Penyakit Motor Injeksi yang Sering Terjadi

Beberapa masalah umum yang seringkali terjadi pada motor injeksi

 Penyakit Motor Injeksi – Tren motor injeksi saat ini menjadi salah satu produk unggulan yang sering diluncurkan beberapa pabrik. Wajar, mengingat mengikuti para pengguna yang kini semakin banyak.

Bukan tanpa sebab, mesin berteknologi injeksi sendiri memiliki kelebihan yang cukup menjadi daya tarik bagi para konsumen.

Salah satunya yakni konsumsi bahan bakarnya yang sangat hemat dan awet. Sehingga, efisiensinya dalam soal penggunaan bahan bakar yang efisien ini kerapkali jadi unggulan.

Teknologi injeksi ini lebih hemat bahan bakar disebabkan dari adanya proses pembakarannya dalam bentuk kabut volume sesuai permintaan mesin.

Penyakit Motor Injeksi

Namun, hanya saja meskipun lebih efisien dan hemat ketimbang motor karburator, motor injeksi tetap memiliki segudang masalah yang tentu saja menjadi masalah tersendiri.

Lantas, apa saja sih permasalahan dan kendala yang seringkali terjadi pada motor injeksi?

Untuk mengenal lebih jelas, berikut ini Mas Sena akan jelaskan secara lebih detail terkait dengan penyakit motor injeksi yang kerap muncul. Yuk, kita simak bersama ulasan lebih lengkapnya.

Penyakit Motor Injeksi

Faktanya, memang ada beberapa masalah yang seringkali terjadi pada motor injeksi di balik efisiensinya dalam konsumsi bahan bakar. Berikut beberapa masalah yang umum muncul pada motor berteknologi injeksi.

Penyebab Motor Injeksi Rusak

Tarikan Gas Kurang Stabil

Masalah umum yang seringkali terjadi pada motor injeksi adalah tarikan gas yang tiba-tiba tidak stabil.

Kondisi tarikan gas yang kurang stabil seperti ini sudah barang tentu akan banyak mengganggu kenyamanan dalam berkendara.

Nah, penyakit yang sering melanda pada motor injeksi ini umumnya disebabkan karena filter udara yang sudah mulai tak layak pakai.

Filter yang rusak sudah pasti bakal berdampak pada tarikan gas tidak bisa bekerja lebih optimal. Dengan demikian maka secara tak langsung akan membuat pembakaran motor injeksi tidak berjalan dengan sempurna.

Mesin Mulai Sulit Dihidupkan

Selain itu, masalah yang seringkali terjadi pada motor injeksi juga sering diindikasikan dari mesin yang sulit dihidupkan. Terutama ketika pagi hari.

Kondisi seperti ini biasanya terjadi karena adanya kotoran yang mengendap dan tercampur bahan bakar sehingga memicu penyumbatan pada bagian mesin itu sendiri.

Keadaan tersebut nantinya bakal mendapat pengaruh dari supply bahan bakar yang terganggu, seperti sistem pembakaran yang tak mampu berjalan sempurna sebagaimana mestinya.

Namun, tak bisa dipungkiri jika kondisi mesin pada motor injeksi yang sulit dihidupkan ini bisa jadi adanya masalah pada sistem kelistrikan sekaligus aki yang mengalami masalah.

Penyakit pada motor injeksi seperti ini pada umumnya terjadi pada motor yang sudah berusia tua. Sehingga, perlu adanya treatment khusus untuk menjaga sekaligus menguras bahan bakar untuk dibersihkan tangkinya.

Kerusakan pada Sistem Komponen Injektor

Salah satu penyakit motor injeksi yang jelas-jelas jadi problem adalah adanya kerusakan pada sistem kerja dari injektor itu sendiri.

Hal ini seringkali menjadi salah satu pemicu terjadinya kondisi mesin pada motor injeksi yang mengalami macet total tak bisa dihidupkan sama sekali.

Pada saat ada kerusakan pada injektor ini maka sudah barang tentu membuatnya sulit menyalurkan dan mencampur bahan bakar dengan udara. Dengan demikian maka bakal sangat berdampak pada proses pembakaran yang terjadi.

Di samping itu, penyakit pada motor injeksi yang terjadi kerusakan pada sistem injektornya sendiri juga tak bisa dilepaskan dari penggunaan bahan bakar dengan kandungan oktan yang rendah.

Mengingat, kandungan oktan yang tinggi membuat sistem pembakaran pada injeksinya pun lebih ringan dalam menjalankan sistemnya.

Tentu saja dengan begitu, secara otomatis akan membuat sistem injektornya menjadi lebih awet dan tidak mudah terserang “penyakit” yang dalam hal ini berupa kerusakan injektor.

Oleh sebab itu, sangat disarankan sekali untuk Anda menggunakan bahan bakar yang memiliki kadar oktan tinggi sebagai upaya mencegah terjadinya kondisi injektor yang bermasalah.

Motor Tiba-Tiba Sering Mati secara Mendadak

Masalah lain yang kerap muncul dan dialami pada motor injeksi bisa juga berupa motor yang sering mati atau mogok secara tiba-tiba tanpa sebab yang pasti.

Umumnya, masalah motor injeksi seperti ini memiliki kaitan dengan adanya kompresi yang mengalami kebocoran.

Atau, bisa juga kondisi overheating yang membuat mesin terlalu panas sehingga tiba-tiba mati mendadak.

Sebenarnya, solusi seperti ini bisa diatasi dengan rutin memeriksa cairan coolant sebagai pendingin atau penstabil suhu di dalam mesin.

Kerusakan Motor Injeksi

Kebocoran Kompresi

Kemudian, masalah seperti kebocoran pada sistem kompresi juga turut menjadi masalah yang seringkali dialami pada motor injeksi.

Biasanya, kebocoran di bagian kompresi seperti ini akan terindikasi dari mesin yang tiba-tiba mogok atau mati total.

Udara yang tidak tersaring dengan sempurna yang membawa kotoran masuk ke bagian mesin adalah penyebab dari kebocoran kompresi seperti ini.

Jika dibiarkan maka akan terjadi adanya kondisi penyumbatan di bagian dinding silinder maupun pada dinding piston.

Overheat

Kondisi suhu mesin yang mengalami kenaikan suhu berlebih (overheat) juga seringkali jadi penyaki yang seringkali menimpa pada motor injeksi. Kondisi seperti ini harus Anda waspadai dan jangan diremehkan begitu saja.

Karena, nantinya akan berpengaruh atau berdampak pada mesin injeksi yang sering mengalami mogok atau bahkan mati total.

Pasalnya, saat kondisi overheat, mesin dipaksa terus berjalan sehingga membuatnya secara tak langsung mati saat sudah mencapai limit atau batasnya.

Bila kondisi seperti ini terjadi maka sebaiknya Anda mengstirahatkan mesin motor injeksi terlebih dahulu sampai pada titik tertentu sampai benar-benar kondisi suhu mesin sudah stabil kembali.

Konsumsi Bahan Bakar Tiba-Tiba Boros

Di satu sisi, penyakit yang melanda pada mesin motor injeksi juga seringkali dicirikan dengan konsumsi bahan bakar yang tiba-tiba cepat habis.

Hal ini sudah barang tentu menjadi salah satu aspek permasalahan yang harus diperbaiki dengan sesegera mungkin.

Mengingat, sudah seharusnya injektor menjadi penghemat bahan bakar namun malah justru bahan bakar sering boros.

Jika kondisi ini terus-terusan dibiarkan maka sistem injeksi akan mengalami kerusakan parah. Bahkan, dampaknya pun bisa menyebar ke bagian atau sistem kelistrikan.

Tentu saja, penyakit atau masalah motor injeksi seperti ini perlu mendapat fokus perhatian khusus dari Anda agar nantinya tidak menjadi lebih parah.

Masalah Motor Injeksi

Setelah kita memahami berbagai masalah umum yang jadi penyakit motor injeksi di atas, sudah barang tentu teman-teman menyadari apa saja ciri-cirinya.

Dimana, penyakit yang paling sering muncul adalah dari bagian sistem injektornya sendiri yang mana tengah mengalami kerusakan fatal.

Selain itu, tarikan gas yang tidak stabil serta kondisi motor yang mudah overheat pun juga turut serta menjadi salah satu masalah umum yang harus Anda waspadai sebagai pemilik kendaraan berteknologi injeksi.

Nah, demikian tadi ulasan mengenai berbagai faktor mengenai penyakit motor injeksi yang perlu Anda pahami. Semoga bisa menjadi artikel yang bermanfaat dan sampai berjumpa kembali di lain kesempatan.

Bagan