Ciri-Ciri Radiator Mobil Rusak

Tanda atau gejala kerusakan pada radiator mobil yang harus dikenali

Ciri-Ciri Radiator Mobil Rusak – Merawat mobil memang menjadi hal yang harus bisa dilakukan secara mandiri dan rutin. Tidak hanya service rutin namun setidaknya juga mengenali cara merawat tiap komponen pada mobil.

Salah satu komponen mobil yang perlu mendapatkan perhatian yakni radiator. Karena, komponen ini merupakan bagian penting pada mobil karena berfungsi menjaga kondisi suhu mesin mobil dalam keadaan yang stabil.

Namun, tak sedikit dari para pemilik mobil belum memahami kerusakan pada radiator. Padahal, pengetahuan mengenai ciri-ciri radiator mobil rusak sangat perlu untuk dipahami oleh setiap pemilik mobil.

Ciri Ciri Radiator Mobil Rusak

Oleh sebab alasan itu, diperlukan beberapa ulasan mengenai ciri-ciri radiator mobil rusak. Memahami tanda kerusakan pada radiator mobil tentu akan menguntungkan Anda mengingat Anda akan bisa melakukan tindakan yang tepat jika ditemui adanya masalah yang berkenaan erat dengan radiator.

Berhubungan dengan hal tersebut, dalam topik tips otomotif kali ini, Mas Sena akan berbagi informasi yang berkaitan dengan ciri-ciri radiator mobil rusak untuk Anda semua. Mau tahu? Yuk, kita simak bersama ulasan lengkapnya.

Ciri-Ciri Radiator Mobil Rusak

Untuk mengenali beberapa kendala pada bagian radiator, berikut akan dijelaskan beberapa ciri-ciri radiator mobil rusak sebagai pengetahuan untuk Anda.

Tanda Kerusakan Radiator Mobil

Mesin Mobil Tiba-Tiba Overheat

Pertama, salah satu ciri-ciri radiator mobil rusak bisa Anda kenali dari munculnya kondisi overheat pada mobil yang Anda miliki secara tiba-tiba.

Dimana, overheat di sini menjadi sebuah pertanda bahwa mesin mengalami panas yang berlebih yang umumnya bisa terjadi kapan saja.

Kondisi seperti ini biasanya dipicu karena adanya kerusakan pada kipas radiator. Atau, bisa juga karena air dalam radiator sebagai pendingi sudah berkurang atau habis.

Sebagaimana diktahui bahwa radiator mobil merupakan komponen vital yang berperan untuk mendinginkan suhu mesin. Sehingga, bila temperatur suhu mesin menyentuh level merah atau sangat panas maka salah satunya bisa disebabkan karena radiator rusak.

Kapasitas Air Radiator Cepat Habis

Selain itu, kondisi air radiator yang menurun drastis volumenya juga menjadi penyebab atau ciri-ciri radiator mobil rusak.

Kondisi air radiator yang cepat berkurang seperti ini tentunya bisa disebabkan karena adanya kebocoran pada sistem pendingin, salah satunya radiator.

Benturan atau terkena benda keras bisa menjadi penyebab radiator mengalami kebocoran yang membuat air radiator pun menjadi bocor sehingga tidak bisa berperan secara maksimal dalam menjaga kondisi suhu mesin.

Ada Tetesan Air di Bawah Radiator

Perlu diketahui bahwa Anda harus cermat pula dalam soal kebocoran yang terjadi pada bagian radiator ini pada setiap bagian yang berkaitan.

Salah satunya dengan mengecek apakah ada tetesan air di bawah mobil Anda. Jika ada tetesan, khususnya di bagian radiatornya yang sangat dimungkinkan bahwa itu merupakan tanda ada kerusakan pada bagian radiator mobil.

Jadi, dengan mengenal kondisi seperti ini, diharapkan Anda semakin memahami ciri-ciri radiator mobil rusak sehingga bisa dilakukan perbaikan dengan tepat sasaran. So, tetaplah cermat dalam memahami kondisi mobil Anda.

Gejala Radiator Mobil Bermasalah

Muncul Karat pada Permukaan Radiator

Ciri-ciri radiator mobil rusak juga bisa ditelusuri pada bagian permukaan dari radiator itu sendiri secara mandiri.

Cobalah untuk sesekali mengecek melalui celah di sekitar kipas pendingin untuk melihat pada bagian permukaan dari radiator apakah ada gejala korosi atau tidak.

Jika menemukan adanya gejala korosi maka sudah pasti ada rembesan air yang menyentuh permukaan sebagai akibat dari proses korosi yang menyebabkan karat.

Nah, korosi di sini tentu saja menandakan gejala bahwa air radiator mengalami kebocoran atau merembes keluar dan menetes di bagian permukaannya.

Sebelum kejadian ini lebih parah dan merembet pada kerusakan pada bagian lain, segeralah untuk memperbaikinya. Anda bisa membawanya ke bengkel resmi atau saat melakukan service rutin.

Bahan Bakar Mudah Habis/Boros

Di sisi lain, kondisi radiator yang bermasalah juga bisa dikenali dari kondisi panas yang mulai menunjukkan gejala overheat.

Kondisi suhu mesin yang panas seperti ini juga akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih boros jika dibandingkan dengan kondisi jika radiator normal.

Maka dari itu, perlu untuk Anda cermati lebih dalam khususnya soal bahan bakar pada mobil Anda untuk mengenal lebih jauh apakah konsumsinya boros atau masih normal.

Jika tiba-tiba boros maka sudah barang tentu hal ini bisa jadi salah satu ciri-ciri radiator mobil rusak yang harus Anda kenali pula.

AC Tidak Bekerja Normal

Di satu sisi, salah satu yang menjadi ciri-ciri radiator mobil rusak juga bisa ditelisik dari peran AC sebagai pengatur kesejukan suhu dalam kabin.

Nah, jika AC mulai tidak dingin seperti biasanya, belum tentu freonnya habis. Bisa jadi, perangkat AC tersebut dikarenakan komponen radiator yang mengalami masalah serius.

Bukan tanpa alasan mengingat pada saat perangkat pendingin mesin berupa radiator mobil tidak beres maka salah satu efeknya adalah bisa mengurangi kinerja AC.

Oleh sebab itu, Anda harus benar-benar teliti dan memahami kondisi mobil Anda untuk mengenal dan mendeteksi gejala awal kerusakan pada radiator mobil agar tidak merembet ke bagian yang lain.

Kebocoran pada Selang Input Radiator

Lalu, ciri-ciri radiator mobil mengalami kerusakan cukup parah juga bisa dilihat dari selang input radiator.

Yang mana, letaknya berada di bagian tangki atas dari radiator itu sendiri. Fungsinya sangat penting sebagai media untuk menyalurkan air bersuhu tinggi dari mesin ke bagian radiator untuk didinginkan.

Potensi kebocoran pada selang ini memang cukup besar kemungkinannya. Mengingat, dilewati oleh air bersuhu tinggi secara terus menerus.

Maka dari itu, jika ada sumbatan tentu saja akan membuat laju air radiator melalui selang ini menjadi terhambat sehingga memicu tekanan di bagian selang input yang memicu terjadinya kebocoran.

Mobil Sering Mogok Tanpa Sebab

Biasanya, mogok bisa dipicu karena mobil kehabisan bahan bakar. Namun, bagaimana jika mobil tetap mogok tetapi bensin masih penuh?

Tentu saja, mogoknya mobil tersebut tak bisa dilepaskan dari dampak adanya kerusakan pada bagian radiator.

Kemungkinan seperti ini cukup berpotensi karena peran atau fungsi radiator sendiri sangat vital yang memiliki dampak besar pada performa mesin pada mobil.

Jika tiba-tiba mogok dan sering berhenti dengan sendirinya, ada baiknya Anda segera mengecekanya ke bengkel agar kerusakan tidak menyebar ke bagian komponen lain.

Memperbaiki Radiator Mobil

Berbagai ciri-ciri radiator mobil rusak di atas bisa Anda pahami satu per satu. Tentunya, dengan memahami beberapa tanda kerusakan radiator tersebut maka sudah barang tentu akan membantu Anda dalam mengenali lebih jauh tanda adanya masalah pada bagian radiator mobil.

Di samping itu, jika kerusakan sudah terdeteksi, sudah barang tentu Anda akan mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kerusakan tersebut sehingga nantinya bakal mempermudah si mekanik saat akan melakukan perbaikan.

Nah, sampai di sini dulu ulasan mengenai ciri-ciri radiator mobil rusak. Semoga bisa menjadi topik otomotif yang bermanfaat untuk teman-teman semua. Sampai jumpa.

Bagan