Penyebab Busi Motor Cepat Rusak dan Mati

Mengenali faktor yang memicu busi pada motor seringkali cepat mati dan mengalami kerusakan

Busi Motor Cepat Rusak – Kendala mengenai busi motor seringkali menjadi masalah yang dihadapi oleh banyak para pemilik sepeda motor.

Hal tersebut tentu saja tidak bisa dilepaskan berbagai faktor yang saling berkaitan erat dengan sistem busi, termasuk dalam aspek pembakaran.

Secara prosedur umum, busi motor sebaiknya diganti dengan yang baru ketika sudah mencapai jarak 8000 – 10.000 Km.

Hanya saja, memang dalam prakteknya, terkadang belum mencapai jarak tersebut, banyak sekali kendala yang membuat busi pada motor cepat mati dan rusak.

Penyebab Busi Motor Cepat Rusak

Jika kondisi seperti ini dibiarkan maka sudah pasti akan berdampak buruk pada sistem pembakaran motor.

Perawatan yang kurang tepat dan juga perhatian terhadap busi yang tidak intensif merupakan salah satu faktor paling utama yang membuat busi cepat mengalami kerusakan.

Lalu, apa saja sih penyebab busi motor sering mengalami kerusakan? Padahal, baru saja diganti dengan yang baru.

Nah, untuk menjelaskan hal tersebut, berikut akan Mas Sena ungkap beberapa faktor yang jadi penyebab busi motor cepat rusak dan seringkali mengalami mati.

Penyebab Busi Motor Cepat Rusak

Di bawah ini adalah berbagai faktor yang memicu busi motor cepat mengalami kerusakan. Untuk lebih lengkapnya, berikut ulasannya.

Busi Motor Cepat Oak

Adanya Kebocoran Kompresi pada Mesin

Adanya kebocoran di bagian kompresi mesin tentunya akan mempengaruhi tekanan pada silinder ruang pembakaran bakal berkurang atau bahkan hilang.

Tanda paling jelas bilamana memang ada kebocoran pada kompresi mesin, Anda bisa menengok bagaimana tenaga mesin akan ngempos, sistem pembakaran yang tidak berjalan maksimal, dan busi yang cepat mati.

Biasanya, untuk mengatasi masalah seperti ini, Anda harus membawa motor ke bengkel resmi untuk diperbaiki oleh ahli mekanis. Karena, membutuhkan keahlian serta kelengkapan alat mengingat bagian kompresi mesin sangat rumit.

Setting Bahan Bakar Kurang Sesuai

Tak bisa dipungkiri bahwa setting atau setelan suplai bahan bakar yang tidak sesuai tentu akan banyak berpengaruh pada kondisi businya.

Jika setelah hisapan bensin terlalu tinggi maka busi pun akan cepat mati karena terlalu banyak disiram dengan bensin. Bahkan, hal ini jika dibiarkan berlarut akan membuat motor menjadi lebih boros dan tidak efisien.

Tak salah bila Anda mengeceknya dengan melihat bagian elektroda busi. Bila setelah bahan bakar terlalu banyak (boros), nantinya bagian atas busi bakal tampak terlihat selalu lembab atau basah.

Untuk itu, salah satu langkah untuk mengatasinya mau tak mau Anda harus, segera setting ulang setelan bahan bakar. Pada umumnya, kendala seperti ini kerap melanda motor yang masih memakai teknologi sistem karburator.

Jalur Pengapian Mengalami Korsleting

Penyebab lain yang tentu saja membuat busi pada motor cepat soak dan rusak, biasanya juga dipicu karena adanya korsleting di bagian medan jalur daripada pengapian itu sendiri.

Dampak bila ada korsleting ini umumnya akan membuat motor sering ngadat atau mengalami brebet yang terlalu sering.

Dalam proses pengecekannya, Anda bisa melakukan pemeriksaan pada jalur pengapian. Cek dan pastikan apakah ada kondisi kabel seperti bekas terbakar atau tidak.

Hal ini sangat perlu untuk segera dilakukan dan diperbaiki. Sebab, jika dibiarkan begitu saja maka busi akan terus tertekan dan menjadi mudah mengalami soak meskipun baru saja diganti dengan yang baru.

Lakukan perbaikan seperti ini di bengkel resmi agar bisa dicek dan diperbaiki oleh ahli mekanik dengan alat yang jauh lebih lengkap.

Namun, jika Anda ingin sekedar memeriksa, Anda bisa melakukan pengecekan pada jalur pengapian. Jikalau ada kabel terbakar atau terlihat korsleting, segera bawa motor ke bengkel dan sampaikan keluhan tersebut.

Kerusakan Busi Motor

Posisi Busi Kurang Presisi

Di satu sisi, penyebab lain yang memicu busi pada motor cepat mengalami kendala atau kerusakan, juga berpotensi dipicu karena kondisi pemasangan busi yang tidak pas atau kurang presisi.

Dengan kata lain, posisi busi dalam keadaan longgar yang membuat pengapiannya pun menjadi tidak sempurna. Sehingga, hal ini menjadikan motor seringkali mati dan merusak busi bila didiamkan saja.

Selain soal itu, perlu diketahui pula bahwa dalam hal ini Anda harus mengenali bagaimana posisi busi yang sesuai. Karena, terkadang kondisi busi sudah pas namun pada kenyataannya justru busi tidak berada pada tempatnya.

Oleh karena itu, disarankan bagi Anda untuk melakukan pengecekan dan perbaikan ke bengkel agar bisa diperbaiki oleh mekanik yang tentu jauh lebih ahli dalam hal ini.

Busi Kemasukan Air

Siapa sangka, ternyata air setetes yang masuk atau merembes ke dalam bagian ruang pembakatan, bisa berdampak pada busi yang mudah mengalami kerusakan.

Tentu saja, untuk memastikannya, Anda harus melakukan pengecekan mendalam pada bagian busi. Yakni, dengan membuka dan melepas busi dari tempatnya.

Pastikan kondisinya tidak ada air atau lembab. Jika ada air di bagian busi maka keringkan dengan kain lembut sekaligus Anda bisa membersihkan kepala businya.

Hal ini ditujukan guna memastikan bahwa busi tidak mengalami masalah dengan air. Namun, bila hal ini telah dilakukan namun masih saja seringkali busi cepat rusak maka Anda harus membawanya ke bengkel agar dicek oleh ahlinya.

Bahan Bakar Kurang Sesuai

Di samping itu, penyebab busi motor seringkali rusak meski sudah diganti dengan yang baru, bisa jadi karena Anda salah mengisi bahan bakarnya.

Bukan tanpa alasan mengingat bahan bakar yang tidak sesuai juga akan sangat berpengaruh besar pada sistem di ruang pembakaran.

Bila ini terjadi maka wajar saja busi cepat rusak mengingat proses pembakaran yang sama sekali terganggu atau tidak sempurna.

Untuk itu, bila sudah dipastikan bahwa bahan bakarnya yang kurang sesuai maka solusinya yakni Anda harus menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan lebih baik. Seperti PERTAMAX atau Pertamax Plus yang memiliki oktan lebih tinggi dibanding Pertalite.

Bukan Busi Original

Kemudian, faktor lain yang menyebabkan kondisi busi mudah rusak, bisa disebabkan karena busi yang digunakan bukan busi yang asli.

Ini tentu seringkali disepelekan oleh banyak orang. Padahal, penggunaan busi yang tidak orisinil, sangat berpengaruh pada sistem pembakaran.

Memang, harganya lebih murah ketimbang busi original rekomendasi pabrik. Akan tetapi, bila terjadi kerusakan maka sudah barang tentu bakal memicu masalah lain yang membutuhkan biaya besar.

Maka oleh sebab itu, sangat disarankan sekali untuk melakukan penggantian busi yang original agar awet dan tahan lama.

Busi Motor Cepat Rusak

Dari berbagai faktor yang tersebut di atas, sudah jelas bahwa ada banyak sekali aspek yang jadi penyebab masalah pada busi motor. Dimana, faktor itu sangat mempengaruhi pada daya tahan busi sendiri.

Namun, yang jadi faktor utama terkait masalah ini adalah soal kebocoran kompresi dan masalah pada area busi. Seperti kemasukan air atau pemasangan yang kurang presisi sehingga membuat kepala busi longgar.

Setidaknya, dengan mengenal berbagai faktor penyebab busi motor cepat rusak di atas, Anda bisa melakukan langkah perawatan yang lebih intensif. Semoga artikel ini bermanfaat.

Bagan