Perlu Dipertimbangkan! Ini Kekurangan Motor Injeksi Matic

Beberapa aspek kekurangan dari motor matic injeksi yang perlu dipertimbangkan

Kekurangan Motor Injeksi Matic – Sebagaimana diketahui bahwa metor injeksi saat ini menjadi trend yang banyak dikembangkan oleh pabrikan.

Hal itu tentu saja juga tak lepas dari kebutuhan atau minat pasar terhadap motor injeksi yang kian meningkat pesat beberapa tahun belakangan ini.

Tak terkecuali dengan motor matic injeksi. Yang mana, memang kini jadi buruan para konsumen, baik kelas pemula maupun di kelas premium.

Ini semua juga sangat berkaitan erat dengan kelebihan motor matic injeksi itu sendiri. Dimana, keunggulan utamanya terletak pada konsumsi bahan bakar yang lebih irit dan efisien.

Kekurangan Motor Injeksi Matic

Perawatannya yang lebih praktis, ramah lingkungan, dan mesin pun mudah sekali dinyalakan dalam berbagai kondisi.

Hanya saja, dari semua kelebihannya, tentu ada sejumlah kekurangan pada motor matic injeksi yang perlu untuk Anda pertimbangkan.

Nah, melalui artikel ini, Mas Sena akan berbagi informasi penting terkait dengan kekurangan motor injeksi matic yang perlu Anda ketahui serta langkah pencegahan untuk meminimalisir kekurangannya tersebut.

Kekurangan Motor Matic Injeksi

Dalam beberapa kasus, selain memiliki kelebihan, tentu ada kekurangan pada motor matic bermesin injeksi. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini akan Mas Sena sampaikan beberapa titik kelemahannya yang bisa jadi bahan pertimbangan.

Kelemahan Motor Injeksi

Sistem Kelistrikan Lebih Rentan Alami Kerusakan

Tak bisa dipungkiri bahwa di dalam rangkaian sistem motor matic injeksi, hampir semuanya didominasi oleh sistem operasi kelistrikan.

Hal itu tak lepas dari penggunaan sensor yang terkomputerisasi melalui algoritma yang telah dirancang pada motor matic itu sendiri.

Jika ada satu kabel atau satu sistem rangkaian yang mengalami kerusakan maka hampir semua sistem pun juga akan mengalami kerusakan.

Oleh karenanya, untuk mencegah hal itu, sebaiknya selalu rutin mengecek kondisi sistem kelistrikan motor matic. Mulai dari aki, sistem kabel, sekring, dan juga ECU motor.

Tindakan seperti ini akan jauh lebih efektif sebagai upaya preventif guna meminimalisir kondisi motor matic yang lebih parah.

Biaya Spare Part yang Mahal

Di sisi lain, kekurangan dari motor matic injeksi biasanya juga terletak pada biaya harga spare part yang lebih mahal ketimbang spare part motor karbu.

Apalagi, jika sistem transmisinya sudah menggunakan CVT otomatis. Maka sudah barang tentu akan banyak komponen yang perlu diganti jika mengalami kerusakan.

Komponen-komponen tersebut memerlukan biaya yang tinggi. Sehingga, terkadang hal ini sedikit menyulitkan bagi sebagian orang, khususnya ketika dalam kondisi budget yang pas-pasan.

Dengan demikian, harga spare part yang mahal seperti ini layaknya menjadi aspek yang sangat perlu untuk Anda pertimbangkan secara mendalam sebelum memutuskan membeli motor matic injeksi.

Belum lagi dengan stok yang mungkin saja terbatas dan harus inden terlebih dahulu bila belum ada stoknya.

Kelemahan Motor Matic Injeksi

Biaya Perbaikan Mahal

Tak hanya harga spare part-nya saja, bahkan biaya untuk perbaikan motor matic injeksi pun juga terbilang sangat mahal dibandingkan motor karbu (non injeksi).

Ini tak lepas dari proses atau prosedur perbaikannya yang memang jauh lebih rumit ketimbang motor sistem karbu dengan transmisi manual.

Selain itu, tenaga ahlinya pun juga mungkin terbatas. Karena, hanya beberapa saja yang memahami kondisi dan letak permasalahan pada motor matic bila terjadi kerusakan.

Dari fakta ini pun Anda sebaiknya juga turut mempertimbangkannya. Yang mana, Anda harus benar-benar bisa merawat dengan tepat untuk mencegah sekaligus meminimalisir kerusakan. Mengingat, biaya untuk perbaikannya yang terbilang cukup mahal.

Ini tentu menjadi salah satu kekurangan injeksi pada motor matic yang sangat perlu untuk Anda perhatikan.

Area Service Terbatas

Kemudian faktor lain yang menjadi titik kelemahan motor matic injeksi adalah area service-nya yang terbatas.

Bukan tanpa alasan mengingat tak semua bengkel mampu menangani motor dengan sistem injeksi.

Kondisi atau fakta tersebut juga tak lepas dari faktor belum semua bengkel memiliki alat khusus untuk memeriksa mesin injeksi yang banyak memiliki sensor elektronik nan begitu rumit.

Tak hanya itu, kalaupun sudah sangat parah, perbaikan motor matic injeksi pun juga membutuhkan waktu yang lebih lama. Bahkan, bisa sampai 5 hari jika memang kerusakannya memang benar-benar sudah parah.

Oleh karenanya, dibalik kelebihannya tersebut, tentu kelemahan yang satu ini juga patut untuk Anda pertimbangkan secara lebih mendalam juga. Karena, juga akan menimbulkan resiko ke depannya bila memang area service-nya terbatas, khususnya di kawasan pedesaan.

Aki Motor Matic Injeksi Mudah Ngedrop

Lalu, aspek lain yang menjadi nilai minus dari motor injeksi matic yakni terletak pada akinya yang dikenal mudah sekali mengalami drop.

Namun, hal itu wajar saja. Karena, hampir semua sistem operasi pada motor matic injeksi memerlukan daya dari aki. Sehingga, aki yang mudah ngedrop seperti ini menjadi hal yang lumrah.

Masalahnya, kebanyakan motor matic injeksi sekarang menggunakan aki kering. Jadi, jika aki sudah ngedrop atau soak maka Anda harus mengganti dengan aki yang baru.

Harganya pun juga tidak murah. Berada di kisaran Rp 200 ribuan hingga Rp 400 ribuan. Tergantung daya dan kualitas merk aki itu sendiri.

Hanya saja, di sini Mas Sena sarankan bila memang sudah waktunya mengganti aki maka Anda sebaiknya memilih aki kering rekomendasi dari pabrik atau aki kering yang sudah memiliki merk.

Mengingat, biasanya aki rekomendasi dari pabrik tersebut memiliki kualitas yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan daya pada motor matic. Meskipun, biasanya harganya jauh lebih mahal dari aki kering ‘biasa’.

Harga Jual Second Mudah Anjlok

Bila Anda punya rencana ke depan untuk menjual motor matic injeksi maka Anda patut untuk memperhitungkan pasaran harganya.

Sebab, harga motor matic injeksi, bila Anda jual kembali biasanya harganya akan jauh turun drastis dibandingkan motor bermesin karbu.

Kondisi ini tentu tak lepas dari keadaan motor matic itu sendiri yang saat dijual dalam kondisi yang tentu memerlukan perbaikan lebih mendalam.

Maka dari itu, tak heran jika harga jualnya akan merosot dikurangi oleh biaya perbaikan ke depan jika terjadi kerusakan sewaktu-waktu.

Maka oleh sebab itu, dalam hal ini Anda juga harus benar-benar memperhitungkan dan bersiap akan segala konsekwensinya.

Perawatan Motor Matic Injeksi

Jika menelaah dari beberapa penjelasan informasi di atas, jelas sudah jikalau motor matic injeksi memang memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dijadikan bahan pertimbangan. Khususnya bagi Anda yang ingin membeli motor matic injeksi.

Dengan adanya informasi di atas, setidaknya Anda lebih bisa memperhitungkan segala aspek ke depan terkait dengan kekurangan motor matic yang agaknya memang lebih didominasi pada soal biaya perbaikan dan harga spare part nan mahal.

Namun, semuanya kembali kepada Anda. Dengan mempertimbangkan kekurangan tersebut, tentu Mas Sena harap Anda bisa jauh lebih cermat dalam memilih motor/.

Semoga, informasi terkait dengan kekurangan motor injeksi matic di atas bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk teman-teman semua. Sekian dan sampai berjumpa lagi.

Bagan