Istilah dalam Jual Beli Mobil yang Perlu Dipahami

Beberapa istilah yang sering diucapkan dalam jual beli mobil yang perlu diketahui dan dipahami

Istilah dalam Jual Beli Mobil – Ketika Anda ingin melakukan transaksi pembelian/tawar menawan dalam jual beli mobil, tentu ada beberapa istilah dalam jual beli mobil yang sangat perlu untuk Anda pahami dan ketahui.

Umumnya, istilah dalam jual beli mobil tersebut banyak dikatakan oleh para sales yang menawarkan produk mereka. Tentu saja, bagi Anda yang masih awam dan belum mengenal beberapa istilah tersebut, akan membuat Anda kebingungan.

Oleh karena alasan itu, tak heran bila saat ini banyak orang yang mulai mencari arti dalam istilah jual beli mobil, baik mobil baru maupun mobil bekas.

Istilah Dalam Jual Beli Mobil

Maka dari itu, dalam hal ini diperlukan pemahaman sedikit mengenai istilah dalam jual beli mobil agar ketika sedang melakukan transaksi tawar menawar, Anda tidak merasa asing dengan beberapa istilah yang disampaikan oleh si tenaga penjual (sales).

Nah, mengenai hal tersebut dalam konteks ini, ada beberapa istilah dalam jual beli mobil yang akan Mas Sena sampaikan secara detail dalam uraian di bawah ini.

Istilah dalam Jual Beli Mobil

Berikut ini adalah istilah dalam jual beli mobil yang umumnya diucapkan oleh para sales. Antara lain adalah sebagai berikut.

Istilah Dalam Jual Beli Mobil Yang Harus Dipahami

Booking Fee

Istilah dalam jual beli mobil yang pertama adalah Booking Fee yang tak lain merupakan uang tanda jadi.

Dalam dunia transaksi jual beli mobi, istilah Booking Fee ini sering disampaikan oleh si penjual sebagai syarat atas keseriusan calon pembeli saat sedang atau akan melakukan pembelian mobil.

Umumnya, uang tanda jadi atau booking fee tersebut diperuntukkan khusus untuk transaksi pembeli mobil yang masih dalam masa pr-order. Dimana, kebanyakan uang yang harus diberikan sebagai bukti tanda jadi berkisar antara 5 juta hingga 15 juta, tergantung keputusan dari pihak penjual.

Untuk pembayaran booking fee sendiri bisa dilakukan secara cash maupun transfer yang ditujukan kepada dealer maupun showroom saat akan membeli/memesan mobil.

Namun, perlu dicatat bahwa istilah booking fee ini hanya ditujukan untuk beberapa kendaraan yang belum diluncurkan namun sudah dibuka untuk pemesanan.

SPK (Surat Pemesanan Kendaraan)

Selanjutnya, dalam istilah jual beli mobil, ada istilah yang bernama SPK yang tak lain merupakan singkatan dari Surat Pemesanan Kendaraan.

Yang mana, tak lain merupakan salah satu surat berupa dokumen pembelian kendaraan yang diberikan kepada pembeli sebagai bukti telah melunasi biaya Booking Fee.

Dalam prakteknya, dokumen SPK tersebut menjadi sebuah pernyataan resmi yang berisi soal beberapa perjanjian/kesepakatan antara pihak penjual dan pembeli.

Umumnya, isi dalam SPK tersebut berupa data diri lengkap si pembeli dan beberapa informasi penting mengenai kendaraan yang sesuai dengan STNK maupun BPKB dari kendaraan yang akan dibeli.

Selain itu, SPK ini merupakan dokumen penting sebagai bukti telah resmi melakukan pemesanan mobil melalui jalur pre-order.

DP (Down Payment)

Berikutnya, ada istilah dalam jual beli mobil yang bernama DP atau Down Payment. Istilah ini tentu sedikit lebih familiar karena sering didengar dalam proses transaksi jual beli barang.

Biasanya, DP ini merupakan uang muka yang wajib atau harus dibayarkan sesuai kesepatakan setelah melunasi biaya Booking Fee untuk kendaraan yang sudah siap/tersedia.

Untuk biaya DP, biasanya jumlahnya lebih besar ketimbang Booking Fee karena dengan hitungan rata-rata 255 hingga 30% dari total harga mobil yang akan dibeli.

Nah, proses pembayaran DP ini pada umumnya dilakukan bagi konsumen yang membeli kendaraan mobil dalam sistem kredit melalui lembaga pembiayaan atau disebut leasing.

TDP (Total Down Payment)

Setelah DP, pembeli harus melunasi TDP (Total Down Payment) yang merupakan tahapan berikutnya setelah DP.

Dimana, TDP sendiri adalah total jumlah keseluruhan dari DP ditambahkan dengan hitungan biaya provisi untuk jasa kredit, dan asuransi. Biasanya, yang angsuran pertama ini juga mengikutsertakan jumlah angsuran pertama.

Nah, untuk soal nominal TDP sendiri, nantinya akan diputuskan atau ditentukan oleh kesepakatan antara pihak lembaga penyedia kredit kendaraan (leasing) atau bank dengan customer/pembeli mobil.

Istilah Dalam Jual Beli Mobil Bekas

Leasing

Tidak ketinggalan pula bahwa dalam istilah jual beli mobil, ada yang namanya leasing yang mana merupakan lembaga pembiayaan kendaraan resmi.

Pada umumnya, lembaga pembiayaan (leasing) resmi sudah masuk dan terdaftar di pihak OJK (Otoritas Jasa Keungan).

Nah, teruntuk para pembeli yang memilih sistem pembelian mobil secara kredit maka sudah barang tentu lembaga pembiayaan akan membantu Anda dalam proses kredit mobil.

Oleh karena itu, sangat disarankan bagi Anda yang ingin membeli mobil secara kredit, ada baiknya memilih leasing yang terpercaya dengan melihat track record-nya.

Harga On The Road

Istilah dalam jual beli mobil yang lain adalah harga On The Road (OTR). Yang mana, istilah ini pada umumnya diinformasikan kepada calon pembeli sebagai bahan pertimbangan.

Untuk soal mekanismenya sendiri, harga On The Road yang dimaksudkan adalah bahwa harga mobil tersebut sudah termasuk (include) satu paket biaya yang sudah termasuk pengurusan STNK dan BPKB.

Sementara itu di lain sisi, untuk status harga Off The Road adalah harga pembelian yang tidak termasuk dalam pembuatan surat-surat atau dokumen kendaraan tersebut.

Dikarenakan tiap daerah berbeda maka sudah pasti bahwa harga mobil di tiap daerah bakal berbeda satu sama lain, tergantung dari prosedur biaya pembuatan STNK dan BPKB yang tiap wilayah memiliki kebijakan sendiri.

Untuk itu, Anda perlu mengenali sistem harga OTR ini sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan dan membeli mobil.

Asuransi All Risk

Berikutnya, asuransi all risk juga masuk dalam istilah jual beli mobil yang tak jarang diucapkan oleh si tenaga penjual.

Biaya asuransi atau comprehensive tersebut dimaksudkan sebagai sebagai kesepakatan terkait dengan soal ganti rugi ketika mobil mengalami kerusakan yang di luar kesengajaan si pengguna.

Di sisi lain, pada umumnya asuransi All Risk ini akan menanggung beberapa kerusakan yang terjadi pada mobil tanpa adanya faktor kesengajaan. Seperti bodi penyok atau baret karena terjadi tabrakan/kecelakaan.

Nah, di dalam sistem all risk ini sudah barang tentu akan jadi sebuah program yang ditawarkan oleh pihak penjual yang bekerjasama dengan perusahaan asuransi untuk menunjang jaminan keselamatan dari para penggunanya.

Istilah Dalam Jual Beli Mobil Di Indonesia

Bila kita mengacu atas beberapa istilah jual beli mobil yang disampaikan di atas, tentu saja ada cukup bayak istilah yang memang benar-benar asing di telinga Anda. Tetapi, ada juga beberapa istilah yang sudah cukup familiar.

Yang jelas bahwa istilah-istilah yang digunakan dalam transaksi yang berkenaan dengan penjualan mobil di atas adalah yang paling sering muncul. Sehingga, sedikit banyak sangat perlu untuk Anda pahami sebelum membeli mobil.

Nah, sampai di sini dulu ya ulasan mengenai istilah dalam jual beli mobil yang perlu Anda ketahui dan pahami. Mas Sena sangat berharap bahwa informasi mengenai soal istilah-istilah tersebut bisa jadi sumber referensi yang membawa manfaat. Sekian dan sampai jumpa.

Bagan