand Yoshimura, seperti jaket dan footstep berlabel Yoshimura. Untuk saat ini, Yoshimura sendiri akan mengusahakan untuk giat mengurus paten di Indonesia, jika ada banyak produk lain yang mematenkan merknya dengan nama Yoshimura, Yoshimura asli akan mati-matian untuk merebutnya kembali. Baca juga Knalpot Yoshimura Untuk Super Bike Yamaha dan BMW Kembangkan Sasis Motor Berserat Karbon.

 

  • support indonesia

    Aneh dan perlu diusut. harusnya yg menang yg mendaftar pertama di haki, bukan yg belakang. mana selisih 10 tahun lebih. kan sudah ada UUnya

    seperti merk iphone dichina tidak bisa dipakai apple, karena terlebih dahulu didaftarkan oleh orang china.

    #support indonesia

    • Faizi S

      membajak produk adalah tindak kriminal

Top