Perawatan Mobil Diesel Mandiri yang Wajib Diketahui

Gahar dan tangguh membuat mobil diesel menjadi pilihan bagi banyak orang. Untuk menjaganya agar awet, tentu diperlukan langkah perawatan mobil diesel secara mandiri yang bisa dilakukan

Perawatan Mobil Diesel – Menelaah dari berbagai fakta yang ada, tentu saja mobil bermesin diesel sampai saat ini masih menjadi pilihan bagi banyak orang.

Tenaganya yang sangat besar dan tangguh serta memiliki daya tahan konsumsi bahan bakar yang tinggi, tentu menjadi faktor utama yang membuat banyak orang semakin memilih mobil diesel.

Hal itu tentu saja tak lepas dari teknologi yang umumnya disematkan pada mobil bermesin diesel, yakni teknologi commonrail dan turbocharger yang begitu bandel dalam memberikan performanya.

Hanya saja, meskipun memiliki segudang kelebihan, tentu saja jika Anda adalah pemilik mobil diesel, diperlukan langkah perawatan terbaik untuk menjaga agar mesin diesel tetap dalam kondisi prima dan awet.

Perawatan mobil diesel pun tak perlu melulu harus ke bengkel. Anda pun bisa melakukan langkah merawat mobil diesel secara mandiri di rumah.

Lantas, apa saja dan bagaimana sih cara untuk merawata dan menjaga performa mobil bertenaga mesin diesel itu?

Tak perlu khawatir kawan, ada beberapa langkah terpadu dan konkrit sebagai upaya dalam perawatan mobil diesel secara berkala yang bisa Anda lakukan secara rutin. Berikut penjelasan lengkapnya.

Cara Merawat Mobil Bermesin Diesel

Sebagai pemilik kendaraan diesel, Anda bisa menerapkan langkah perawatan rutin secara mandiri untuk menjaga mobil diesel Anda selalu terjaga. Berikut caranya yang bisa Anda coba.

Pilih Pelumas yang Tepat

Salah satu cara efektif untuk menjaga performa mesin diesel mobil tetap aktif dan gahar, yakni dengan memilih oli sebagai pelumas yang tepat.

Tentu saja, hal ini ditujukan untuk menjaga performa atau kinerja mesin diesel dengan beban kinerjanya yang berat.

Dimana, rasio kompresi tinggi disertai dengan bubuhan turbocharger, tentu akan berdampak pada suhu mesin yang lebih berpotensi cepat mengalami kenaikan.

Maka dari itu, salah satu mencegah atau mengimbangi suhu mesin yang tinggi pada mobil diesel yakni dengan menggunakan pelumas atau oli yang memiliki tingkat kekentalan sesuai.

Untuk memilih pelumas mesin diesel yang encer maka pilihannya adalah SAE 10W-30, SAE 5W-40 atau 5W-30 atau sesuai rekomendasi dari pihak pabrikan.

Pilih oli yang benar-benar memang cocok dan sesuai untuk mesin diesel pada mobil Anda sebagai satu di antara beberapa langkah merawat mobil diesel.

Cek Kondisi Filter Solar

Selain itu, akan jauh lebih baik jika Anda selalu mengecek kondisi filter solat pada mesin mobil diesel Anda.

Karena, sebagaimana mobil lain, tentu saja mobil diesel memiliki filter sebagai penyaring yang sudah barang tentu memiliki fungsi sangat penting dalam menjaga performa mobil diesel.

Perlu untuk Anda pahami bahwa mesin diesel yang menggunakan bahan solar memiliki kandungan air. Maka dari itu, setiap filter mobil diesel memiliki teknologi yang mampu memisahkan antara air dan solar. Biasanya, takaran sudah disesuaikan secara otomatis, bila terlalu berlebihan maka akan ada indikator.

Walaupun komponen filter mobil diesel tidak ada waktu periodik penggantiannya namun akan sangat direkomendasikan jika Anda rutin mengganti filter mobil diesel setiap mencapai jarak 10 ribu Km sekali.

Selain itu, filter udara pada mobil bermesin gahar tersebut juga perlu mendapatkan perawatan yang cukup terfokus. Ganti filter udara jika sudah banyak kotoran atau debu yang menempel pada filter udaranya.

Karena, jika sudah terlalu banyak kotoran yang menempel maka akan membuat sistem pangapian menjadi terhambat dan kurang sempurna. Seperti pada sepeda motor maupun mobil yang berbahan bakar bensin.

Rutin Memanaskan Mesin Mobil

Tak bisa dipungkiri bahwa memanaskan mesin mobil adalah hal wajib yang patut dilakukan oleh semua pemiliknya. Termasuk mobil bermesin diesel.

Anda bisa mulai untuk memanaskan mesin diesel pada mobil Anda kurang lebih selama 10 menit. Hal ini tentu perlu dilakukan untuk memberikan pelumasan pada komponen mesin mobil.

Tak sampai di situ saja, bahkan dengan rutin melakukan pemanasan mesin mobil selama 10 menit pun juga diklaim akan sangat efektif dalam mencegah terjadinya kondisi mesin kaget pada komponen mesin yang bergesekan.

Akan tetapi, satu hal yang perlu untuk dicatat, hindari terlalu lama mengingat sangat berakibat buruk pada sistem performa mesinnya. Di antaranya yakni pembuangan gas buang dari knalpot dapat membahayakan kesehatan.

Komponen Mobil Diesel

Hindari Mematikan Mesin secara Langsung

Di sisi lain, hal yang harus Anda lakukan dan perhatikan dalam merawat mobil diesel, sebaiknya hindari mematikan mesin sekaligus sesaat setelah mobil digunakan. Diamkan dulu paling tidak selama 3 menit saja.

Hal ini seringkali jarang diketahui oleh banyak orang. Padahal, Mematikan mesin mobil secara langsung dapat menyebabkan mesin stress sehingga mengurangi umur dari penggunaan mesin diesel sendiri.

Bukan tanpa sebab mengingat mesin pada mobil diesel sangat memerlukan beberapa waktu untuk proses pendinginan di bagian komponen mesin yang memuai ketika mobil digunakan. Apalagi saat dikendarai untuk menempuh jara jauh.

Di satu sisi, bila mesin langsung dimatikan begitu saja maka secara otomatis suplai pelumas pun akan berhenti sekaligus sistem pendinginannya.

Oleh sebab itu, sangat disarankan sekali bagi Anda untuk memahami hal ini. Dimana, diamkan terlebih dahulu mesin mobil diesel Anda selama lebih kurang 3 menit setelah mobil digunakan untuk memancing proses pendinginan dan pemerataan oli.

Dengan demikian maka sudah barang tentu kondisi mesin mobil yang sebelumnya digunakan, suhunya pun akan mulai stabil yang dikarenakan pelumasan oli yang merata serta sistem pendinginan yang masih berjalan. Jadi, jangan sepelekan hal ini agar mobil diesel tetap awet.

Service Rutin dan Ganti Oli secara Berkala

Setiap kendaraan, tentunya diwajibkan mendapatkan perawatan berkala yang perlu diperhatikan oleh setiap pemiliknya. Tak terkecuali pada mobil mesin diesel.

Terkait hal tersebut, akan jauh lebih baik bila Anda selalu rutin membawa mobil ke bengkel resmi untuk dilakukan service berkala.

Hal ini sudah jelas ditujukan untuk membersihkan bagian-bagian di dalam komponen mesin yang kotor serta memastikan bahwa tak ada kerusakan yang beresiko ketika diservice.

Selain itu, tentu saja penggantian oli secara berkala juga turut harus dilakukan guna menjaga kondisi performa mesin sekaligus suhu dalam mesin tetap terjaga kestabilannya.

Maka dari itu, selalu cek dan pastikan bahwa kondisi mobil Anda dalam keadaan baik-baik saja dengan melakukan pengecekan menyeluruh saat service rutin dilakukan.

Menjaga performa mesin diesel memang sesuatu upaya yang sangat diperlukan bagi setiap pemilik mobil diesel. Apalagi, mesin diesel dikenal sebagai mesin yang sering kotor karena proses pembakarannya.

Selain itu, merawat mobil diesel pun juga harus memperhatikan berbagai aspek terkait. Terutama pemilihan oli mesin dan penggantian secara periodik filter solar sebagai pemisah antara bahan bakar dengan air yang terkandung di dalam solar.

Nah, bagaimana kawan? Sudah memahami beberapa langkah di atas bukan? Oke, kiranya sampai di sini dulu ulasan mengenai berbagai cara perawatan mobil diesel yang tepat dan bisa Anda lakukan secara mandiri.

Bagan