Jangan Diremehkan! Ini Penyebab Tarikan Motor Bebek Berat

Sering disepelekan, berikut beberapa penyebab tarikan motor bebek terasa berat

Tarikan Motor Bebek Berat – Selain motor matic, tampaknya motor bebek juga menjadi kendaraan yang sampai detik ini masih banyak digandrungi banyak orang.

Terbukti, di pasaran motor bekas pun, kendaraan yang sempat jadi favorit banyak orang di era awal tahun 2000-an ini masih diburu para konsumen.

Sehingga, tak heran bila di tengah banyaknya motor matic, masih terlihat berselieran motor bebek yang dikendarai pemiliknya di jalanan.

Bertahannya motor bebek di pasaran tentu saja tak lepas dari berbagai keunggulan daripada motor bebek itu sendiri.

Tarikan Motor Bebek Berat

Dimana, efisiensi bahan bakar dan teknis perawatannya yang cukup mudah, menjadi salah satu alasan sebagian orang memilih motor bebek.

Namun, meski demikian tetap saja ada perawatan harian yang perlu dilakukan untuk menjaga performanya. Terutama, soal tarikan motor bebek.

Sebab, tak jarang akselerasi motor bebek terkendala. Seperti tarikan yang terasa berat ketika akan melajukan motor.

Nah, bagi Anda para pemilik motor bebek yang mengalami hal serupa, tentunya Anda perlu tahu apa saja penyebab akselerasi atau tarikan motor bebek berat.

Penyebab Tarikan Motor Bebek Terasa Berat

Dalam sejumlah kasus, ada beberapa faktor pemicu yang membuat akselerasi mesin pada motor bebek menjadi terasa ngopos atau kurang bertenaga. Apa saja itu? Mari, kita simak penjelasannya lengkapnya pada uraian berikut ini.

Penyebab Tarikan Motor Bebek Berat

Kualitas Oli Menurun/Salah Pilih Oli

Tak bisa untuk kita pungkiri bahwa oli menjadi aspek yang sangat penting pada setiap kendaraan bermotor. Tak terkecuali pada motor bebek.

Bukan tanpa sebab mengingat oli di sini memiliki peranan yang bertugas sebagai pelumas untuk melumasi setiap sela pada komponen dalam mesin agar gerak antar komponen menjadi semakin optimal.

Tak hanya itu saja, gesekan antar komponen saat mesin dihidupkan pun juga menjadi salah satu kinerja yang perlu diperhatikan.

Jika kualitas oli menurun maka gesekan antar komponen bisa memicu kendala pada komponen yang cepat aus.

Di sisi lain, bila kualitas oli juga sudah tak layak pakai atau sudah saatnya diganti maka gerakan komponen juga akan kurang maksimal, karena terasa begitu berat mengingat tak ada pelumas sebagai pelincinnya.

Selain itu, penggunaan oli yang kurang sesuai pun turut memicu terjadinya akselerasi motor bebek menjadi berkurang atau tidak bertenaga. Maka, sangat disarankan untuk menggunakan atau memilih oli yang sesuai spesifikasi sebagaimana direkomendasikan oleh pabrikan.

Kendala pada Bagian Busi

Kemudian, masalah lain yang tentu saja menjadi pemicu tarikan motor bebek terasa kurang bertenaga juga sangat mudah dipicu oleh kerusakan pada area busi motor.

Bukan tanpa alasan, Busi yang kondisinya sudah terlalu lama akan membuat sistem pengapian pada sepeda motor menjadi tidak maksimal saat sedang bekerja, hal ini juga bisa menjadi salah satu penyebab tarikan sepeda motor menjadi berat. Untuk itu, gantilah busi secara teratur.

Selain daripada itu, sangat disarankan untuk selalu memastikan bahwa busi yang digunakan adalah busi kualitas atas atau setidaknya yang sesuai dengan prosedur pabrikan/manufaktur.

Nah, untuk memastikan bagaimana kondisi busi motor bebek, sebaiknya Anda perlu rutin melakukan pengecekan untuk mengetahui lebih jelas bagaimana kondisi busi agar selalu terkontrol.

Sebab, jika busi bermasalah, tentu sistem pengapian juga akan mengalami kendala. Secara otomatis, tarikan motor bebek saat digas pun juga akan terasa seperti ngopos atau berat.

Oleh karenanya, pastikan selalu bahwa Anda telah memeriksa rutin busi dan menggantinya jika kondisinya sudah mulai aus.

Area Mesin Kemasukan Air

Siapa sangka, ternyata mesin yang kemasukan air tentu akan berakibat pada tenaga mesin yang terasa berat.

Biasanya, area yang kemasukan air ini terletak di bagian sistem pengapian. Yang mana, umumnya terkena air saat hujan lebat.

Dengan adanya air di area pembakaran maka sudah barang tentu pengapian pun akan terhambat karena keberadaan air yang sifatnya berlawanan dengan api itu sendiri.

Maka oleh sebab itu, sangat disarankan untuk mengecek bagian ruang pengapian. Seperti pada rangkaian busi motor bebek.

Dimana, bagian ini sangat rentan sekali terhadap masalah air hujan. Jika sudah terkena air hujan maka tindakan yang perlu dilakukan adalah mengeringkan area pengapian motor agar air hilang dan tak mengganggu proses atau jalannya pembakaran motor.

Motor Bebek Tidak Bertenaga

Motor Jarang Digunakan

Penyebab lain yang memicu kondisi tarikan gas pada motor bebek menjadi terasa berat, bisa saja dipicu karena motor terlalu lama tak digunakan.

Wajar saja, motor yang sudah lama tak dioperasikan maka akan membuat oli mengendap di bagian ruang oli itu sendiri.

Sehingga, ketika mesin dijalankan maka oli perlu membutuhkan waktu cukup banyak agar seluruh area mesin terlumasi dengan oli.

Dengan begitu maka jelas perlunya untuk selalu rutin memanaskan motor meski jarang digunakan. Tujuannya tentu tak lain untuk meratakan oli mesin agar mampu melumasi setiap sela secara merata di bagian ruang mesin.

Dari sini tentu saja Anda sudah bisa memahami jika kondisi mesin motor yang jarang digunakan jelas lebih berpotensi mengalami kerusakan mesin.

Tak hanya itu saja kawan, di sisi lain pun bahkan, tidak serta merta menutup kemungkinan akan memicu timbulnya karatan/korosi di bagian mesin akibat dari oli yang tak secara sempurna melumasi setiap komponen.

Jarang Service/Telat Ganti Oli

Lalu, perlu untuk Anda pahami pula bahwa kondisi dimana motor bebek sering terasa berat dalam soal tarikannya, tentu bisa disebabkan karena tidak ada perawatan rutin berupa service berkala.

Karena, service berkala tentu setiap prosesnya akan mengecek tiap bagian/komponen di dalam mesin motor. Sehingga, kontrol terhadap segala kemungkinan masalah yang terjadi pada motor bebek bisa dicegah sedini mungkin.

Tentunya, Anda harus melakukan service rutin ke bengkel resmi agar proses maintenance bisa dijalankan secara maksimal dan sesuai prosedur manufaktur.

Kemudian, dalam hal lain pun jika Anda sudah telat mengganti oli maka akan memicu terjadinya mesin ngadat atau terasa berat meski kondisi mesin sudah dipanaskan secara rutin.

Oleh karenanya, sangat disarankan bagi Anda para pemilik motor bebek untuk selalu rutin mengecek dan melakukan penggantian oli mesin secara teratur guna mencegah terjadinya masalah di sektor permesinannya.

Mengatasi Motor Bebek Brebet

Bagaimana kawan? Apakah sudah cukup jelas beberapa penyebab akselerasi apda mesin motor bebek terasa kurang bertenaga?

Tentu Mas Sena berharap bahwa teman-teman semua sudah bisa memahami apa saja faktor pemicu daripada mesin pada motor bebek mengalami masalah yang diakibatkan karena berbagai sebab sebagaimana dengan penyebab yang telah Mas Sena utarakan di atas.

Nah, kiranya sampai di sini dulu pembahasan soal penyebab mesin motor bebek berat dan kurang bertenaga. Semoga, artikel ini bisa menjadi referensi bagi teman-teman semua untuk membantu teman-teman dalam merawat motor bebek secara mandiri agar performanya tetap prima dan terjaga.

Bagan