Tanda Motor Harus Turun Mesin yang Wajib Diketahui

Ciri-ciri motor sudah harus turun mesin dan penyebabnya

Tanda Motor Harus Turun Mesin – Sebagai pemilik kendaraan bermotor, tentu saja harus memahami bagaimana cara perawatan dengan benar. Hal ini ditujukan untuk menjaga performa sekaligus kualitas dari motor itu sendiri.

Salah satu bentuk perawatan motor adalah dengan selalu melakukan service rutin di bengkel resmi secara berkala sesuai jarak yang telah ditentukan. Namun, ada satu hal yang perlu diketahui bahwa akan ada masanya motor turun mesin.

Tentu saja, tanda motor harus turun mesin ini sangat jarang dikenali dan dipahami oleh kebanyakan para pemiliknya. Padahal, turun mesin merupakan siklus yang pasti dilalui oleh setiap kendaraan, termasuk dalam hal ini kendaraan bermotor.

Tanda Motor Harus Turun Mesin

Maka dari itu, diperlukan pengetahuan mengenai ciri-ciri maupun tanda motor harus turun mesin sebagai informasi agar Anda bisa langsung melakukan tindakan. Umumnya, ciri harus turun mesin bisa dilihat dari knalpot yang mulai mengeluarkan asap putih.

Akan tetapi, ciri motor sudah waktunya turun mesin tidak hanya itu. Banyak sekali tanda lain yang mungkin belum Anda kenali yang sangat perlu dipahami karena kendala pada mesin motor, meski volume masalahnya kecil namun bisa saja itu pertanda bahwa sudah harus melakukan turun mesin.

Nah, dikarenakan hal ini sangat penting maka Mas Sena akan berbagi informasi mengenai tanda motor harus turun mesin. Yuk, kita simak bersama.

Penyebab Motor Turun Mesin

Ada beberapa alasan yang menjadi penyebab motor turun mesin yang perlu Anda pahami terlebih dahulu. Berikut beberapa faktor penyebabnya.

Ciri CiriMotor Harus Turun Mesin

Telat Ganti Oli

Penyebab motor turun mesin yang pertama adalah telat melakukan penggantian oli mesin. Padahal, keberadaan oli sendiri sangat penting mengingat berperan sebagai pelumas bagian-bagian mesin dan mengurangi resiko gesekan-gesekan dalam motor.

Selain itu, kegunaan oli mesin juga sebagai pendingin untuk mencegah terjadnya overhat. Maka dari itu, jika telat ganti oli maka sangat dimungkinkan sekali mesin motor cepat rusak sehingga diwajibkan turun mesin.

Tidak Pernah Service Rutin

Selain itu, tidak pernah melakukan service secara rutin juga jadi penyebab motor turun mesin. Pasalnya, service rutin adalah kebutuhan primer bagi si motor agar kondisinya tetap dalam keadaan prima.

Service rutin diperlukan guna membersihkan ruang pembakaran dari kerak, penggantian oli serta penyetelan ulang komponen-komponen mesin. Sehingga, jika ini dilakukan rutin maka akan membuat kondisi motor tetap terjaga dan jauh lebih awet.

Sering Menggeber Gas Motor

Hal ini tentu menjadi salah satu penyebab motor turun mesin. Karena, dengan menggeber gas motor melewati batas maksimum dan dilakukan secara sering maka akan memicu kerusakan pada sparepart mesin sehingga akan membuat motor turun mesin.

Tidak Pernah Cek Air Radiator

Di sisi lain, yang jadi penyebab motor turun mesin adalah tidak pernah melakukan pengecekan terhadap air radiator.

Padahal, air radiator sendiri berperan penting dalam menjamin kondisi suhu mesin agar tidak overheat.

Jika air radiator tidak eprnah dicek atau diganti maka meisn menjadi sering kepanasan (overheat) sehingga memicu turun mesin.

Tanda Motor Harus Turun Mesin

Di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri atau tanda motor harus turun mesin yang harus Anda ketahui dan pahami. Berikut ulasannya.

Tanda Turun Mesin Pada Motor

Knalpot Mengeluarkan Asap Putih

Pertama, jika motor Anda mengeluarkan asap putih melalui knalpot maka hal itu merupakan salah satu tanda motor harus turun mesin.

Asap yang keluar tersebut merupakan ciri jika oli yang ikut terbakar. Sehingga, diperlukan antisipasi dengan cara segera melakukan pengecekan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

Motor Mulai Susah Dinyalakan

Jika terjadi mesin yang sering sulit dinyalakan, itu tanda motor harus turun mesin. Karena, oli yang masuk dalam ruang pembakaran maka akan memicu busi yang lembab dan basah sehingga sistem pembakaran akan menjadi terganggu.

Jika ini terjadi dan Anda sudah mengecek businya maka sebaiknya segera ganti busi dengan yang baru. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kegagalan saat menstarter.

Mesin Mulai Mengeluarkan Suara yang Kasar

Di sisi lain, tanda motor harus turun mesin adalah munculnya suara kasar yang bersumber dari gerak mesin.

Umumnya, suara kasar yang terjadi seperti ini dipicu karena kehabisan oli yang membuat gesekan antar komponen mesin menjadi kasar.

Untuk menanggulanginya, maka sebaiknya rutin melakukan service ke bengkel resmi dan rutin melakukan penggantian oli.

Tenaga Motor Terasa Berat

Kemudian, jika Anda merasa tenaga motor terasa begitu berat walau sudah digas semaksimal mungkin maka itu juga jadi salah satu tanda motor harus turun mesin. Apalagi, jika kondisi ini terjadi lebih dari sekali.

Perlu diketahui bahwa kondisi motor yang kurang bertenaga seperti ini dimungkinkan karena blok mesin tergesek dan membekas baret sehingga membuat kompresi pada motor mengalami kebocoran.

Kondisi seperti itu sangat berpengaruh pada besaran tenaga motor yang dikeluarkan. Dengan begitu maka sudah sepantasnya bila kondisi ini terjadi, Anda sesegera mungkin untuk bersiap melakukan pemeriksaan mendalam ke bengkel handal untuk dicek kondisinya.

Bila memungkinkan masih bisa beroperasi maka motor Anda belum waktunya turun mesin. Namun, jika sudah waktunya tentu saja turun mesin adalah satu hal yang harus Anda lakukan.

Busi Sering Cepat Mati

Ciri-ciri atau tanda motor harus turun mesin adalah bisa terindikasi dari seringnya busi mati padahal baru diganti/dalam kondisi baru.

Hal ini tak lain disebabkan karena oli naik ke ruang pembakaran lalu ikut terbakar bersama bahan bakar. Kadang tidak cukup hanya terus-terusan ganti busi. Mengingat akan ada waktunya untuk persiapan turun mesin.

Umumnya, kondisi seperti ini dialami oleh motor yang sudah tua. Untuk mengatasinya, salah satu caranya yakni bersiaplah untuk pergi ke bengkel.

Mesin Sering Mengalami Kendala

Selain itu, kondisi mesin yang sering bermasalah, seperti kebocoran oli, mesin ngadat, atau pun sering terjadi suara aneh tentu saja hal itu sebuah ciri jelas bahwa motor sudah harus masuk ke jalur turun mesin.

Tanda motor harus turun mesin seperti ini adalah tanda yang paling jelas dan wajar mengingat memang ada batas waktu di mana harus ada proses turun mesin.

Jika hal ini terjadi maka sebaiknya Anda sesegera mungkin melakukan pengecekan dan membawanya ke bengkel yang khusus menangani turun mesin.

Pertanda Motor Harus Turun Mesin

Apabila mengacu dari beberapa informasi mengenai tanda motor harus turun mesin di atas, tentu saja ciri-ciri yang pertama yang bisa dikenali adalah keluarnya asap putih yang menandakan adanya kebocoran di sistem pembarakan.

Maka dari itu, tak heran jika diperlukan sebuah langkah konkrit untuk mengatasi atau pun menekan kerusakan motor yang terjadi akibat sudah waktunya turun mesin.

Akan tetapi, satu hal yang jelas dan pasti bahwa baik-buruknya kondisi motor, tergantung dari persentase Anda dalam merawat sekaligus menjaga performanya secara rutin.

Nah, itulah tadi beberapa penjelasan mengenai tanda motor harus turun mesin. Semoga informasi tersebut bisa menjadi referensi yang jadi manfaat untuk kawan-kawan semua.

Bagan