Jangan Abaikan! Ini 3 Filter Motor yang Wajib Dirawat

Mengenal 3 jenis komponen filter motor yang wajib dirawat secara intensif

Komponen Filter Motor – Merawat motor, tak hanya sekedar mencuci atau service rutin saja. Tentu, Anda juga harus memahami apa saja komponen penting yang ada pada motor itu.

Salah satu komponen penting tersebut adalah filter motor itu sendiri. Yang mana, memiliki peran atau fungsi penting untuk menjamin kinerjanya dalam mendukung sistem mesin. Khususnya sebagai alat atau media penyaring kotoran.

Perlu untuk Anda ketahui pula bahwa filter motor sendiri terbagi menjadi 3 jenis yang sangat perlu Anda pahami. Mulai dari fungsi sampai pada bagaimana cara perawatannya.

3 Jenis Filter Motor

Dimana, dalam hal ini tentunya proteksi semacam filter untuk meminimalisir ancaman seperti kotoran dan debut yang masuk pada motor dari masing-masing elemen eksternal mesin pun menjadi sebuah keharusan.

Lalu, kira-kira apa saja sih aspek penting yang ada pada komponen filter motor itu? Dan, apa saja fungsi dan perannya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut Mas Sena akan berbagi ulasan informatif terkait komponen filter motor yang harus mendapat perawatan. Yuk, kita simak bersama ulasan lengkapnya.

Komponen Filter Motor yang Perlu Dirawat

Sebagai langkah memahami apa saja filter motor dan fungsinya, di bawah ini Mas Sena bakal menyajikan ulasan lengkapnya untuk Anda pelajari agar bisa merawat komponen filter pada motor yang benar-benar sangat diperlukan untuk menjaga performa motor.

Filter Bahan Bakar

Filter Bahan Bakar Motor

Komponen pertama yang tentu harus Anda kenali adalah filter bahan bakar yang memiliki fungsi sangat penting sehingga keberadaannya sangat wajib.

Perlu Anda pahami bahwa saat mengisi BBM di pom, tentu ada beberapa partikel kecil yang berukuran mikro. Biasanya, kotoran seperti ini justru banyak ditemui di Pertamini atau penjual bensin eceran.

Untuk menanggulangi hal tersebut maka saat ini beberapa motor keluaran terbaru sudah banyak mengusung komponen filter bensin (bahan bakar).

Filter inilah yang bakal nantinya akan melakukan sortir segala kotoran yang bisa mengganggu mesin sebelum disalurkan ke karburator ataupun injektor.

Maka dari itu, filter bensin atau bahan bakar di sini memiliki peranan sangat penting guna menjaga kualitas bahan bakar yang masuk ke dalam sistem pembakaran. Dengan begitu maka performa atau mekanisme pembakaran yang terjadi pun jauh lebih berpotensi sempurna.

Di sisi lain, perlu untuk Anda pahami juga, karena fungsinya menyaring kotoran tentu saja penyaring ini bakal kotor yang bisa mengganggu distribusi bensin ke karbu atau injektor. Oleh sebab itu sangat perlu juga dijadwalkan periksa filter bensin secara periodik.

Tentu saja, perlakuan semacam ini sebagai upaya dalam mencegah kotoran yang menumpuk di filter bensin tadi bisa hilang.

Sebab, bila dibiarkan terlalu lama maka akan mengendap dan justru mengganggu suplai bahan bakar ke bagian injektor saat proses pembakaran dimulai.

Filter Udara

Filter Udara Motor

Tentu, di kalangan banyak orang, filter udara menjadi komponen yang paling sering didengar yang mana memiliki fungsi tak berbeda jauh dari filter bensin/bahan bakar.

Dari namanya saja sudah jelas dan terang bahwa filter udara sebagai komponen yang bertugas atau berperan untuk menyaring udara dari berbagai debu atau kotoran.

Biasanya, filter udara ini sangat rentan atau mudah kotor. Bukan tanpa alasan mengingat seiring lamanya penggunaan motor, debu dan kotoran dipastikan akan menumpuk hingga mengganggu suplai pasokan udara bersih yang ideal

Nah, bilamana dalam hal ini kemampetan filter udara karena kotoran yang mengendap tersebut sudah terjadi penumpukan yang luar biasa, maka nantinya secara otomatis porsi udara dan bensin dipastikan kurang seimbang.

Lalu, bagaimana dampaknya apa ke mesin? Tarikan pun akan terasa tidak bertenaga sama sekali atau loyo. Bahkan, jika dibiarkan dalam kondisi yang lama maka akan membuat bahan bakar pun menjadi mudah habis (boros).

Nah, untuk itu, sangat diperlukan pengecekan pada bagian filter udara motor sebagai salah satu komponen yang berperan aktif dalam proses kinerja mesin.

Biasanya, filter udara (khususnya bermesin injeksi) yang sudah kotor akan diganti dengan saringan yang baru. Yang mana, saringan tersebut dilapisi dengan bahan berlapis minyak sehingga akan meminimalisir debu atau kotoran yang masuk.

Namun, ada pula beberapa motor yang masih menggunakan filter udara yang bisa dibersihkan secara manual. Sehingga, Anda tak perlu lagi menggantinya dengan filter yang baru.

Filter Oli

Filter Oli Motor

Selain itu, ada pula filter oli yang menjadi salah satu komponen paling penting dalam motor itu sendiri.

Oli sebagai pelumas mesin motor saat mesin bekerja, tentu kualitasnya harus selalu terjaga. Mengingat, fungsinya untuk meminimalisir gesekan antar komponen saat proses mesin beroperasi.

Tak bisa dipungkiri, dengan intensitas penggunaan motor yang tinggi, tentu saja akan mempengaruhi kualitas oli dalam melumasi setiap sela atau bagian mesin. Sehingga, gesekan pun bila tak dilumasi secara maksimal akan menyebabkan mesin motor terganggu.

Satu yang perlu dipahami bahwa untuk menekan penurunan kualitas oli adalah dengan menggunakan filter oli itu sendiri. Karena, oli akan sangat berpotensi terkena residu partikel kecil yang berasal dari kampas.

Dimana, filter oli ini lah yang berperan aktif dalam menangkal kotoran tersebut yang letaknya ada di bagian mesin.

Karena tugas atau peran utamanya sebagai penyaring kotoran maka akan ada penggantian yang diperlukan secara periodik. Khususnya jika penggunaan motor sudah mencapai jarak tempuh tertentu.

Biasanya, penggantian filter oli ini diganti setelah 4 – 5 kali ganti oli. Itupun tergantung dari umur, tipe, dan peruntukan motor tersebut. Agar sirkulasi oli tetap dalam keadaan baik, tentu saja filter oli harus diganti.

Di sinilah letak pentingnya filter oli sebagai penyaring residu kotoran yang ada bercampur di dalam oli mesin. Dengan demikian maka jelas sudah bahwa Anda perlu melakukan pengecekan pada bagian filter ini.

Disarankan, saat akan mengganti filter oli ini bersamaan dengan penggantian oli mesin. Jika secara berkala, saat service rutin, Anda bisa mengeceknya dengan meminat mekanik untuk memantau kondisi daripada filter oli tersebut.

Bukan tanpa alasan mengingat biasanya kotoran yang menumpuk pada bagian filter oli ini seringkali terjadi lebih cepat dari standar rekomendasi manufaktur pabrik.

 

Ketiga filter tersebut tentunya menjadi komponen filter penting yang ada pada motor dengan tugas dan perannya masing-masing. Dimana, dalam hal ini perannya dalam proses mendukung kinerja mesin.

Artinya, ketiga filter motor tersebut sudah barang tentu memerlukan perawatan dan perhatian yang intensif. Mengingat, di samping memiliki peran penting, tentunya juga sangat rawan terhadap masalah-masalah.

Hanya saja, khusus untuk filter oli, tentu Anda bisa melakukan penggantian secara periodik. Paling tidak 3-5 kali service sekali.

Akan tetapi, untuk filter udara, umumnya penggantiannya tak menentu. Tergantung dari bagaimana kondisi filternya sendiri.

Bila motor sering digunakan untuk berkendara di medan yang kotor maka filter udara akan lebih cepat kotor sehingga harus cepat diganti.

Oke teman-teman, semoga informasi mengenai 3 jenis filter motor yang perlu mendapatkan perawatan di atas bisa menjadi solusi untuk teman-teman semua.

Bagan