Penyebab Tarikan Gas Motor Matic Terasa Berat

Faktor yang menjadi penyebab tarikan gas pada motor matic terasa sangat berat seperti terbebani. Berikut pemicunya

Tarikan Motor Matic Berat – Sebagai pemilik kendaraan, khususnya motor matic, tentu Anda sedikit banyak harus bisa memahami bagaimana cara perawatannya.

Karena, meskipun memiliki berbagai kelebihan, motor transmisi otomatis (skutik) ini tak menutup kemungkinan juga akan mengalami masalah.

Seperti masalah terkait dengan tarikan gas pada motor matic yang mulai terasa berat. Sehingga, membuat akselerasinya melemah.

Penyebab Tarikan Gas Motor Matic Berat

Jika hal demikian terjadi pada motor matic Anda, sebaiknya jangan dihiraukan saja. Mengingat, bisa saja ada masalah serius, khususnya di sektor permesinannya yang sangat berpotensi menjadi sumber permasalahan akan hal tersebut.

Oleh sebab itu, Anda harus bisa mengenali ciri atau setidaknya penyebab daripada tarikan gas motor matic yang terasa ngeden seperti itu. Tentu saja, hal ini dilakukan untuk mengenali permasalahan utamanya sehingga nantinya akan lebih mudah dilakukan perbaikan.

Untuk itu, berikut ini Mas Sena akan memberikan beberapa faktor yang menjadi penyebab utama kenapa tarikan motor matic terasa berat. Yuk, cek detailnya di bawah ini.

Penyebab Tarikan Gas Motor Matic Berat

Dalam beberapa kasus, memang tak bisa dipungkiri bahwa pada beberapa tipe motor matic, di usia tertentu mengalami permasalahan yang serius. Salah satunya terjadi pada tarikan gas motor matic yang mulai terasa berat. Apa saja penyebabnya? Mari, kita simak bersama ulasan selengkapnya di bawah ini.

Tarikan Gas Motor Matic Ngeden

Kurang Teratur dalam Penggantian Oli Mesin

Sudah bukan hal yang asing lagi bahwa penggantian oli mesin merupakan hal wajib yang harus rutin dilakukan oleh pemilik kendaraan bermotor.

Bukan tanpa alasan mengingat peran oli di dalam kinerja ruang permesinan motor terbilang sangat penting.

Yakni sebagai pelumas untuk meminimalisir gesekan antar komponen saat mesin dioperasikan. Sehingga, komponen tidak mudah aus.

Oli yang sudah tak layak pakai atau tidak pernah diganti maka akan menurun kualitasnya. Dengan begitu, gesekan antar mesin akan memicu terjadi keausan dan berdampak pada kecepatan motor.

Selain itu, motor juga terasa sangat berat mengingat tidak ada pelumas sebagai pelicin gerakan mesin. Maka wajar saja bilamana oli mesin ini menjadi bagian yang sangat penting dalam menjamin performa permesinan motor.

Kerusakan pada Komponen Busi

Tak cukup hanya soal oli mesin saja, motor yang terasa berat saat di gas juga tak bisa dilepaskan dari masalah pada komponen lain. Salah satunya yakni busi motor.

Secara fungsi, tugas busi yang paling utama adalah sebagai pemercik api di ruang pembakaran. Jika apik yang dipercikan kurang memadai dan sempurna maka proses pembakarannya pun akan terganggu.

Bila sudah terganggu maka ke depannya akan berdampak luas pada tenaga mesin yang tidak bisa mencapai titik maksimal lagi.

Maka dari itu, sangat disarankan untuk melakukan perawatan busi. Seperti dengan membersihkan bagian kepala busi secara teratur untuk memaksimalkan pembakaran.

Selain itu, pilih dan gunakan busi yang direkomendasikan dari pabrik dengan kualitas mumpuni. Meskipun harganya lebih mahal namun tak mengapa asal kondisi busi lebih awet dan lebih mampu menjamin performa sistem ruang pembakaran secara lebih lama.

Tarikan Gas Motor Matic

Masalah pada CDI

Di sisi lain, tarikan gas pada motor yang terasa berat bisa jadi juga karena disebabkan adanya masalah di sektor CDI motor itu sendiri.

Sebab, CDI sendiri adalah bagian penting yang masih dalam lingkup rangkaian sistem pembakaran motor.

Fungsinya tak lain sebagai kontrol terhadap suplai pengapian yang dibutuhkan oleh motor. bila bermasalah maka sudah pasti tenaga mesin yang dihasilkan tak akan maksimal dan sesuai dengan kebutuhan tarikan gas.

Sehingga, tak heran bilamana tiba-tiba motor terasa begitu berat akselerasinya ketika di gas. Ini tentu menjadi hal penting untuk diperhatikan agar performa mesin motor tetap dalam keadaan prima.

Oleh karena itu, apabila CDi sudah mulai menunjukkan tanda-tanda akan rusak, jangan tunggu lama. Segeralah ganti komponen tersebut supaya nantinya di dalam sistem pengapian dapat kembali bekerja secara optimal.

Karburator Terkena Air

Tak hanya itu, masalah lain yang turut menjadi aspek penyebab tarikan gas motor menjadi terasa lemah juga bisa terjadi karena karburator yang terkena air. Khususnya bagi beberapa motor dengan mesin karbu.

Biasanya, air yang masuk ini disebabkan karena pada waktu mencuci motor, tekanan air yang disiram terlalu keras sehingga terlalu banyak masuk ke bagian karburatornya.

Secara fungsinya sendiri, karburator di sini memegang peran sangat vital dalam kendaraan bermotor.

Mengingat, tugasnya sebagai pencampuran bahan bakar dan udara yang sangat dibutuhkan oleh mesin, maka komponen ini tidak boleh terhalang saat terjadi proses pencampuran.

Maka dari itu, sangat disarankan sekali untuk selalu melakukan servis motor secara rutin sebagai upaya dalam merawat sistem karbu pada motor ini.

V-Belt Sudah Habis Masa Pakainya

Lalu, penyebab lain yang mana menjadi pemicu tarikan gas motor terasa berat adalah karena adanya masalah pada bagian v-belt. Khususnya pada moto matic.

Bukan tanpa sebab mengingat bagian ini memegang peranan yang begitu penting dalam menjamin performa motor.

Dimana, v-belt sendiri hadir sebagai komponen yang bertugas penting bersama rantai motor untuk meneruskan tenaga mesin agar bisa menggerakkan roda.

Tentu saja, jika v-belt bermasalah, terutama pada karetnya maka akan membuat tenaga motor yang dihasilkan tidak akan mampu secara maksimal diteruskan ke bagian roda.

Dengan begitu, tak heran bilamana nantinya akan berdampak pada akselerasi motor yang terasa begitu berat dan sangat lamban.

Solusinya, Anda sebaiknya mengganti v-belt dengan yang v-belt yang baru dan original agar performa atau tenaga motor dari mesin bisa tersalurkan secara maksimal.

Kepala Silinder Kotor

Salah satu faktor yang menjadi penyebab dari munculnya masalah motor terasa berat ketika di gas, tentu tak akan lepas dari komponen yang bernama kepala silinder.

Dimana, pada bagian kepala silinder, biasanya terdapat kotoran yang telah mengerak sebagai dampak dari hasil sisa pembakaran yang kurang sempurna.

Selain itu, dampak negatif yang akan dirasakan yakni mesin motor menjadi lebih mudah panas dari biasanya.

Oleh karena itu, salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini yakni dengan membongkar bagian head untuk menghilangkan berbagai kotoran atau kerak pada kepala silinder tersebut dengan menggunakan amplas kasar ataupun sekrap.

Akselerasi Motor Matic Kurang Bertenaga

Selain beberapa penyebab di atas, tentu faktor pemicu lain yang juga turut berpengaruh pada tarikan gas motor berat adalah karena kurangnya perhatian terhadap jadwal service rutin.

Bukan tanpa alasan mengingat service rutin bisa meminimalisir terjadinya masalah pada bagian ruang permesinan. Yang mana, termasuk bisa menjaga kestabilan ruang pembakaran yang berpengaruh besar terhadap tenaga mesin itu sendiri.

Maka dari itu, rutin lah melakukan service rutin untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Sekian informasi dari Mas Sena mengenai penyebab tarikan gas motor matic terasa berat. Semoga bisa menjadi informasi yang memberikan manfaat sekaligus sebagai referensi untuk teman-teman semua. Sekian dan sampai jumpa.

Bagan