Masalah Umum pada Motor Matic yang Sering Terjadi

Menjelaskan berbagai kendala yang sering terjadi pada motor matic sekaligus solusi pencegahannya.

Masalah pada Motor Matic – Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini, motor matic menjadi kendaraan pribadi yang banyak dipilih oleh masyarakat.

Hal itu tentu saja tak bisa dilepaskan dari berbagai kelebihan motor matic itu sendiri. Terutama soal efisiensi dan kemudahan ketika dikemudikan dibanding motor bebek atau bertransmisi manual.

Oleh sebab itu, wajar jika sekarang banyak sekali brand-brad otomotif yang membuat kendaraan roda dua terus mengembangkan motor matic sebagai produk utamanya di pasar otomotif Indonesia.

Masalah Pada Motor Matic

Selain memiliki berbagai kelebihan dan efisiensi tinggi, motor matic juga memiliki berbagai kekurangan. Bahkan, ada beberapa masalah pada motor matic yang menjadi kendala umum dan biasa terjadi.

Meski demikian, Anda bisa mengatasinya dengan berbagai langkah preventif untuk mencegah atau setidaknya meminimalisir masalah umum pada motor matik tersebut.

Mau tahu, apa saja kendala yang sering ditemui? Berikut Mas Sena akan jelaskan berbagai macam masalah pada motor matic sekaligus solusi pencegahannya.

Masalah Motor Matic yang Sering Terjadi

Dalam berbagai kasus yang terjadi, ada beberapa kendala yang umum terjadi pada motor matci. Berbagai macam masalah tersebut biasanya terjadi pada beberapa komponen. Nah, berikut penjelasan lengkapnya.

Kerusakan Mesin Motor Matic

Tarikan Gas yang Terasa Berat

Masalah motor matic pertama yang sangat sering terjadi adalah pada sektor gas. Dimana, umumnya orang mengeluhkan tarikan gas motor matic yang tiba-tiba terasa berat.

Kondisi seperti ini sangat umum dan wajar terjadi pada beberapa motor matic, terutama yang sudah berusia lebih dari 1 atau 2 tahun.

Yang mana, kondisi tarikan gas motor yang berat tersebut tak bisa dilepaskan dari kondisi filter udara yang kotor dan penuh dengan kotoran maupun debu.

So, untuk mencegah kondisi seperti ini, Anda harus rutin melakukan pengecekan dan pembersihan rutin pada bagian filter udaranya.

Jika Anda merasa kesulitan maka Anda bisa melakukan service rutin mengingat saat service, biasanya mekanik akan turut serta membersihkan bagian filter udara ini.

Nah, perlu diketahui bahwa filter motor ada dua jenis, yakni tipe kering dan basah. Untuk model filter kering, pembersihan sangat wajib dilakukan secara rutin, minimal seminggu sekali. Sedangkan, filter basah Anda tak perlu sering melakukan pembersihan, cukup melakukan pengecekan saja. Namun, jika rusak, harus segera diganti.

Mesin Mudah Panas

Kondisi lain yang sering menjadi masalah pada motor matic adalah mesin yang tiba-tiba sering cepat mengalami panas.

Biasanya, kondisi suhu yang mudah meningkat seperti ini terjadi karena sirkulasi oli mesin mengalami penyumbatan sehingga tidak bisa melumasi setiap sisi dalam mesin, terutama ring piston.

Maka dari itu, hal ini akan menjadikan ring piston cepat mengering dan bahkan sangat berpotensi memicu kondisi mesin motor yang mogok.

Untuk mencegahnya, Anda bisa selalu mengecek kondisi oli mesin. Dimana, Anda harus mengetahui volumen oli masih dalam batas indikator yang normal atau tidak berkurang.

Namun, jika keadaan oli sudah berubah warna menjadi hitam pekat dan sedikit berbau gosong maka sebaiknya Anda menggantinya dengan oli yang baru.

Ini terbukti sangat efektif sebagai salah satu solusi mencegah dari masalah umum pada motor matic yang sering ditemui, terutama yang berkenaan dengan soal kondisi mesin.

Muncul Suara “Kretkek-Kretek” pada Mesin

Di sisi lain, tak jarang para pemilik motor matic yang mengeluhkan adanya suara aneh dari sektor permesinan. Biasanya, suaranya terdengar seperti kretek-kretek atau klitik-klitik.

Biasanya, kondisi ini juga dibarengi dengan motor bergetar keras ketika gas ditarik. Kondisi seperti ini memang cukup sering terjadi. Khususnya pada motor yang usianya sudah lama dengan penggunaan atau intensitas tinggi.

Kendala ini biasanya ada pada sektor mesin yang mana disebabkan karena roller yang sudah mengalami aus dan rusak.

Untuk mengatasinya Anda harus menggantinya roller pada bagian mesin ini dengan yang baru jika sudah rusak.

Namun, sebagai langkah pencegahan agar roller tidak mudah aus, Anda harus rutin mengganti oli mesin, oli transmisi, dan juga berhati-hati ketika menarik gas supaya mesin mampu bergerak secara bertahap.

Perawatan Motor Matic

Sistem Kelistrikan Bermasalah

Tak hanya soal kinerja mesinnya saja. Bahkan, dalam beberapa kasus, sering juga kendala umum pada motor matic terjadi pada rangkaian sistem kelistrikan.

Yang dalam hal ini, biasanya diindikasikan dengan keadaan lampu yang tiba-tiba padam atau mati mendadak.

Kemudian, starter yang sulit dinyalakan dan beberapa lampu indikator yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, selalu cek kondisi aki pada motor matic. Usahakan juga untuk memastikan kondisi beberapa komponen yang berkaitan dengan kelistrikan, seperti ECU dan kiprok.

Nah, untuk melakukannya, Anda perlu membawa motor ke bengkel khusus aki motor agar bisa dilakukan pengecekan secara lebih efektif. Sehingga, bila ada indikasi masalah bisa langsung ditangani saat itu juga guna menekan kerusakan yang lebih parah.

Mas Sena sarankan untuk melakukan pengecekan kondisi aki bersamaan saat melakukan service rutin.

Kondisi Rem Kurang Pakem

Kemudian, masalah lain yang sering terjadi pada motor matic adalah kondisi rem yang mulai terasa kurang pakem dibanding biasanya.

Keadaan ini sangat wajar sekali bila terjadi pada motor matic. Mengingat, motor pastinya selalu digunakan untuk berkendara dan tak lepas dari aktivitas pengereman, terutama ketika sering melewati jalan naik turun.

Hal ini memicu terjadinya kampas rem yang mudah aus. Jadi, untuk meminimalisir terjadinya rem blong karena kampas rem tipis Anda harus selalu mengecek kondisi kampas rem setiap service dilakukan.

Minta kepada petugas mekanik untuk mengganti kampas yang sudah mulai tipis. Jangan tunggu sampai kampas benar-benar aus dan tipis, jika sudah terasa longgar maka segera ganti kampas dengan yang baru.

Sebab, bila dibiarkan maka akan membuat piringan rem menjadi tidak rata yang nantinya akan berakibat fatal dan gangguan serius pada sektor rangkaian pengereman.

Maka dari itu, rajin dan rutinlah melakukan pengecekan pada bagian ini untuk meminimalisir terjadinya kerusakan lebih parah.

Kendala Motor Matic

Dalam beberapa kasus lain, masalah pada motor matic juga terjadi pada bagian lain. Seperti bagian sistem kabel, mesin, dan juga sektor lain yang berkenaan erat dengan performa.

Tak hanya itu, v-belt pun juga menjadi kendala yang sering dikeluhkan oleh banyak orang. Yang mana, kerusakan v-belt yang cepat terjadi dikarenakan penggunaan motor matic yang asal-asalan dan sering main gas tanpa memperhitungkan kondisi motor.

Namun, biasanya masalah umum yang sering terjadi adalah pada bagian sistem kelistrikan. Karena, lebih dari 70% semua sistem yang ada pada motor matic dipengaruhi atau dikendalikan oleh sistem kelistrikan.

Oleh sebab alasan itu maka Anda harus selalu menjaga dan merawat sistem kelistrikan pada motor matic sebagai bagian dari upaya perawatan rutin.

Nah, demikian tadi beberapa ulasan dari Mas Sena mengenai berbagai masalah pada motor matic yang sering terjadi dan dialami banyak penggunanya. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai berjumpa kembali di lain kesempatan.

Bagan