Biar Tetap Awet, Yuk Cermati Cara Merawat Motor Tua

Membahas cara terbaik merawat motor tua agar awet dan performanya tetap dalam kondisi prima

Merawat Motor Tua – Tak bisa dipungkiri, di tengah ramainya motor keluaran terbaru, tentu saja masih banyak para penghobi motor tua.

Banyaknya penggemara motor tua ini lah yang membuat motor klasik keluaran tahun lama sampai detik ini masih memiliki harga tinggi yang cukup bersaing.

Tak ayal, bila kendaraan roda dua klasik pun kini juga menjadi tren di beberapa kalangan komunitas pecinta motor tua.

Jika Anda seorang penggemar motor klasik dan ingin membeli motor tua, tentu akan lebih baik jika Anda sedikit banyak mempelajari bagaimana maintenance atau perawatannya.

Merawat Motor Tua

Karena, dengan usia motor klasik yang tentu sudah “melegenda”, langkah perawatannya pun akan sedikit berbeda dengan motor-motor keluaran terbaru saat ini.

Dimana, memahami cara merawat motor klasik sudah barang tentu sebagai langkah guna menjaga agar motor tua tersebut tetap dalam kondisi prima meski sudah dimakan oleh usia.

Nah, melalui artikel kali ini, Mas Sena akan berbagi tips jitu terkhusus para penggemar motor klasik. Dimana, akan disajikan informasi soal bagaimana langkah atau cara merawat motor tua dengan langkah sederhana dan mudah guna menjaga performanya agar selalu prima.

Perawatan Motor Klasik

Cara menjaga performa motor tua agar selalu gahar dan prima, tentu saja diperlukan beberapa langkah khusus yang jelas berbeda dengan langkah perawatan pada motor terbaru. Berikut penjelasan secara lengkapnya. Yuk, kita simak bersama.

Perawatan Motor Klasik

Jaga Spare Part agar Tak Mudah Berkarat

Meski motor klasik memiliki daya tarik yang tak lekang oleh waktu, tentu Anda harus tetap menajag beberapa komponen yang mudah mengalami korosi.

Korosi atau karat menjadi masalah bagi sebagian besar motor tua. Mengingat, hampir setiap komponen motor jadul, kebanyakan didominasi oleh rangka yang bermaterial besi.

Maka dari itu, jaga setiap spare part berbahan material besi dari karatan atau korosi. Sehingga, akan meminimalisir tingkat keropos.

Apalagi, jika motor sering terkena air, seperti air hujan misalnya. Pastikan untuk selalu mengeringkan bagian-bagian dari motor tua yang berbahan besi agar tak mudah mengalami karatan.

Termasuk di antaranya kondisi daripada rantai motor yang harus selalu dilumasi dengan oli khusus rantai. Karena, rantai mudah mengalami korosi jika jarang dilumasi dengan pelumas khusus rantai.

Cek Selalu Aki Motor

Perlu untuk Anda pahami bahwa aki pada motor tentu menjadi salah suku cadang paling rentan, baik motor baru atau tua.

Dalam beberapa kasus, bilamana kondisi aki sudah terlalu tua dan sering bermasalah, lebih baik Anda mengganti aki yang sudah lama dengan aki yang baru.

Tentu saja, aki tersebut harus sesuai dengan spesifikasi dari motor tua yang Anda miliki agar ke depannya mampu menjadi sumber daya listrik yang kapasitasnya sesuai dengan kebutuhan.

Jika Anda enggan mengganti aki baru, tentu Anda pun bisa membeli alat pengisi daya aki untuk isi ulang dari waktu ke waktu.

Sebab, tak bisa dipungkiri jikalau aki tidak diisi ulang, kinerja sistem kelistrikan motor akan terganggu. Bahkan, kemungkinan terburuknya, beberapa bagian motor bisa mengalami kerusakan.

Maka dari itu, pastikan selalu bahwa aki motor tua Anda dalam kondisi yang prima. Mengingat, aki motor yang sudah dimakan usia tentu lebih berpotensi cepat soak.

Di sini, Anda diharuskan selalu mengecek bagian aki motor pada kendaraan klasik Anda supaya sistem kelistrikan motor tua Anda selalu dalam kondisi yang prima.

Rutin Mengecek Silinder dan Piston

Selain itu, perawatan wajib motor tua yang perlu Anda lakukan adalah selalu rutin menjaga kondisi silinder dan piston.

Salah satunya yakni dengan secara rutin untuk selalu memberikan pelumas pada silinder dan piston sebelum motor digunakan.

Bukan tanpa alasan mengingat dua komponen penting ini sangat berkaitan era dengan kinerja mesin motor tua Anda. Sehingga, Anda harus rajin-rajin untuk menjaga kondisinya agr performa mesin tetap prima dan motor pun tetap nyaman dikendarai.

Apalagi, kondisi piston dan silinder pada motor tua tentunya akan mudah mengalami kerusakan karena faktor pemakaian. Maka, di sinilah letak pentingnya untuk selalu menjaga kondisi piston maupun silinder.

Cara Merawat Mesin Motor Tua

Ganti Spare Part yang Rusak

Di sisi lain, dalam menjaga performa motor tua, hendaknya Anda selalu melakukan pengecekan detail terhadap setiap komponennya.

Jika ada spare part yang terindikasi mengalami kerusakan, sangat disarankan untuk sesegera mungkin diganti dengan spare part baru.

Tentunya, spare part yang digunakan adalah suku cadang original untuk menjaga agar performa motor tua Anda tidak terganggu.

Langkah ini sebagai salah satu upaya untuk mengurangi atau meminimalisir tingkat kerusakan yang lebih parah. Khususnya spare part yang rentan terhadap masalah, seperti bagian ruang pacu, busi, filter udara, dan juga beberapa komponen yang mudah mengalami kerusakan.

Rutin Memanaskan Mesin Motor

Sebagaimana dengan motor baru, tentu saja motor tua juga perlu sering dipanaskan mesinnya, terutama di waktu pagi hari saat akan digunakan untuk berkendara.

Bukan tanpa alasan mengingat dengan melakukan pemanasan pada mesin secara rutin maka secara otomatis akan membuat oli bersirkulasi melumasi bagian dalam mesin.

Oli yang tersirkulasi dengan baik akan mampu melumasi setiap sela-sela komponen motor yang diharapkan akan meminimalisir gesekan keras antar komponen saat mesin motor dihidupkan.

Bahkan, dengan sirkulasi oli yang baik saat mesin motor dipanaskan maka suhu pada motor juga tetap terjaga mengingat fungsi oli sendiri yang tak hanya mengurangi dampak gesekan. Melainkan, juga untuk menjaga agar suhu mesin dalam motor tetap stabil.

Dengan demikian maka motor tua Anda akan selalu siap untuk dikendarai kapan pun dan di manapun.

Jaga Sistem Pengapian

Motor tua, sebenarnya membutuhkan perawatan yang mudah. Karena, mekanisme atau sistemnya tidak terlalu rumit sebagaimana motor injeksi keluaran terbaru yang hampir didominasi oleh mekansime digital kelistrikan.

Misalnya saja, jika motor tua sulit dihidupkan maka sumber masalahnya mudah ditebak, yakni pada bagian sistem pengapiannya.

Oleh sebab itu, pastikan dan jaga selalu setiap komponen dalam rangkaian kesatuan sistem pengapian pada motor tua. Seperti busi yang umumnya rentan atau mudah mengalami kerusakan.

Anda bisa menggunakan busi kualitas tinggi untuk meminimalisir kerusakan pada pengapian motor tua. Namun, Anda juga dituntut untuk rajin membersihkan busi dari kotoran maupun oli yang mungkin saja masuk ke ruang pembakaran.

Tips Merawat Motor Tua

Melihat beberapa langkah di atas, tentu untuk melengkapi proses atau perawatan motor klasik, sangat disarankan untuk selalu melakukan service dan penggantian oli secara rutin.

Tentu saja, service maupun ganti oli secara rutin akan mengurangi potensi kerusakan motor tua Anda. Khususnya, di sektor sistem ruang pacu dari motor tersebut.

Nah, kiranya sampai di sini dulu ulasan mengenai bagaimana tips mudah merawat motor tua yang bisa Anda lakukan secara mandiri. Semoga bisa menjadi sumber referensi buat Anda para penggemar motor tua.

Bagan