Perawatan Aki Kering Mobil yang Jarang Dipakai

Mengungkap tips atau cara merawat aki kering mobil agar awet dan tahan lama meskipun jarang dipakai

Perawatan Aki Kering Mobil – Sebagai pemilik mobil, tentu Anda harus paham dalam merawat mobil. Hal ini tentu juga bertujuan untuk menjaga agar performa dan kondisinya selalu dalam keadaan prima.

Tak hanya soal tampilan eksteriornya saja, sektor mesin dan kelistrikan mobil pun perlu mendapat perhatian. Mengingat setiap sektor tersebut saling berkaitan erat.

Salah satu yang menjadi hal penting dan pokok untuk Anda ketahui adalah bagaimana perawatan aki kering mobil. Terutama, jika mobil tersebut jarang digunakan atau dipakai.

Perawatan Aki Kering Mobil

Bukan tanpa alasan mengingat aki pada mobil sendiri tak berbeda dengan aki pada kendaraan lain, yakni berfungsi sebagai media penyimpan daya listrik dari alternator untuk menghidupkan beberapa komponen dalam sistem kelistrikan. Seperti lampu, aksesoris, audio, dan sebagainya.

Memang, aki kering sendiri umumnya sanggup bertahan dalam kisaran waktu 4.5 tahun. Hanya saja, tak jarang yang mengeluh jika aki kering pada mobil hanya bertahan 2 tahun. Bahkan 1 tahun penggunaan.

Ini tentu menjadi masalah yang harus dicarikan solusi. Salah satunya yakni menerapkan perawatan aki kering mobil yang tepat. Mau tahu tipsnya? Yuk, kita simak bersama ulasannya pada beberapa segmen di bawah ini.

Cara Merawat Aki Kering Mobil

Dalam proses perawatan aki kering mobil, tentu saja ada beberapa langkah yang perlu untuk Anda terapkan. Berikut tips perawatannya.

Aki Kering Mobil Yang Jarang Dipakai

Rutin Memanaskan Mesin Mobil

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk merawat aki kering pada mobil Anda adalah rajin memanaskan mesin secara rutin.

Cara ini sebagai tips untuk menjaga agar tegangan baterai di dalam aki kering selalu terisi saat mesin mobil dihidupkan. Terutama untuk mobil yang jarang dipakai.

Karena, selama terminal baterai tersambung maka aliran listrik atau arus daya masih akitf meskipun tenaganya hanya kecil. Hanya saja, jika dibiarkan dalam waktu lama atau mobil jarang dipakai maka akan membuat tegangan di dalam aki menjadi berkurang.

Maka dari itu, untuk menjaga agar tegangan listrik di dalam aki mobil tetap stabil, lakukan pemanasan mesin mobil tiap dua hari sekali tiap pagi hari selama 5 sampai 10 menit.

Namun, jika penggunaan mobil intensitasnya tinggi maka Anda hanya perlu memanaskan selama 5 menit saja.

Cek Kebersihan Aki Kering

Khusus untuk aki kering tipe VRLA yang mana katupnya tersembunyi, Anda harus selalu mengontrol kondisinya. Khususnya pada permukaan dari aki tersebut.

Jika ada kotoran atau debu yang lengket, Anda harus segera membersihkannya karena sangat berpotensi sekali membuat katup menjadi tersumbat. Sehingga, aliran listrik atau daya menjadi tidak maksimal.

Selain itu, kotoran yang menempel di permukaan aki kering mobil juga akan menganggu jalannya penguapan aki. Biasanya, indikasinya dinding samping aki akan menggembung jika penguapan terganggu.

Maka dari itu, sebaiknya lakukan pengecekan dan jaga kebersihan aki kering pada mobil Anda secara rutin selama sebulan sekali.

Jika Anda khawatir akan terjadi kerusakan maka Anda bisa membawa mobil ke bengkel khusus aki untuk dicek sekalian dibersihkan oleh mekanik.

Jangan Menggunakan Aksesoris Berlebihan

Tak berbeda dengan aki basah pada umumnya, untuk mobil Anda yang menggunakan aki kering, sebaiknya hindari menambah aksesoris tambahan yang membutuhkan daya listrik. Seperti aksesoris pada lampu maupun modifikasi audio sistem di ruang interior.

Bukan tanpa alasan, dengan adanya tambahan aksesori, jika daya yang dibutuhkan besar maka beban aki kering juga akan bertambah mengingat tugasnya semakin berat dalam menyuplai arus. Sebab, proses penguapan elektrolit akan lebih cepat dan berat masa jenisnya menjadi cepat turun.

Ini tentu saja akan berdampak pada kondisi aki kering yang berpotensi mengalami kerusakan atau soak.

Bila ini dibiarkan maka usia aki kering di dalam mobil Anda menjadi tidak panjang dan mudah soak. Apalagi, jika mobil jarang dipakai yang sudah barang tentu daya dari alternator akan mengalami penurunan dikarenakan mesin tidak hidup.

Maka dari itu, jika memang Anda punya niatan untuk menambah aksesoris, hendaknya untuk menyesuaikan atau mengganti aki kering yang memiliki daya lebih besar dengan tegangan 12 volt.

Merawat Aki Kering Mobil

Hindari Menyalakan Aksesoris Sebelum Mesin Hidup

Ada baiknya, sebelum Anda menyalakan mesin mobil, untuk tidak menjalankan aksesoris pada mobil Anda. Seperti audio, lampu, maupun fitur elektronik lainnya.

Bukan tanpa sebab mengingat saat kondisi mesin mobil dihidupkan maka alternator mobil pun secara otomatis akan menghasilkan listrik sekaligus mengisi baterai mobil setelah baterai mengalami drop tegangan.

Akan tetapi, bilamana mesin mobil dalam keadaan mati, secara tak langsung Anda hanya mengandalkan baterai mobil untuk menyalakan elektronik tersebut.

Jika kondisi ini dibiarkan maka tegangan aki akan cepat habis yang berdampak pada kondisi performa aki kering menjadi menurun daya suplainya (tekor).

Maka dari itu, akan lebih baik saat Anda ingin menyalakan sistem audio atau alat elektronik lain, hendaknya juga turut menghidupkan mesin mobil juga jika memungkinkan.

Selalu Cek Kondisi Kabel Aki Kering

Di sisi lain, dalam proses penerapan perawatan aki kering mobil yang jarang dipakai, Anda juga harus rutin mengecek kondisi kabel yang terhubung dengan aki tersebut.

Pastikan tidak ada kabel yang robek atau rusak. Karena, bila ada kabel yang sobek sedikit saja, sangat berpotensi memicu korsleting.

Selain itu, kabel yang sudah mulai aus atau mengeras, sebaikya diganti mengingat berkemungkinan akan sobek.

Maka dari itu, selalu cek bagian kabel yang tersambung dengan aki kering pada mobil Anda. Sangat disarankan untuk menggunakan kabel yang berkualitas tinggi guna mencegah terjadinya kabel yang sobek atau rusak.

Rutin Service ke Bengkel Khusus Aki

Jika Anda ingin kondisi aki kering pada mobil awet, hendaknya untuk rutin melakukan pengecekan atau service di bengkel khusus aki.

Terutama, jika mobil Anda jarang digunakan atau intensitas pemakaiannya rendah. Hal ini bertujuan untuk mengontrol kondisi aki agar bisa diketahui kondisinya secara up to date.

Di sisi lain, dengan melakukan service rutin seperti ini, tentu bila ada kerusakan atau indikasi masalah pada aki kering, bisa langsung diperbaiki oleh mekanik di bengkel khusus aki kering.

Nah, untuk pengecekan aki kering, Anda bisa melakukannya dua bulan sekali atau saat ada waktu luang untuk dibawa ke bengkel khusus aki.

Mencegah Aki Mobil Soak

Bagaimana teman-teman? Sudah cukup jelas bukan tips di atas? Tentunya, beberapa langkah merawat aki kering mobil tersebut bisa Anda jadikan referensi untuk menjaga sekaligus mencegah kerusakan pada aki kering di mobil Anda.

Selain itu, Anda juga perlu melakukan service rutin secara keseluruhan untuk mengecek kondisi sektor lain. Hal ini bertujuan juga untuk menghindari kondisi kelistrikan mobil jika ada masalah yang disebabkan karena mesin rusak.

Nah, demikian tadi ulasan mengenai perawatan aki kering mobil yang jarang dipakai atau digunakan. Sehingga, kondisi aki tetap prima meski jarang digunakan. Semoga bermanfaat dan sampai bertemu lagi di lain topik otomotif.

Bagan