Hanya Bisa Finish Ke-5, Rossi Kecewa Berat di Misano

Valentino Rossi Hanya Mampu Finish di Urutan Kelima GP San Marino – GP San Marino pada Minggu (13/9) kemarin berlangsung penuh drama. Misano World Circuit Marco Simoncelli menjadi saksi bagaimana strategi yang tepat dan kerjasama tim bisa menjadi faktor penting yang menentukan hasil akhir balapan.

valentino-rossi-hanya-mampu-finish-di-urutan-kelima-gp-san-marino

Lewat kerjasama tim yang jitu, Marc Marquez mampu tampil di podium pertama. Hal berbeda justru dialami oleh Valentino Rossi. Strategi tim yang salah membuat rider Movistar Yamaha itu harus puas hanya finish di tempat kelima balapan MotoGP San Marino.

Advertisement

Di sesi jumpa pers usai balapan, Rossi mengaku bahwa perasaannya campur aduk. Ia merasa bahwa seharusnya mampu tampil lebih baik, namun di sisi lain rider Italia berusia 36 tahun itu tetap merasa puas karena bisa mendapat poin krusial di San Marino.

“Saya ingin menangis! Saya mencari hasil yang lebih baik karena saya merasa memiliki potensi bagus di kondisi kering dan basah,” ujar Rossi, seperti dilansir oleh Crash.net.

Rossi memang pantas kecewa. Strategi tim yang tidak tepat memang membuatnya gagal memenangi lomba. GP San Marino sendiri berlangsung di bawah cuaca yang tak menentu, bahkan bisa dibilang ekstrem. Pada sesi free practice hingga kualifikasi sebelum lomba, cuaca di sirkuit Misano memang cukup panas. Namun, pada hari-H race justru hujan mengguyur lintasan.

Hujan yang turun tak terduga itu membuat para rider untuk berpikir cepat mengganti taktik mereka. Hujan yang datang sesaat sebelum start juga memaksa sejumlah pembalap mengganti motor dengan ban basah.

Sempat dinyatakan sebagai wet race, namun di tengah-tengah lomba justru cuaca kembali cerah. Di sinilah strategi pembalap dan tim menentukan hasil akhir balapan. Marc Marquez secara jitu masuk pit lebih awal guna mengganti motor dengan ban kering. Sementara itu Rossi masih ‘keukeuh’ dengan ban basah dan baru menggantinya delapan lap sebelum finish.

Keterlambatan Rossi masuk pit membuat Marquez punya jalan lebih lapang untuk berlari ke garis terdepan. Hasilnya, Marquez mampu tampil sebagai yang tercepat berkat keputusan jitunya yang masuk pit lebih awal, sebelum masuk sepuluh lap terakhir.

Rossi sendiri akhirnya malah melorot hingga posisi kelima karena berhasil disalip Loriz Baz. Meski hanya mampu menempati posisi kelima, Rossi sedikit ‘diuntungkan’ dengan jatuhnya Jorge Lorenzo di lap 23.

“Tapi di sisi lain, dengan insiden yang dialami Jorge, saya berhasil memperlebar jarak menjadi 11 poin dan itu merupakan hal yang paling penting.” imbuh Rossi.

Kini, Rossi masih memimpin klasemen sementara MotoGP dengan 247 poin. Disusul oleh Lorenzo dengan 224 poin. Sementara Marquez mengancam posisi Lorenzo dengan 184 poin di tangga ketiga. Baca juga Tim Movistar Yamaha Gunakan Winglet ala Ducati pada YZR-M1 dan Dorna Coret MotoGP Seri Indianapolis untuk Musim 2016.

  • ELLVANX YR HIMAN

    ada perluh

Top