Jangan Hiraukan! Kenali Penyebab Busi Mobil Cepat Mati

Mengenal lebih jauh faktor penyebab busi mobil yang seringkali mengalami mati dan rusak

Penyebab Busi Mobil Cepat Mati – Tak bisa dipungkiri bahwa peran busi pada kendaraan memang sangat vital dan penting.

Hal itu sudah barang tentu tak bisa dilepaskan dari tugasnya sebagai pemercik api di dalam sistem pembakaran.

Begitu juga dengan kendaraan roda empat atau mobil. Yang mana, peran busi sangat dibutuhkan sebagai starter saat akan menyalakan mesin.

Tentu saja, jika terjadi kendala atau masalah pada busi mobil, sudah pasti bakal berdampak pada masalah permesinan. Yang tak lain mesin akan susah hidup atau tak bisa dihidupkan sama sekali.

Penyebab Busi Mobil Cepat Mati

Hal ini mengindikasikan bahwa busi mobil mati atau mengalami kerusakan. Apalagi, jika kondisi seperti ini berulangkali terjadi pada mobil Anda.

Jika memang benar demikian, tentu dibutuhkan perbaikan maupun pengecekan mendalam, khususnya di sektor mesin di balik kap.

Karena, bisa saja ada masalah permesinan yang membuat busi tidak berfungsi optimal sebagaimana mestinya.

Nah, sebagai referensi, berikut ini akan Mas Sena uraikan beberapa faktor penyebab busi mobil cepat mati yang bisa dijadikan bahan rujukan.

Mengenal Penyebab Busi Mobil sering Mati

Dalam beberapa kasus, memang ada beberapa faktor pemicu yang menjadi penyebab daripada kondisi busi mobil yang seringkali mengalami mati mendadak dan tak bisa berfungsi sebagaimana normalnya.

Penyebab Busi Mobil Basah

Ruang Mesin Basah Terkena Oli

Siapa sangka, ternyata oli mesin mobil bisa menjadi faktor penyebab terjadinya masalah pada busi mobil yang seringkali mengalami mati atau rusak.

Bukan tanpa sebab mengingat beberapa oli tersebut tentunya akan menutup dan menghalangi busi untuk memercikkan api dengan sempurna.

Jika kondisi ini dibiarkan maka wajar bila nantinya kinerja mesin pun akan mengalami masalah serius. Terutama pada koil ataupun power transistornya.

Biasanya, ruang mesin yang basah karena oli seperti ini pada umumnya dipicu karena dinding silinder mesin yang sudah aus. Dengan demikian maka ring oli tak akan mampu menghalangi secara sempurna oli yang masuk ke sektor mesin.

Maka dari itu, akan lebih baik jika Anda melakukan pengecekan secara menyeluruh pada bagian sektor permesinan ini.

Umumnya, gejala seperti ini nantinya akan ditunjukkan dengan kondisi mobil yang akan mengeluarkan asap putih kebiru-biruan di knalpot serta akan tercium aroma gosong seperti oli mesin terbakar.

Kelebihan Bahan Bakar di Ruang Mesin

Di sisi lain, faktor penyebab lain yang memicu terjadinya masalah pada sektor busi yang cepat mengalami kerusakan bisa jadi karena kelebihan bahan bakar.

Bukan tanpa alasan mengingat bahan bakar yang kapasitasnya terlalu banyak di dalam sektor ruang mesin tentu justru akan membuat permukaan businya jadi lebih sering basah.

Hal ini tentu akan membuat busi pada mobil sulit memercikan api saat mesin hendak dihidupkan.

Sebenarnya, kondisi seperti ini justru seringkali terjadi pada beberapa mesin mobil yang masih mengandalkan mekanisme karburator sebagai suplai bahan bakarnya.

Akan tetapi, walaupun demikian adanya, mesin mobil dengan sistem EFI atau injektor pun tetap tak menutup kemungkinan juga bisa mengalami hal yang sama.

Dimana, pada mesin EFI seperti ini pada umumnya terjadi karena injektor sudah mulai kotor sehingga bensin yang disemprotkan tidak lagi berbentuk kabut spray.

Salah satu solusi yang paling tepat adalah dengan membersihkan injektor yang sudah mulai kotor melalui tahapan proses tune up di bengkel khusus mobil.

Jika sudah terjadi demikian sebaiknya Anda sesegera mungkin membawa mobil ke bengkel untuk segera diperbaiki.

Mengingat, tak hanya busi saja yang mengalami masalah melainkan tak menutup kemungkinan sektor lain pun juga bakal turut mengalami masalah yang lebih parah.

Busi Mobil Cepat Rusak

Kualitas Busi yang Kurang Bagus

Selain itu, faktor yang membuat kondisi busi mobil cepat rusak adalah dikarenakan adanya masalah pada busi itu sendiri.

Yang mana dalam soal ini busi tersebut memiliki kualitas yang kurang baik. Sehingga, sangat rentan terhadap berbagai kerusakan yang disebabkan oleh banyak faktor.

Biasanya, busi seperti ini memang dijual dengan harga yang jauh lebih murah ketimbang busi original.

Namun, masalahnya justru terkendala pada kualitasnya yang juga sesuai dengan harganya. Sehingga, tak heran bila busi pada mobil cepat rusak meski baru saja diganti dengan yang baru.

Jika memang benar demikian adanya maka disarankan untuk memilih dan membeli busi original.

Tak mengapa harganya jauh lebih mahal asalkan busi memiliki daya tahan yang lama sehingga tak perlu sering-sering menggantinya dengan yang baru.

Banyak Kerak Menempel di Busi

Kemudian, masalah lain yang juga harus mendapat perhatian adalah kondisi busi itu sendiri yang sudah banyak terkena kotoran yang menempel dan menjadi kerak.

Kerak seperti ini nantinya akan menghambat sistem pembakaran. Karena, percikan api yang dikeluarkan dari busi tidak maksimal.

Jadi, meskipun kerak tak merusak busi namun keberadaannya benar-benar menghambat sistem operasional dalam ruang bakar.

Solusi untuk masalah ini adalah dengan melakukan tune up untuk membersihkan kerak karbon di ruang pembakaran, menyetel ulang sistem pembakaran, menggunakan bahan bakar beroktan lebih tinggi serta disarankan untuk melakukan kikis karbon di busi mobil.

Upaya ini tentu perlu dilakukan guna menjaga agar kondisi busi tidak mudah mengalami kendala sehingga keawetannya pun jauh lebih terjamin.

Ada Konsleting di Area Jalur Pengapian

Tak sampai di situ saja, bahkan hal yang perlu Anda perhatikan secara seksama jika ada masalah pada busi mobil adalah pada sektor jalur daripada sistem pengapian.

Biasanya, jalur pengapian yang sering mengalami hal ini terletak di bagian kabel busi itu sendiri. Dimana, keadaan karet pelindunganya sobek atau ada celah kebocoran. Sehingga, menyebabkan arus listrik yang seharusnya ke bagian busi justru masuk ke bodi mesin.

Keadaan jalur sistem pengapian yang korsleting seperti ini sudah jelas bakal banyak memberikan pengaruh terhadap kinerja daripada busi itu sendiri yang dengan mudah memicu busi cepat mati.

Maka dari itu, disarankan untuk selalu mengecek atau memeriksa pada bagian jalur pengapian busi yang tentu menjadi salah satu penyebab busi mengalami miss fungsi.

Dengan demikian maka sudah barang tentu Anda disarankan untuk melakukan pengecekan dan pembersihan di jalur pengapian ini sebelum memutuskan untuk mengganti busi yang baru.

Mengingat, bisa jadi businya bukan yang bermasalah melainkan ada pada jalur pengapiannya sendiri.

Kerusakan Pada Busi Mobil

Nah, meneliti dan menelaah beberapa tanda atau penyebab dari kerusakan pada busi mobil tersebut tentunya bisa dijadikan bahan referensi.

Hanya saja, dari beberapa penyebab di atas, umumnya faktor pemicu yang sering adalah ruang mesin yang basah karena oli akhirnya membasahi busi dan juga adanya korsleting yang terjadi pada bagian jalur pengapian.

Ini mengisyaratkan bahwa Anda harus benar-benar memperhatikan ruang mesin dan juga jalur pengapian busi itu sendiri.

Nah, demikian ulasan mengenai penyebab busi mobil cepat mati. Semoga bermanfaat dan sampai berjumpa lagi di lain kesempatan.

Bagan