Cara Kerja dan Cara Mengendarai Motor Kopling yang Nyaman dan Aman bagi Pemula

Mempelajari cara kerja motor kopling sebagai dasar untuk mengendarai motor kopling yang aman dan nyaman bagi pemula.

Cara Mengendarai Motor Kopling – Tidak semua orang dapat mengendarai motor kopling dengan rasa nyaman dan aman.

Tentunya diperlukan pengetahuan – pengetahuan mengenai cara kerja dan cara mengendarai motor kopling yang aman dan nyaman bagi pemula.

Di jaman yang modern ini, banyak orang yang memiliki motor sport. Padahal, motor sport tersebut menggunakan kopling manual.

Butuh beberapa waktu yang diperlukan teman – teman untuk beradaptasi dan terbiasa menggunakan motor kopling.

Cara Mengendarai Motor Kopling

Belajar mengendarai motor kopling sebenarnya bisa dibilang susah – susah gampang, hal ini dikarenakan tergantung dari niat dan kebiasaan.

Kebiasaan tangan untuk dapat mengikuti ritme perpindahan gigi dan tuas gas menjadi hal yang penting untuk belajar mengendarai motor kopling yang aman dan nyaman.

Diperlukan koordinasi yang tepat saat menarik tuas kopling dan tuas gas, sehingga mesin motor tidak mati. Karena apabila kita menarik tuas kopling dan tuas gas tidak tepat, dapat mengakibatkan mesin motor mati.

Hal inilah yang membuat motor kopling berbeda dengan motor matic, karena kalau motor matic kita tinggal menarik gas maka motor akan langsung jalan.

Selain motor sport, beberapa motor bebek ada yang menggunakan kopling manual, antara lain Yamaha Sonic, Suzuki Satria FU, dan Yamaha Jupiter MX King.

Berkat kopling manual ini, maka sepeda motor dapat memiliki kemampuan akselerasi yang mumpuni dengan mesin yang bertenaga.

Hal ini dikarenakan teman – teman dapat secara mandiri mengatur kecepatan maksimal sepeda motor yang digunakan.

Untuk itu, Mas Sena akan memberikan sedikit ilmu mengenai cara kerja dan cara mengendarai motor kopling yang nyaman dan aman bagi pemula.

Cara Kerja Motor Kopling

Motor kopling menggunakan tuas yang biasa dikenal dengan istilah handle kopling dalam kinerjanya.

Handle kopling ini terletak di setang sebelah kiri, dimana handle ini terhubung secara langsung dengan kopling menggunakan kabel.

Cara Kerja Motor Kopling

Ketika handle kopling ini tidak ditarik, maka plat tekan dan plat hesek akan ditahan oleh plat penekan.

Dimana dalam kondisi ini, handle kopling mendapatkan dukungan dari pegas kopling agar tenaga putar sampai di roda belakang.

Sedangkan, ketika handle kopling ditarik, maka kawat yang berada dalam kopling akan menarik alat pembebas kopling dan menekan batang tekan.

Dalam kondisi ini, piringan penekan akan terdorong oleh batang tekan berlawanan arah dengan pegas kopling, sehingga membuat plat gesek dan plat tekan saling merenggang.

Ketika motor berada pada posisi motor berhenti dengan posisi gigi motor hidup, maka dapat menyebabkan mesin motor mati saat tuas kopling dilepas.

Cara Mengendarai Motor Kopling

Ketika kita sudah memahami dan mengerti akan cara kerja motor kopling, maka teman – teman pemula dapat mengaplikasikannya dalam mengendari motor kopling yang aman dan nyaman.

Terdapat beberapa cara dan tahapan yang harus teman – teman lakukan dalam mengendarai motor kopling, yaitu:

Menyiapkan Motor dalam Kondisi Prima

Hal pertama yang harus menjadi perhatian dalam mengendarai motor kopling yang aman dan nyaman bagi pemula adalah menggunakan motor kopling yang berada dalam kondisi prima.

Menggunakan Helm dan Jaket

Selain itu, teman – teman wajib menggunakan helm untuk melindungi kepala ketika terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

Penggunaan jaket juga disarankan, sehingga ketika teman – teman terjatuh, kulit tidak akan langsung bergesekan dengan aspal ataupun tanah.

Sebaiknya, cara mengendarai motor kopling yang aman dan nyaman bagi pemula ini dilakukan di suatu tempat yang lapang dan rata. Sehingga mengurangi resiko dari terjadinya kecelakaan.

Hal ini dikarenakan ketika teman – teman belum terbiasa dalam mengendarai motor kopling, maka mesin dapat mati secara tiba – tiba saat menarik tuas kopling.

Memastikan Gigi Transmisi Netral

Setelah perlengkapan berkendara lengkap dan kondisi motor yang prima, kita harus memastikan posisi gigi transmisi berada dalam kondisi netral.

Hal ini dikarenakan motor kopling tidak dapat dinyalakan ketika posisi gigi transmisi tidak netral.

Menarik Handle Kopling saat Menghidupkan Mesin

Untuk lebih mempermudah dalam menghidupkan mesin, teman – teman dapat menarik handle kopling saat memencet tombol stater.

Cara Mengendarai Motor Kopling Agar Tidak Mati

Menekan Tuas Kopling Secara Perlahan

Setelah berhasil menghidupkan mesin motor, untuk memasukkan gigi transmisi ke posisi satu dapat dilakukan dengan menekan tuas kopling ke arah depan.

Selanjutnya, teman teman dapat melepas tuas kopling secara perlahan – lahan.

Dalam hal ini, teman – teman tidak menarik gas secara penuh ketika motor belum bergerak sama sekali.

Melepas Handle Kopling Secara Perlahan

Untuk membuat motor jalan secara perlahan, teman – teman bisa melepas handle kopling secara perlahan.

Kondisi yang membuat motor berjalan secara perlahan karena motor berada pada posisi setengah kopling.

Namun, apabila handle kopling ini dilepas secara cepat, maka mesin motor dapat langsung mati.

Oleh karena itu, diperlukan kebiasaan untuk dapat melatih kemampuan tangan dalam melepas handle kopling secara perlahan.

Menarik Tuas Gas Secara Perlahan

Setelah posisi motor berjalan pelan – pelan, hal yang dapat dilakukan oleh teman – teman adalah menarik tuas gas secara perlahan dan menyeimbangkan posisi berkendara.

Melakukan Perpindahan Gigi Transmisi ke Posisi Dua

Setelah motor berjalan dengan seimbang, maka teman – teman dapat melakukan perpindahan gigi ke posisi dua.

Cara yang dilakukan untuk melakukan perpindahan gigi transmisi ini dengan menarik handle kopling dan menaikkan pedal transmisi.

Dalam hal ini, perpindahan gigi transmisi motor dengan kopling manual maupun otomatis akan berbeda.

Karena cara motor dengan kopling otomatis untuk memindahkan gigi transmisi ke posisi kedua dengan menekan pedal transmisi.

Namun perlu diingat, ketika teman – teman hanya menaikkan pedal transmisi terlalu lemah atau sedikit naiknya, motor malah berada dalam posisi netral, bukan posisi dua.

Cara Mengendarai Motor Kopling Bagi Pemula

Di jaman milenial ini, kebanyakan motor kopling memiliki gigi transmisi sebanyak lima atau enam percepatan, yaitu (1-N-2-3-4-5 atau 1-N-1-2-3-4-5-6).

Posisi gigi transmisi dua ini dapat digunakan teman – teman ketika berkendara dalam kecepatan 20km/jam.

Melakukan Perpindahan Gigi Transmisi ke Posisi Tiga

Ketika kecepatan berkendara teman – teman mencapai 40km/jam, Mas Sena sarankan untuk melakukan perpindahan gigi transmisi ke posisi tiga.

Melakukan Perpindahan Gigi Transmisi ke Posisi Empat

Posisi gigi transmisi empat dapat digunakan ketika kecepatan yang teman – teman tempuh berada dalam kecepatan 60k/jam.

Melakukan Perpindahan Gigi Transmisi ke Posisi Lima atau Lima

Untuk melakukan perpindahan gigi transmisi ke posisi lima, sebaiknya teman – teman terlebih dahulu berkendara dalam kondisi RPM motor saat berada di posisi menengah ke atas.

Menurunkan Posisi Gigi Transmisi

Cara yang dapat teman – teman lakukan untuk menurunkan posisi gigi transmisi dengan menarik kopling dan menekan pedal transmisi di bagian depan.

Baik cara kerja dan cara mengendarai motor kopling harus dimengerti, dipahami, dan diterapkan oleh teman – teman, terlebih untuk pemula.

Hal ini dikarenakan dengan kita mengetahui cara kerja dan cara mengendarai motor kopling ini, kita dapat berkendara secara nyaman dan aman.

Demikian ilmu – ilmu yang dapat Mas Sena berikan berkaitan dengan cara kerja dan cara mengendarai motor kopling yang aman dan nyaman bagi pemula. Semoga perjalanan teman – teman lebih menantang dengan motor kopling manual.

Bagan