Mobil Sering Overheat? Mungkin Ini Penyebabnya

Mengenali aspek yang menjadi penyebab mobil sering mengalami overheat

Mobil Sering Overheat – Di dalam prakteknya, memang tak bisa dipungkiri jika perawatan mobil, tertutama yang menyangkut sektor mesin memang menjadi bagian yang cukup rumit.

Wajar saja mengingat sektor permesinan di sini memiliki mekanisme kinerja yang berbeda dengan beberapa sektor atau komponen lain. Apalagi, keberadannya sangat mempengaruhi performa mobil itu sendiri.

Oleh sebab itu, tak heran jika perawatan dan penjagaan mobil perlu dilakukan secara rutin secara tepat untuk memastikan kondisi mobil dalam keadaan prima.

Salah satu aspek yang menjadi masalah pada mobil adalah kondisi mobil sering overheat. Yang mana, kondisi tersebut sangat sering dialami oleh beberapa orang.

Penyebab Mesin Sering Overheat

Seringnya mobil mengalami overehat, tentu saja menjadi sebuah indikasi bahwa ada masalah pada sektor mesin dari mobil itu sendiri yang membutuhkan perbaikan.

Lalu, apa saja sih faktor yang menjadi pemicu ataupun penyebab dari terjadinya overheat pada mobil itu?

Nah, untuk menjawabnya, berikut ini Mas Sena akan merangkum beberapa aspek yang jadi penyebab mobil sering overheat. Mari, kita cek bersama-sama ulasan lengkapnya.

Penyebab Mobil Overehat

Perlu untuk diketahui bahwa faktor pemicu overheat pada mobil itu ada cukup banyak dan seringkali dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mau tahu? Berikut penjelasan lengkapnya.

Efek Overheat Pada Mobil

Kerusakan pada Kipas Radiator

Penyebab yang seringkali jadi sumber masalah dan memicu mobil overhat adalah dikarenakan dari adanya kerusakan pada kipas radiator mobil.

Bukan tanpa alasan mengingat kipas raditor pada mobil di sini berperan atau bertugas sebagai alat untuk mendinginkan suhu radiator. Sehingga, sirkulasi udara pun menjadi terjamin.

Jika kipas mati, sudah jelas dan pasti, sirkulasi udara yang dihasilkan oleh motor fan. Jika kipas pendingin mati, maka tidak ada aliran udara yang mendinginkan coolant pada radiator.

Maka dari itu, tak heran jikalau suhu pada mesin pun akan mengalami kenaikan drastis mengingat tak bisa distabilkan oleh radiator yang dalam kondisi kipas mati.

Akibatnya, tentunya temperatur suhu tertuama di dalam ruang bakar mesin tetap panas dan dapat memicu mesin mobil overheat.

Di sinilah letak daripada faktor penyebab masalah mesin mobil yang biasanya seringkali mendapati masalah overheat.

Tutup Radiator Rusak

Di satu sisi, tak bisa dipungkiri bahwa kondisi tutup radiator yang mengalami kerusakan sudah barang tentu juga turut serta menjadi penyebab ke dua dari kondisi mobil yang sering mengalami panas/overheat.

Perlu untuk disampaikan bahwa dalam hal ini, penutup radiator sangat penting dalam proses pendinginan mesin.

Bukan tanpa sebab mengingat fungsinya sebagai akses keluar cairan bila tekanan di sistem radiator terlalu tinggi karena panas mesin.

Sistem buka-tutup akses di penutup radiator diatur oleh komponen yang desainnya bisa berbeda setiap merek mobil.

Radiator memiliki mekanisme yang mana cairannya bekerja di dalam ruang vakum. Ada tekanan dalam radiatornya yang mana memiliki ukuran dan persentase pressure yang berbeda-beda.

Tutup radiator yang kurang sesuai dan pas akan sangat memicu terjadinya overheat dalam jangka waktu yang tak menentu.

Selain itu, tutup radiator yang tak sesuai dan bahannya dari karet maka akan mudah getas. Sehingga, jika terkena panas dari coolant yang dari mesin pun akan memicu kondisi radiator tak bisa lagi berfungsi secara maksimal.

Oleh sebab itu, sudah jelas bahwa pastikan tutup radiator tersebut sesuai dengan standar pabrikan. Dengan begitu maka potensi radiator rusak pun bisa diminimalisir dengan optimal.

Tanda Overheat Mobil

Kebocoran pada Radiator

Tak sampai di situ saja, faktor lain yang sudah pasti membuat mobil sering overheat tentu saja karena kebocoran pada radiator itu sendiri.

Umumnya, kebocoran pada radiator mobil ini biasa dipicu oleh beberapa faktor. Seperti karatan (korosi) yang terjadi di area kisi-kisi radiator itu sendiri.

Hal ini tentunya menjadi akibat dari radiator diisi selain air radiator (coolant/cairan pendingin). Kandungan oksigen dalam air bertemu dengan logam dan terjadilah reaksi kimia yang mengakibatkan korosi.

Dari adanya korosi tersebut, tentu saja radiator yang memiliki kandungan bahan logam akan mengalami pengikisan yang memicu kebocoran.

Pada kebocoran ini, cairan pendingin menjadi terbuang sehingga tidak cukup untuk mendinginkan suhu mesin kendaraan.

Di sisi lain, bilamana kondisi cairan pendingin tidak mendinginkan mesin dalam waktu yang lama maka sudah otomatis mesin mobil mengalami panas berlebih atau biasa disebut overheat.

Sebab alasan itu, pastikan selalu kondisi radiator dalam keadaan yang baik dan tidak ada indikasi kebocoran. Dengan begitu maka keadannya pun bisa terkontrol secara sempurna untuk mencegah maupun meminimalisir air radiator yang bocor keluar.

Oli Bermasalah

Selain radiator yang berpengaruh utama, ternyata kualitas dan volume oli pun juga berpengaruh terhadap kondisi dimana overheat terjadi pada mesin mobil.

Dalam aspek ini, oli yang kadar kekentalannya kurang baik atau tak sesuai prosedur pabrikan, dipastikan bakal membuat mobil cepat panas.

Sebab, selain melumasi setiap sisi komponen mesin, tentu saja peran oli sangat penting untuk mengurangi suhu tinggi di dalam mesin.

Volume oli yang berkurang dan kadarnya yang mulai menurun kualitasnya, sangat berpengaruh pada kondisi suhu mesin di dalam mobil itu sendiri.

Maka oleh sebab itu, tak heran jika Anda harus terus melakukan pengecekan rutin pada bagian oli mesin mobil.

Pastikan selalu kondisinya masih normal dan volumenya tetap pada batas maksimal dari indikator ruang oli. Sehingga, suhu panas akibat kinerja mesin yang terus beroperasi pun bisa diminimalisir secara maksimal.

Telat Service

Sudah menjadi hal umum namun tetap saja tak jarang diperhatikan sebagian orang, bahwa telat service mobil juga bisa jadi penyebab daripada mobil sering mengalami overheat.

Oleh sebab itu, Anda sebagai pemilik mobil tetap harus melakukan service rutin. Karena, dengan service rutin maka segala kerusakan bisa terkontrol secara maksimal.

Misalnya ada masalah pada radiator, saat service tentu akan ketahuan. Dengan begitu radiator yang bermasalah tersebut bisa langsung diperbaiki.

Selain daripada itu, tentu saja service mobil secara rutin akan membuat performa mobil menjadi jauh lebih maksimal dan mencegah terjadinya kerusakan fatal, khususnya di sektor mesin.

Cara Memperbaiki Mobil Overehat

Jika melihat beberapa faktor yang tersebut di atas, sudah jelas bahwa ada cukup banyak masalah yang menjadi pemicu sekaligus penyebab utama kenapa mesin mobil cepat panas (overheat) secara tiba-tiba.

Oleh sebab itu, beberapa faktor penyebab di atas bisa menjadi referensi bagi Anda yang seringkali mengalami mesin mobil overheat secara berulangkali.

Satu hal yang jelas dan tak bisa diganggu gugat adalah soal perawatan di bagian mesin, terutama radiator dan oli mesin. Pastikan selalu dua aspek tersebut terjaga dengan baik mengingat menjadi faktor utama yang sering memicu mesin overheat.

Sampai di sini, semoga artikel mengenai faktor penyebab mesin mobil mudah overheat di atas bisa bermanfaat untuk teman-teman semua. Sekian dan sampai berjumpa kembali di lain kesempatan.

Bagan