Radiator Mobil Cepat Habis? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

faktor yang menyebabkan air radiator pada mobil sering berkurang dalam waktu cepat yang bisa jadi sebagai indikasi adanya masalah di sektor radiator.

Radiator Mobil Cepat Habis – Memiliki peran penting, tentu saja menjaga atau merawat sektor radiator mobil adalah aspek yang wajib dilakukan para pemiliknya.

Bukan tanpa sebab mengingat radiator berfungsi sebagai komponen yang bertugas menstabilkan atau menurunkan suhu panas dalam mesin.

Oleh karenanya, tak heran jika perawatan radiator pun sangat perlu untuk dipahami oleh para pemiliknya.

Apalagi, tak jarang jika komponen radiator pada mobil ini seringkali mengalami berbagai masalah. Seperti radiator mobil cepat habis atau berkurang.

Air Radiator Mobil Cepat Habis

Tentu saja, kondisi seperti ini sangat perlu untuk untuk dipahami dan diwaspadai. Sebab, sewaktu-waktu, tak menutup kemungkinan kerusakan radiator menjangkiti mobil Anda.

Khususnya bagi Anda yang sedang mengalami kondisi dimana radiator mobil Anda tengah mengalami penurunan air secara drastis tanpa sebab yang jelas.

Nah, guna menjaga hal tersebut, sebaiknya Anda perlu mengenal apa saja yang menjadi penyebab kondisi radiator mobil cepat habis. Berikut Mas Sena akan menjabarkannya secara lebih mendalam.

Penyebab Radiator pada Mobil Mudah Habis

Sebagaimana kita ketahui bahwa pentingnya menjaga dan merawat sektor komponen mobil merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Salah satunya yakni menjaga radiator pada mobil dengan mengenali apa saja faktor penyebab radiator mobil cepat sekali mengalami penurunan kapasitas.

Air Radiator Berkurang Wajar

Kerusakan pada Tutup Radiator Mobil

Biasanya, tak menutup kemungkinan bahwa air radiator dalam mobil yang cepat habis dikarenakan kerusakan pada tutup radiator mobil.

Dengan kata lain, tekanan pada tutup radiator mobil sudah mulai melemah. Sehingga, kondisi seperti ini sangat mudah memicu air dalam radiator akan mengalir lebih cepat menuju tabung cadangan, bahkan sebelum pressure valve terbuka.

Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk selalu mengecek kondisi tutup radiator pada mobil Anda. Bisa jadi tutup tersebut yang memicu cepat berkurangnya air radiator pada mobil tersebut.

Salah satu langkah untuk mengatasinya tentu Anda harus mengganti karet tutup radiator dengan yang baru.

Hanya saja, jika memang kondisi tutupnya masih normal dan tidak mengalami kerusakan, kemungkinan kebocoran air radiator ini dipicu oleh faktor lain.

Adanya Kebocoran di Area Waterpump

Perlu untuk Anda ketahui bahwa dalam rangkaian radiator mobil, ada komponen yang bernama water pump.

Dimana, waterpump ini memiliki fungsi sangat penting guna memberikan tekanan atau memompa sirkulasi air yang ada di dalam mesin mobil.

Bila terindikasi adanya kerusakan di sektor komponen tersebut, tentu saja bakal membuat volume air radiator berkurang dengan drastis.

Lebih parahnya, kebocoran yang dipicu karena kerusakan water pump tersebut akan membuat air radiator mengalir keluar dengan deras.

Maka, sangat disarankan untuk segera memperbaikinya jika memang sudah pasti masalahnya bersumber dari water pump ini.

Sebab, bila dibiarkan saja maka membuat mesin mengalami kondisi suhu yang panas. Dengan begitu, mobil lebih cepat mengalami overheat.

Di sisi lain, pada umumnya kerusakan komponen ini dikarenakan usia pemakaiannya yang terlampau tua dan terkena rendaman air sehingga membuatnya keropos dan berkarat.

Mengurasi air radiator dua bulan sekali adalah cara terbaik untuk mencegah kebocoran yang membuat radiator mobil cepat habis.

Bahkan, dengan melakukan pengurasan secara rutin, sudah barang tentu akan mengurangi pengendapan karat.

So, jangan ragu dan selalu pastikan untuk mengetahui kondisi terkini air radiator agar nantinya ke depan tidak ada masalah serius yang diakibatkan karena kendala radiator ini.

Kebocoran pada Area Sirip Radiator

Di samping itu, bisa juga faktor penyebab lain yang membuat air radiator mobil cepat habis, tak menutup kemungkinan adanya rembesan air di bagian sirip radiator.

Umumnya, kebocoran pada sektor sirip ini memang sulit untuk dideteksi dan dipastikan. Sehingga, sulit untuk memastikan apakah sirip radiator mobil masih normal atau sudah terindikasi terjadi kebocoran.

Apalagi, rembesan air pada sirip radiator mobil ini juga mudah kering atau menguap sebelum air menetes. Jadi, untuk memastikannya, Anda perlu memperhatikan detailnya.

Namun, untuk mencegah kebocoran pada sirip radiator, ada baiknya Anda selalu melakukan penggantian secara berkala dan rutin guna meminimalisir terjadinya rembesan air radiator yyang keluar melalui sirip ini.

Tanda Air Radiator Mobil Habis

Selang Radiator Mobil Renggang

Faktor pemicu lain yang membuat air radiator cepat mengalami penurunan cairan juga bisa dipicu karena adanya celah pada bagian selang yang terpasang pada radiator.

Adanya kerenggangan di bagian selang ini, tentu saja dipastikan akan membuat air mudah keluar dari celah antara selang dan besi radiator.

Penyebab selang bisa renggang biasanya karena pemasangannya yang kurang presisi dan tidak pas. Sehingga, memberikan sedikit celah yang membuat air radiator keluar.

Untuk mengatasi masalah seperti ini, tentu saja Anda harus merapatkan selang pada radiator agar tak terjadi celah yang membuat kebocoran pada radiator.

Akan tetapi, jika masalahnya belum bisa teratasi, kemungkinan ada penyebab lain yang perlu untuk Anda teliti kembali.

Tutup Output Radiator Kurang Rapat

Bisa jadi, penutup keluaran atau output radiator yang tidak rapat adalah penyebab air dalam radiator mobil cepat menurun.

Kondisi ini memang jarang terjadi namun sangat dimungkinkan sekali karena jika penutupnya tidak rapat, bisa dipastikan air radiator akan merembes keluar yang menyebabkan volumenya pun mengalami penurunan secara perlahan.

Anda bisa melakukan pengecekan secara mandiri dengan melihat bagaimana kondisi kerapatan pada tutup output radiator ini.

Bisa juga dengan mengecek saat service rutin dengan meminta mekanik untuk melihat kondisi bagian penutup keluaran radiator mobil ini.

Adanya Partikel Tajam dalam Radiator

Selain itu, penyebab lain yang sangat sulit dideteksi namun bisa menjadi pemicu utama kebocoran pada radiator mobil adalah adanya partikel yang tercampur di dalam cairan radiator.

Dimana, partikel tersebut memiliki sudut yang tajam. Sehingga, dimungkinkan partikel tersebut menekan bagian selang yang membuatnya berlubang kecil.

Dengan begitu, maka secara otomatis, air radiator akan merembes keluar melalui celah kecil akibat dari gesekan pada bagian selang.

Jadi, ada baiknya Anda selalu menguras air radiator secara rutin. Paling tidak 2 bulan sekali untuk memastikan atau membuang jika memang disinyalir ada partikel yang terkandung di dalam cairan radiator mobil.

Mobil Mogok Karena Air Radiator Habis

Selain beberapa faktor penyebab di atas, satu yang tak bisa Anda lupakan adalah penggunaan cairan radiator.

Usahakan untuk selalu menggunakan coolant khusus untuk radiator mobil. Bukan air mineral ataupun air AC.

Karena, air biasa akan memicu munculnya korosi yang berakibat pada kebocoran pada beberapa bagian dalam rangkaian radaitor. Sehingga, akibat dari korosi tersebut maka air mudah keluar.

Belum lagi dengan kandungan klorin dalam air biasa yang sangat berpotensi memicu karat air yang sangat berpotensi memicu endapan kerak yang mana akan berakibat pada kondisi arus air radiator yang tak mampu mengalir deras.

Nah, itu tadi beberapa faktor penyebab air radiator mobil cepat habis. Semoga bisa menjadi artikel yang bermanfaat bagi teman-teman sekalian.

Bagan