Merawat Rantai Motor agar Tidak Mudah Kendor dan Berkarat

Rantai motor menjadi elemen penting dalam menunjang gerak roda yang memerlukan perawatan untuk menjaga agar kinerjanya tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Merawat Rantai Motor – Menjaga sekaligus melakukan perawatan pada tiap komponen pada motor, tidak harus dilakukan saat service rutin saja.

Melainkan, Anda pun sebagai pemilik kendaraan motor juga harus memahami cara perawatan motor dengan langkah tepat sebagai upaya dalam menjaga performanya.

Di antar beberapa komponen penting pada motor, tentu saja merawat rantai motor menjadi hal wajib yang harus mendapat perhatian bagi setiap pemiliknya.

Bukan tanpa alasan, khususnya pada motor bertransmisi manual, sistem penggerak ban adalah rantai itu sendiri.

Cara Merawat Rantai Motor

Jadi, bilamana rantai mendapat masalah maka motor pun tak akan bisa digunakan untuk berkendara karena roda tak mampu bergerak mengingat rantainya mengalami kendala.

Apalagi, jika rantai sudah mulai menunjukkan gejala korosi (karatan) serta sudah mulai mengendor akibat intensitas daripada penggunaan sepeda motor.

Dari sini jelas sudah bahwa menjaga performa dan kondisi rantai pada motor adalah salah satu hal yang sangat wajib untuk dilakukan.

Lalu, bagaimana sih langkah yang tepat dalam menjaga kondisi rantai motor itu? Jangan bingung teman-teman.

Sebab, melalui segmen pembahasan otomotif kali ini, Mas Sena akan berbagi tips mengenai cara merawat rantai motor supaya tidak mudah berkarat dan tak kendor tentunya.

Tips Perawatan Rantai Sepeda Motor

Untuk Anda yang ingin menjaga performa dari sepeda motor, tentu saja perlu untuk selalu menjaga dan memastikan kondisi rantai dalam keadaan yang normal dan layak beroperasi. Berikut, beberapa upaya yang perlu Anda lakukan untuk menjaga kinerja rantai motor.

Perawatan Gear Dan Rantai Motor

Rajin Melumasi Gear dan Rantai Motor

Langkah pertama yang sangat perlu untuk Anda lakukan adalah melumasi bagian gear dan juga rantai motor secara berkala/rutin.

Bukan tanpa alasan mengingat dengan selalu menjaga rantai motor terlumasi dengan pelumas tentu saja akan memberikan dampak positif terhadap daya tahan rantai.

Dimana, Manfaat dari pemberian pelumas pada rantai motor ini adalah untuk menjaga kondisi rantai dan gear tetap basah.

Sebab, bilamana kondisinya kering dan kotor, maka rantai bisa rusak, terkikis korosi, hingga putus. Hal tersebut tentu membahayakan keselamatan Anda saat berkendara.

Namun, yang perlu untuk Anda catat dengan seksama bahwa oli pelumas rantai yang digunakan sebaiknya memang pelumas khusus rantai motor.

Bukan tanpa sebab mengingat dalam hal ini, pada cairan pelumas rantai terdapat zat kimia yang mencegah rantai cepat aus dan meghindari debu menempel secara berlebihan.

Karena, jika menggunakan bekas oli maka justru akan membuat rantai mudah mengalami kerusakan, terutama korosi akibat dari pelumasan oli bekas mesin.

Rutin Membersihkan Rantai dan Gear dengan Tepat

Tak bisa dipungkiri bahwa peran gear sangat berkaitan erat dengan rantai motor itu sendiri. Karena, gear berfungsi untuk memutar roda motor yang tergerak melalui rantai sehingga motor pun bisa berjalan saat digas.

Karena memiliki peran dan fungsi yang sangat penting maka gear motor dan juga rantai di sini harus selalu dijaga kebersihannya. Mengingat, memiliki potensi debu yang akan memicu adanya kotoran yang menempel dan sulit dihilangkan.

Bila rantai tak pernah mendapat perawatan maka sudah pasti akan jauh beresiko nantinya moor akan mengalami korosi dan bisa terkikis seiring berjalannya waktu.

Nah, untuk proses atau cara membersihkan rantai motor pun terbilang tak terlalu sulit dalam prakteknya sendiri.

Pasalnya, dalam hal ini Anda pun bisa dengan memanfaatkan sabun untuk merontokkan kotoran pada gear. Setelah itu, sebaiknya rantai dan gear diberi pelumas kembali.

Pastikan Posisi Gear Sudah Presisi

Di samping itu, dalam proses perawatan rantai motor yang lain, Anda juga sangat perlu untuk memastikan bahwa pemasangan gear sudah presisi sesuai standar atau prosedur pabrikan.

Terkait soal posisi pemasangan gear sendiri, perlu untuk Anda pahami bahwa pada setiap pabrikan motor memiliki semacam tanda pada ujung lengan penjepit roda yang biasanya berupa garis-garis.

Dimana, dalam kaitannya dengan soal rantai ini, tentu saja fungsinya sebagai langkah guna memastikan bahwa roda motor sudah terpasang dengan lurus.

Anda bisa rutin melakukan pengecekan pemasangan gear seperti ini, khususnya saat motor akan digunakan untuk bepergian jauh ataupun setelah dipakai dari touring.

Karena, tak menutup kemungkinan pemasangan atau posisi gear akan sedikit mengalami perubahan posisi yang bisa saja disebabkan dari medan jalan atau cara berkendara Anda.

Membersihkan Rantai Motor

Ganti Gear Jika Sudah Aus

Melakukan penggantian gear juga menjadi bagian dari cara tepat dalam menjaga atau merawat rantai pada sepeda motor.

Kenapa demikian? Karena, tentu saja gear sangat erat kaitannya dengan proses penggerakan roda, baik roda depan maupun roda belakang.

Jika kondisi gear sudah mengalami aus, tentu saja Anda harus cepat-cepat menggantinya agar nantinya performa atau kinerja mesin tetap dalam kondisi prima yang siap digunakan kapan saja.

Jadi, satu hal yang perlu dipertegas kembali bahwa penggantian gear secara rutin jika sudah aus jadi salah satu langkah penting dalam penerapan rangkaian perawatan rantai motor.

Usahakan Gunakan SparePart Gear Original

Perlu untuk Anda kenali dan pahami bahwa sparepart pada bagian rantai motor juga sangat berpengaruh pada keawetan maupun kinerjanya.

Dimana, spare part original akan memberikan kualitas yang maksimal sekaligus proses kinerja yang bisa diandalkan. Seperti komponen pada rantai motor.

Oleh sebab itu, sangat disarankan sekali bagi Anda untuk selalu melakukan pengecekan pada setiap komponen yang berhubungan atau memiliki keterkaitan langsung dengan rantai motor.

Jika memang sudah waktunya diganti dengan yang baru, usahakan untuk selalu menggunakan produk original sesuai rekomendasi dari pabrikan.

Hindari Penggunaan Oli Bekas

Di samping itu, biasanya kebanyakan orang menggunakan oli bekas untuk melumasi rantai pada motor.

Padahal, cara teknis seperti ini salah karena justru akan berakibat parah pada kondisi rantai motor ketika dilumasi dengan oli bekas.

Sebab, nantinya akan membuat kondisi rantai mudah aus dan akan sangat potensial memicu karat atau korosi.

Wajar, mengingat pelumas bekas mengandung bahan yang sanggup merusak rangkaian rantai motor sebab mengandung campuran dari bekas-bekas pelumasan mesin motor.

Oleh sebab itu, sangat disarankan sekali untuk selalu menggunakan pelumas khusus rantai agar nantinya rantai lebih terjaga kondisinya.

Penyebab Rantai Motor Putus

Nah, dari berbagai langkah perawatan yang telah Mas Sena sebutkan di atas, Anda pastinya sudah bisa memahami betapa pentingnya untuk selalu menjaga dan mengecek kondisi rantai motor.

Bukan tanpa alasan karena dalam hal ini, rantai motor memiliki akses kinerja yang sangat penting dalam menjaga perputaran gear saat memutar roda sehingga fungsinya diharuskan selalu terjaga dengan melakukan perawatan rutin pada rantai motor.

Oke kawan, demikian tadi beberapa langkah yang sangat perlu dilakukan dalam menjaga kondisi rantai motor agar selalu dalam kondisi yang prima.

Semoga, ulasan mengenai tips atau cara merawat rantai motor di atas bisa menjadi sumber referensi yang bermanfaat untuk teman-teman semua.

Bagan