Yamaha Masih Optimis dengan Pasar Motor Bebek

Yamaha Masih Optimis dengan Pasar Motor Bebek – Sejak meledaknya pasar matik di Indonesia, pasar motor bebek di Indonesia kian tergerus. Kalah dengan penjualan motor matik, penjualan motor bebek di Indonesia kini kian melempem. Namun, hal ini tidak menyurutkan langkah Yamaha untuk tetap memproduksi motor bebek di Indonesia.

Yamaha Masih Optimis dengan Pasar Motor Bebek

Direktur Sales Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Sutarya, mengakui bahwa segmen skutik masih menjadi penguasa pasar motor di Indonesia. Bahkan lebih dari 60 persen pasar otomotif roda dua di Indonesia saat ini dikuasai oleh motor dengan segmen skutik.

“Tapi Yamaha dengan bangga meluncurkan Vega Force. Kenapa? Karena kita masih yakin dengan Vega Force,” kata Sutarya, dikutip dari DetikOto, Sabtu (12/9/2015).

Sutarya juga menjelaskan bahwa motor bebek saat ini masih banyak digunakan di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang memiliki jalan yang tidak rata dan jauh dari perkotaan.

“Karena motor ini punya segmen khusus yang terus ada. Pasarnya ada dan menarik,” sambung  Sutarya.

Di daerah pedalaman, masyarakat masih membutuhkan kendaraan yang tangguh dan bandel. Apalagi dengan model shocbreaker ganda, akan sangat nyaman untuk digunakan di daerah-daerah tersebut. Selain itu motor bebek juga irit, sehingga sangat menguntungkan untuk memiliki motor bebek di daerah pedalaman. Sedangkan jika ada di kota, motor bebek digunakan oleh orang yang memiliki mobilitas yang tinggi, pengguna motor bebek biasanya adalah yang berprofesi sebagai kurir, pedagang atau pengguna motor lain dengan mobilitas tinggi.

“Pembelinya bukan yang biasa, pembelinya biasanya pengusaha. Biasanya ada yang beli puluhan sampai ratusan,” pungkas Sutarya.

Advertisement

Motor bebek terbaru Yamaha yang merupakan generasi penerus dari Yamaha Vega yang diberi nama Yamaha Vega Force. Yamaha Vega Force oleh Yamaha akan dibedakan menjadi dua varian yaitu varian pengereman bagian depan dengan tromol dan cakram. Terkait dengan pertanyaan, mengenai mengapa Yamaha masih membekali salah satu varian Yamaha Vega Force dengan rem depan jenis tromol, Yamaha memiliki alasan tersendiri.

“Di beberapa daerah masih suka tromol. Karena mereka lebih kepada price oriented,” Ucap GM Aftersales Service dan Motor Sport YIMM. M. Abidin, dilansir dari DetikOto, Sabtu, (12/9/2015).

Masih menurut Abidin, motor dengan rem tromol masih dibutuhkan masyarakat yang berada di pedalaman, apalagi dengan harga yang murah untuk varian ini, Yamaha optimis bahwa Yamaha Vega Force mampu menjadi pilihan masyarakat yang mengincar motor bebek ekonomis. Baca juga Ini Strategi Yamaha Untuk ‘Genjot’ Penjualan Vega Force dan Alternatif Motor Bebek yang Bisa Jadi Pilihan.

Top