Cara Cek Mobil Bekas Sebelum Dibeli

Berbagai langkah konkrit untuk mengecek kondisi mobil bekas sebelum Anda membeli, baik di showroom maupun dari pemilik tangan pertama

Cara Cek Mobil Bekas – Membeli mobil bekas atau second adalah salah satu alternatif bagi sebagian masyarakat Indonesia. Harga yang lebih murah merupakan faktor utama para pencari mobil bekas untuk mendapatkan mobil dambaannya.

Namun, ada beberapa syarat yang perlu dilakukan oleh Anda ketika sedang mencari mobil second, baik di showroom maupun pembeli tangan pertama. Salah satunya yakni mengetahui cara cek mobil bekas yang bisa dilakukan sebelum membeli mobil.

Cara Cek Mobil Bekas

Cara mengecek mobil bekas sebelum dibeli menjadi langkah tepat dan sangat diperlukan agar calon konsumen memahami kondisi mobil yang akan dibeli tersebut. Hal ini disebabkan karena kondisi mobil second jauh lebih sulit diprediksi dan diketahui ketimbang membeli mobil yang baru.

Oleh karena itu, memahami cara cek mobil bekas sebelum dibeli adalah hal mutlak yang perlu diketahui dan diterapkan secara tepat supaya tidak menyesel di kemudian hari.

Di satu sisi, langkah awal dalam menerapkan cara cek mobil bekas, diperlukan pula pemahaman mengenai jenis kerusakan pada mobil yang sering terjadi pada mobil bekas. Apa saja itu? Berikut akan Mas Sena jelaskan terlebih dulu.

Jenis Kerusakan pada Mobil

Ada ragam jenis kerusakan pada mobil yang mungkin jarang diketahui oleh para calon pembeli. Di bawah ini adalah beberapa indikasi kerusakan yang umumnya sering terjadi pada mobil.

Cara Cek Mobil Bekas Sebelum Dibeli

Kerusakan pada Shockbreaker

Sebelum membeli mobil bekas, perhatikan bagian shockbreaker. Karena, tak jarang bagian ini menjadi masalah umum yang sering ditemui di beberapa mobil bekas.

Kerusakan mobil jenis ini sangat perlu mendapat perhatian dan segera diperbaiki mengingat bakal berpengaruh besar pada kerja sistem keamanan maupun rem mobil.

Kerusakan Timing Belt

Perlu diketahui pula bahwa timing belt yang dimaksud di sini adalah komponen penting yang membuat mesin beroperasi setiap harinya.

Jika ada masalah pada bagian ini maka Anda perlu berhati-hati karena bisa berakibat sangat buruk, bahkan bisa memicu terjadinya kerusakan jangka panjang.

Rem Tidak Berfungsi Normal

Selanjutnya, jenis kerusakan pada mobil yang tak bisa diremehkan adalah pada bagian rem, baik rem depan maupun belakang.

Mengingat karena sangat penting untuk menjaga keselamatan maka selalu cek kondisi rem yang ada pada mobil tersebut. Hal itu tak lepas dari fungsi rem sendiri sebagai kontrol atas laju mobil ketika dikendarai.

Mobil Mengeluarkan Asap Putih pada Knalpot

Jika mobil mengeluarkan asap putih dari bagian knalpot, ini tentu menjadi tanda dari adanya kerusakan di sektor dapur pacu pada mobil.

Biasanya, munculnya kepulan asap putih pada mobil tersebut disebabkan karena adanya oli yang terbakar.

Bila kondisi ini dibiarkan berlarut-larut maka akan berakibat fatal pada ruang bakal yang semakin melemahkan performa atau kinerja dari mesin itu sendiri.

Cara Cek Mobil Bekas

Beberapa langkah jelas sebagai cara cek mobil bekas yang perlu Anda lakukan sebelum dibeli. Antara lain adalah sebagai berikut.

Cara Cek Mobil Bekas Banjir

Cek Bodi Mobil

Langkah pertama yang perlu dilakukan untuk menerapkan cara cek mobil bekas sebelum kita membelinya adalah melakukan pengecekan di bagian bodi mobil.

Hal yang bisa Anda lakukan yakni dengan memeriksa dengan jeli bagaimana kondisi cat mobil. Apakah ada tanda karat, penyok, atau goresan.

Untuk mengenali adanya tanda cacat pada mobil, Anda bisa menyentuh atau menyapu bagian bodi mobil dengan mengusapkan tangan. Bila Anda mendapati ada salah satu bagian yang terasa kasar atau bergelombang maka tak menutup kemungkinan itu adalah bekas lakban penutup saat dicat ulang.

Periksa Rangka Mobil

Cek juga bagian rangka mobil untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan pada sektor rangka. Lakukan pengecekan pada bagian besi rangka yang terhubung dengan spatbor kiri dan kanan sebagai tempat dudukan atas radiator.

Jika setelah diperiksa ada goresan atau bekas las maka ada indikasi jika bagian spatbor ini pernah dilepas.

Tanyakan pada pemilik atau penjual showroom kenapa hal itu bisa terjadi. Karena, ada kemungkinan bagian ini pernah diketok untuk menghilangkan bekas tabrakan.

Pastikan Mesin dalam Kondisi Normal

Cara cek mobil bekas yang bisa dilakukan yakni dengan mengecek di bagian mesin. Cermati pada sektor blok mesin, apakah ada noda oli yang berwarna coklat atau tidak.

Jika tampak ada noda kecoklatan bekas oli maka kemungkinan besar ada masalah kebocoran yang terjadi di salah sat gasket. Bila ini terjadi sudah pasti bakal membutuhkan langkah perbaikan yang besar ke depannya.

Periksa pula sabuk penghubung pada bagian dalam kap mobil untuk memastikan tidak ada keretak pada salah satu sabuk penghubung tersebut. Karena, jika ada kecacatan di bagian ini maka ke depannya Anda harus memperbaikinya yang mana kemungkinan bakal memakan biaya yang tak sedikit.

Selain itu, Anda bisa juga membuka tutup oli mesin untuk memastikan tidak ada bekas buih. Jika Anda mendapati adanya buih maka sudah barang tentu ada kebocoran yang terjadi di bagian kepada silinder. Disarankan untuk tidak membeli mobil dengan kondisi seperti ini.

Lalu, jangan lupa untuk melihat kndisi timing belt. Karena, komponen ini merupakan bagian penting dan memiliki harga yang tidak murah.

Sebagai informasi bahwa umumnya untuk masa pakai normal untuk sebuah timing belt adalah 96.500 hingga 161.000 kilometer lebih.

Periksa Bagian Knalpot

Selanjutnya, untuk memastikan kondisi mobil dalam keadaan bagus, Anda bisa mengecek bagian knalpot dengan menyentuhnya menggunakan jari.

Jika tampak ada oli, sudah barang tentu terjadi kerusakan yang bermasalah pada bagian pembakarannya.

Pastikan tidak keluar asap putih ketika mesin mobil dinyalakan. Jika muncul asap putih (tidak dalam cuaca dingin) maka ada indikasi terjadi pada sistem pembakaran di sektor mesin mobil.

Cek Sektor Interior pada Kabin Mobil

Untuk langkah cara cek mobil bekas berikutnya, Anda bisa langsung memasuki bagian dalam mobil dan memeriksa jok serta sarungnya. Apakah ada sobekan atau lubang.

Periksa juga bagian AC dengan cara menyalakannya langsung. Jika setelah dinyalakan udara sejuk dengan cepat menyebar di bagian kabin maka kondisi AC masih dalam kondisi normal.

Jangan lupa untuk melihat odometer. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sudah berapa jarak mobil ini dikendarai sebagai parameter seberapa sering mobil digunakan.

Lalu, periksa beberapa fitur hiburan di bagian dashboard. Seperti layar LCD (kalau ada) dan peralatan penunjang audio lainnya apakah masih berjalan sebagaimana mestinya atau justru tidak sama sekali.

Test Drive

Test Drive adalah langkah terakhir dari penerapan cara cek mobil bekas. Oleh sebab alasan tersebut maka seorang calon pembeli harus benar-benar menguji segala hal yang perlu dengan mencoba mengendarai dulu mobil yang akan dibeli, sebelum membuat keputusan.

Salah satu langkah penting ketika melakukan test drive adalah memeriksa bagian rem. Untuk memastikan kondisi rem masih bagus maka tidak terjadi getaran ketika Anda menekan dalam-dalam tuas remnya. Jika terjadi maka dipastikan perlu penggatian kampas rem.

Di samping itu, pastikan juga tidak ada suara ketika Anda mengubah arah kemudi. Untuk mengetahuinya, kendarai mobil dalam kecepatan yang rendah, jika terdengar suara derak maka ada indikasi perlu penggantian joint.

Cara Cek Mobil Bekas Yang Benar

Setelah memahami beberapa langkah atau cara cek mobil bekas di atas, tentu teman-teman semua paling tidak sudah mengenal bagian mana saja yang perlu diperiksa ketika akan membeli mobil bekas.

Jika Anda masih merasa bingung dan ragu, cobalah ajak teman atau saudara yang benar-benar memahami pengecekan kondisi mobil saat sedang mencari mobil bekas. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya pengecekan yang minim.

Semoga saja referensi soal bagaimana cara cek mobil bekas yang benar ini menjadi sumber informasi yang bisa dijadikan manfaat untuk teman-teman semua.

Bagan