Perawatan Setelah Membeli Mobil Bekas yang Wajib Diketahui

Hal penting yang perlu dilakukan sebagai langkah perawatan setelah membeli mobil bekas

Perawatan Setelah Membeli Mobil Bekas – Pangsa pasar mobil bekas di Indonesia memang bisa dibilang cukup ramai. Hal itu tak lepas karena banyak peminat yang menginginkan mobil dengan harga murah.

Dimana, hal tersebut bisa didapat dengan membeli mobil bekas. Sehingga, membeli mobil second adalah solusi bagi konsumen dengan budget terbatas.

Namun, satu hal yang perlu dilakukan dan dipahami adalah perawatan setelah membeli mobil bekas. Pasalnya, berbeda dengan mobil baru langsung dari pabrik yang jelas-jelas semua komponennya masih dalam kondisi baru.

Perawatan Setelah Membeli Mobil Bekas

Oleh sebab itu, ada hal penting untuk Anda perhatikan dalam melakukan perawatan pada mobil bekas. Mengingat, langkah ini sebagai upaya agar mobil yang baru saja Anda beli memiliki daya tahan yang lama dan awet.

Lalu, bagaimana sih penerapan perawatan mobil bekas yang baru saja dibeli? Apakah sulit dan rumitkah?

Jangan khawatir, untuk merawat kondisi pada mobil second yang baru saja dibeli tidaklah terlalu sulit.

Nah, berikut ini akan Mas Sena bagikan informasi mengenai perawatan setelah membeli mobil bekas yang perlu untuk Anda pahami. Yuk, kita bahas bersama langkah-langkahnya.

Perawatan Mobil Bekas yang Baru Saja Dibeli

Perlu diketahui bahwa menerapkan perlakukan perawatan atau pemeliharaan mobil bekas, harus dilakukan sejak awal mobil tersebut dibeli. Gunanya agar ke depannya tidak ada masalah ketika mobil digunakan. Berikut beberapa langkah pemeliharaan yang bisa Anda lakukan pasca pembelian mobil bekas.

Merawat Mobil Bekas Yang Baru Dibeli

Lakukan Pemeriksaan di Bengkel Resmi

Pengecekan dan pemeriksaan kondisi mobil bekas setelah pembelian, adalah hal yang sangat penting dilakukan secara menyeluruh pada setiap segmen dari mobil tersebut.

Bukan tanpa alasan mengingat ada kemungkinan potensi masalah yang sebelumnya belum diketahui saat kita melakukan pengecekan sebelum mobil dibeli.

Maka dari itu, jangan tanggung-tanggung. Karena, untuk mendapatkan hasil pemeriksaan menyeluruh, sebaiknya menggunakan jasa teknisi handal.

Anda bisa membawanya ke bengkel resmi sesuai merk mobil tersebut. Atau, bila ada rekan maupun saudara yang benar-benar paham soal teknis mobil, Anda bisa meminta bantuan mereka agar melakukan pengecekan pada mobil second yang baru saja Anda beli.

Umumnya, pengecekan dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi beberapa bagian dari mobil itu sendiri yang terkait dengan keselamatan seperti rem dan ban, juga hal-hal umum lainnya seperti kaki-kaki, cairan mobil, fungsi-fungsi fitur dan lain sebagainya.

Segera Eksekusi Perbaikan pada Beberapa Komponen Penting

Dalam perawatan mobil bekas/second pasca pembelian, Anda juga harus sesegera mungkin melakukan perbaikan pada beberapa komponen yang dirasa sudah tidak normal atau menunjukkan gejala kerusakan.

Contohnya pada bagian lampu utama yang sudah tidak terang sebagaimana mestinya, busi yang terindikasi berusia lama, dan bagian kaki-kakinya yang kemungkinan sudah banyak terjadi kerusakan.

Hal ini tentu saja menjadi salah satu bagian penting yang diperlukan agar nantinya mobil bekas tersebut menjadi normal kembali.

Maka dari itu, segera perbaiki komponen yang rusak dan ganti dengan sparepart baru yang tentunya original dari pabrikan agar kualitasnya terjamin.

Ganti Cairan pada Mobil dan Pastikan Normal Semua

Di sisi lain, hal yang perlu Anda perhatikan setelah pembelian mobil bekas adalah dengan mengecek pada bagian yang berkenaan dengan cairan. Seperti cairan pendingin mesin, cairan rem, dan lain-lain.

Pastikan bahwa kondisinya masih dalam keadaan normal. Artinya tidak menunjukkan adanya gejala kebocoran, terutama pada bagian radiatornya.

Hal ini perlu untuk Anda lakukan mengingat kebanyakan penjual mobil tidak terlalu memperhatikan kondisi beberapa bagian cairan ini.

Oleh sebab itu, guna memastikan bahwa semua cairan mobil memenuhi standar, sangat disarankan untuk melakukan penggantian dari semua cairan termasuk oli mesin, coolant, minyak rem, dan lain sebagainya dengan cairan sesuai rekomendasi pabrikan.

Sehingga, ke depannya pun mobil akan memiliki performa yang prima dan tidak dalam kondisi kendala apapun.

Mengecek Mobil Bekas

Cek Sistem Pengereman

Yang tidak bisa kita lepaskan begitu saja dari perhatian, yaitu pada sektor sistem pengereman dari mobil yang baru saja Anda beli.

Karena, pengereman di sini sangat penting dalam menjamin keselamatan saat berkendara. Sehingga, pastikan bahwa kondisi rem dalam keadaan normal dan tidak ada masalah maupun kerusakan.

Untuk memastikan hal tersebut, mintalah kepada teknisi agar memeriksa bagian rem ini. Bila ada komponen pada sistem pengereman yang bermasalah atau rusak, segera perbaiki dan ganti dengan yang baru.

Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya masalah ketika mobil dijalankan atau dikendarai di medan jalan jarak jauh karena bersangkutan dengan sistem pengereman dalam kendali laju mobil.

Pastikan Ban Masih dalam Keadaan Normal

Kemudian, untuk memastikan soal kondisi mobil Anda, jangan lupa untuk memperhatikan bagaimana kondisi pada bagian ban.

Idealnya, ban mobil diganti setiap 3 tahun sekali. Namun, tentu Anda tidak tahu kapan penggantian ban terakhir kalinya.

Akan tetapi, Anda bisa memastikan kondisi ban ini dengan melihat pada ketebalan ban, apakah sudah mencapai batas TWI atau belum.

Perlu diketahui bahwa TWI di sini merupakan Tread Wear Indicator yang tak lain merupakan batas keausan ban yang diizinkan untuk tetap di pakai, jika kembang ban sudah menyentuh segitiga TWI, ban sudah harus diganti.

Selain itu, ban yang sudah layak ganti adalah kondisi tapaknya sudah mulai halus atau gundul, baik pada bagian tengah maupun tepi.

Bila sudah demikian, segera ganti ban dengan rekomendasi ban terbaru dan terbaik untuk mobil Anda.

Bersihkan Interior secara Menyeluruh

Tak sampai di situ saja, bahkan perawatan mobil bekas yang wajib Anda lakukan yaitu melakukan pembersihan pada sisi ruang kabin atau interior dari mobil tersebut.

Dikarenakan ini adalah mobil second atau bekas pakai, itu artinya semua bagian interior mobil adalah bekas pakai dari konsumen tangan pertama.

Tentu saja, Anda tidak mengenal pemilik sebelumnya dan seperti apa cara mereka memperlakukan mobilnya.

Bisa saja di setiap bagian atau celah dalam ruang interior ada kotoran yang belum dibersihkan atau sulit dibersihkan.

Maka dari itu, cek kondisi interior ini secara menyeluruh supaya kabin mobil menjadi lebih bersih dan bebas dari berbagai macam bakteri yang mungkin saja masih menempel pada sisi-sisi maupun celah kursi.

Perawatan Mobil Bekas Pasca Pembelian

Satu hal yang pasti dan paling utama setelah Anda membeli mobil bekas, yaitu pastikan kondisi pada kap mesin dalam keadaan bersih. Artinya, tidak ada bekas bocoran oli maupun cairan lain.

Selain itu, pastikan pula bahwa kondisi kaki-kakinya dalam keadaan normal, tidak bengkok maupun retak dan korosi.

Jika beberapa hal demikian terjadi pada mobil Anda yang baru saja dibeli, segera perbaiki dan ganti komponen yang baru bila memang sudah tidak layak pakai.

Memang, perawatan setelah membeli mobil bekas seperti ini membutuhkan biaya tambahan. Namun, hal ini tentu saja sebagai langkah terbaik untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Semoga informasi mengenai perawatan mobil bekas pasca pembelian ini bisa menjadi rujukan bagi Anda semua.

Bagan