Cara Mendeteksi Kerusakan pada Ecu Mobil dengan Mudah

Cara mudah mengenali tanda kerusakan pada ecu mobil dengan langkah tepat

Cara Mendeteksi Kerusakan pada Ecu Mobil – ECU pada mobil merupakan komponen penting dengan fungsi utamanya sebagai sirkuit elektronik untuk mengendalikan beberapa hardware, seperti injektor, VVT, Electric Fan, dan beberapa komponen elektrik lain.

Namun, siapa sangka, dengan sistem yang canggih tersebut, Ecu pada mobil justru rentan terhadap kerusakan.

Tentu saja, diperlukan cara mendeteksi kerusakan pada ecu mobil dengan langkah tepat jika terjadi gejala yang tidak normal pada salah satu sistem mekanis mobil.

Cara Mendeteksi Kerusakan Pada Ecu Mobil

Dengan memahami cara mendeteksi kerusakan pada ecu mobil yang benar dan tetap, tentu saja masalah pada ecu bisa segera diperbaiki untuk mencegah terjadinya problem lanjutan.

Mengingat, komponen ini sangat riskan dan berkaitan erat dengan beberapa sistem kerja elektronik yang ada pada mobil.

Oleh sebab itu, sangat perlu sekali, khsususnya Anda para pemilik mobil untuk memahami langkah tepat dalam mendeteksi dan mengetahui tanda gejala kerusakan awal pada ecu mobil.

Nah, dalam topik kali ini, Mas Sena akan membahas cara mendeteksi kerusakan pada ecu mobil yang bisa Anda lakukan. Namun, sebelum jauh membahas soal hal tersebut, ada baiknya kita pahami beberapa jenis Ecu pada mobil.

Jenis ECU pada Mobil

Ada beberapa peran dan fungsi ecu mobil yang memang menjadi komponen pengatur pada sistem mobil. Berikut jenis ecu mobil yang umumnya digunakan.

Komponen Pada Ecu Mobil

ECM (Engine Control Module)

Jenis ECU pada mobil yang pertama ini adalah tipe ecu yang memiliki peran untuk mengatur kinerja mesin. Dimana, lingkup sistem yang dibawahi oleh ecu ini seperti starting, penyalaan busi, injeksi bahan bakar, hingga proses pendinginan atau cooling.

PCM (powertrain control module)

Jenis ECU pada mobil yang ke dua adalah PCM. Untuk ECU yang satu ini merupakan jenis module yang berperan mengatur kinerja dari powertrain pada mobil. Sistem kerjanya cukup simple, yakni memaksimalkan efisiensi tenaga yang dihasilkan meisn agar sampai ke roda.

BCM (body control module)

Selanjutnya, ada juga jenis ECU yang memiliki tugas mengatur kelistrikan, yakni tipe ECU BCM. Module yang satu ini bertugas memastikan sistem kerja yang berkenaan dengan kelistrikan. Sebut saja seperti lampu, horn, wiper otomatis/manual serta sistem hiburan pada dashboard.

TCM (transmission control module)

Khusus mobil dengan sistem transmisi otomatis, ada modul ecu yang bernama TCM. Dimana, jenis ECU pada mobil yang satu ini memiliki peran penting pada mobil bertranmsisi otomatis, yaitu menjaga keseimbangan perpindahan dan moment transmisi sesuai RPM mesin dan kondisi pengemudian.

ABS Control Module

Teruntuk mobil dengan dukungan teknologi rem ABS, tentu ada modul ECU ABS yang berpran penting dalam soal sistem keamanan rem.

Pasalnya, komponen ini diklaim memiliki sistem pengereman canggih guna mencegah roda terkunci atau slip saat sedang dikendarai di medan jalan yang licin.

Tak sampai di situ saja, jenis ECU pada mobil yang satu ini juga ternyata punya peran penting dalam beberapa sistem keselamatan. Antara lain seperti soal elektronik stability system dan hill start assist.

HVAC Control Module

Nah, jenis ECU pada mobil yang terakhir yaitu HVAC. Yang mana merupakan salah satu tipe ecu dengan modul canggih.

Umumnya module ini hanya terdapat pada beberapa mobil yang menggunakan sistem AC Auto Digital. Fungsi dari ecu mobil yang satu ini tentu untuk mengontrol sirkulasi udara dalam kabin sesuai dengan kondisi atmosfer dalam ruangan.

Cara Mendeteksi Kerusakan pada Ecu Mobil

Terdapat beberapa langkah konkrit dan mudah terkait dengan cara mendeteksi kerusakan pada ecu mobil yang bisa Anda lakukan. Berikut penjelasannya.

Cara Mendeteksi Kerusakan Pada Ecu Mobil Yang Bermasalah

Mesin Sulit Dinyalakan

Cara mendeteksi kerusakan pada ecu mobil yang bisa dilakukan yakni dengan menyalakan mesin mobil. Hal ini bisa Anda lakukan sendiri ketika sedang akan memanasi mobil.

Nah, untuk mendeteksi apakah ada kendala pada ECU mobil, tentu cirinya bisa ditelisik dari sulitnya mesin menyala ketika distarter. Jika kondisi ini sudah mulai bergejala lebih dari satu kali maka ada indikasi bahwa ECU mobil mengalami kerusakan.

Bahan Bakar Mudah Habis (Boros)

Saat ini, kebanyakan mobil modern sudah dibekali dengan sistem injeksi pada mesin untuk memaksimalkan konsumsi bahan bakar sehingga akan membuat mobil lebih hemat.

Namun, jika Anda mendapat mobil Anda sering kehabisan bahan bakar meski hanya digunakan untuk menempuh jarak dekat, ini merupakan tanda awal jika ada masalah pada ecu mobil.

Untuk mencermati lebih jauh, cara mendeteksi kerusakan pada ecu mobil yang satu ini bisa diteliti dari konsumsi bahan bakar setelah diisi BBM. Apakah cepat habis atau tidak dari biasanya.

Mesin Tersendat Ketika Dikendarai

Selanjutnya, cara mendeteksi kerusakan pada ecu mobil juga bisa ditelusuri saat Anda mengemudikan mobil di jalanan.

Ciri atau tanda jika ada masalah kerusakan pada ecu mobil, tentu mesin sering tersendat-sendat saat dipacu di jalanan. Jika Anda mengalami hal ini, segera lah untuk membawa mobil ke bengkel karena ada indikasi kuat ecu mobil Anda bermasalah.

Tenaga Mesin Terasa Berat

Selain itu, langkah atau cara mendeteksi kerusakan pada ecu mobil juga bisa dengan menelusuri tenaga mesin pada mobil, terutama ketika sedang digunakan untuk berkendara di jalanan.

Jika tenaga mesin mobil terasa sangat berat dan terasa kurang agresif, tentu ada masalah serius di bagian ecu mesin pada mobil.

Tanda ini umumnya tidak terlalu diperhatikan oleh para pemilik mobil. Padahal, jika kondisi seperti ini tidak bisa diremehkan begitu saja mengingat rentan akan kerusakan di bagian ecu mobil.

Indikator Lampu Check Engine Tidak Normal

Lalu, untuk mencari tahu apakah ada kerusakan pada ecu mobil, Anda bisa melihat lampu indikator pada Check Engine pada dashboard.

Jika lampu indikator ini terus menyala atau bahkan mati total maka sudah dipastikan ecu mobil yang berkenaan dengan kelistrikan mengalami kerusakan.

Jika kondisi ini Anda temui, jangan menunggu lama. Langsung saja dibawa ke bengkel guna dilakukan perbaikan oleh teknisi agar kerusakannya tidak merambat pada sektor lain.

Fungsi Ecu Pada Mobil

Setelah kita mengetahui beberapa cara mendeteksi kerusakan pada ECU mobil yang telah Mas Sena ungkap di atas, tentu saja Anda bisa serta merta terus memperhatikan kondisi mobil agar tetap dalam keadaan normal.

Selain itu, ada beberapa langkah perawatan untuk mencegah kerusakan pada ecu mobil. Seperti dengan melakukan pengecekan rutin pada PCB komponen ECU, memeriksa komponen elektronik di sektor kaki-kaki, dan jangan lupa untuk melakukan penggantian elko mobil dengan farad serta voltase yang sama.

Namun, selain cara mendeteksi kerusakan pada ecu mobil di atas, Anda perlu mengetahui letak kerusakan ECU mobil secara menyeluruh dengan membongkar bagian internal yang selanjutnya perlu memeriksa alat multitester.

Nah, dengan beberapa langkah tepat dan sederhana ini, tentu saja cara mendeteksi kerusakan pada ECU mobil di atas dinilai cukup simple dan mudah untuk dilakukan oleh para pemilik mobil. Semoga, informasi ini bisa menjadi sumber referensi yang bermanfaat.

Bagan