Tarikan Motor Terasa Berat saat Di Gas? Berikut Penyebanya

Menjelaskan beberapa penyebab tarikan pada motor terasa berat atau ngeden yang perlu diketahui

Penyebab Tarikan Motor Terasa Berat – Motor Anda terasa berat saat digas? Tentu itu merupakan sebuah indikasi bahwa kondisi motor memerlukan perawatan yang lebih intensif.

Apalagi, usia motor Anda sudah lebih dar 10 tahun penggunaan. Tentu saja, kondisi ini wajar jika terjadi.

Namun, kondisi seperti itu terkadang tidak diketahui oleh banyak orang atau justru mungkin tak banyak yang belum mengetahui penyebabnya.

Penyebab Tarikan Motor Terasa Berat

Padahal, banyak sekali penyebab tarikan motor terasa berat yang bisa dipicu karena adanya masalah pada beberapa komponen vital. Yang bila dibiarkan saja, ini akan memicu kerusakan yang lebih parah.

Karena, ada beberapa pemicu yang membuat masalah pada tarikan gas motor ini. Sehingga, tentu ada faktor yang perlu Anda ketahui sebagai upaya untuk jaga-jaga.

Nah, buat Anda yang penasaran, berikut Mas Sena akan berbagi informasi mengenai beberapa penyebab tarikan motor terasa berat. Yuk, kita simak detail lengkapnya.

Penyebab Tarikan Motor Terasa Berat

Berikut adalah faktor pemicu atau penyebab tarikan motor terasa berat pada saat digas. Antara lain sebagai berikut.

Tarikan Motor Berat

Penggantian Oli Kurang Teratur

Hal pertama yang memicu masalah pada tarikan gas motor adalah penggantian oli yang tidak teratur. Terutama oli mesin motor.

Pasalnya, oli berperan penting sebagai pelumas mesin motor. Jika kondisi oli sudah menurun kualitasnya maka proses pelumasan tidak akan sempurna.

Dengan begitu sudah barang tentu mesin akan mengalami gesekan yang keras sehingga memicu keausan antar komponen.

Ini yang menyebabkan tarikan kurang lancar atau berat dikarenakan gesekan pada mesin yang tidak lancar.

Bahkan, suhu mesin yang panas dikarenakan pelumasan oli yang kurang sempurna, bisa berpotensi memicu tarikan gas yang sangat berat.

Maka dari itu, teraturlah dalam mengganti oli mesin supaya kondisi motor Anda terasa lebih enteng dan ringan ketika digas.

Namun, dalam penggunaan oli mesin, pilihlah oli yang berkualitas. Yakni, oli yang direkomendasikan oleh pabrik untuk menjamin ketahanan mesin agar menjadi lebih maksimal dan tidak mudah panas serta memiliki gerak yang responsif untuk menghasilkan tarikan lebih kencang.

Kerusakan pada Busi Motor

Hal lain yang menyebabkan tarikan gas motor terasa sangat berat juga bisa dipengaruh oleh kondisi busi.

Busi yang sudah rusak atau pemakaiannya sudah lama memiliki potensi pembakaran yang kurang sempurna. Sehingga, membuat pengapiannya pun tidak maksimal.

Yang lebih parah, ketika pengapian tidak sempurna, motor yang digas pun menjadi terasa sangat berat sekali.

Untuk itu, selalu cek rutin kebersihan busi motor Anda. Bersihkan busi secara teratur, terutama di bagian kepalanya dari kotoran atau endapan oli yang menempel.

Jika memang sudah berumur maka ganti dengan busi baru yang berkualitas, bukan busi imitasi atau abal-abal. Karena, kondisi busi yang sempurna sangat bermanfaat sekali dalam proses pengapian yang mana otomatis akan berpengaruh pada tarikan gas lebih gahar.

Masalah pada Karburator

Di sisi lain, motor yang masih menggunakan sistem karbu, tentu saja karburator bisa menjadi pemicu terjadinya masalah tarikan gas berat.

Dalam kasus ini, sebenarnya karburator pada motor yang khusus karbu memang menjadi komponen yang patut mendapat perhatian lebih.

Komponen ini tidak boleh kemasukan air dan bagian spuyer-nya pun harus selalu dijaga kebersihannya.

Hanya saja, tak jarang ketika mencuci motor, dikarenakan menyiram air terlalu banyak bisa saja airnya masuk ke bagian karburator. Jika hal ini terjadi maka nantinya tarikan motor menjadi berat.

Bukan tanpa alasan, mengingat dalam soal ini, karburator hadir dengan perannya sebagai pencampuran bahan bakar dan udara yang sangat dibutuhkan oleh mesin. Dengan begitu maka karburator ini tidak boleh terhalang saat terjadi proses pencampuran.

Untuk menangani hal tersebut, usahakan untuk melakukan service rutin. Karena, pada saat service, biasanya bapak mekain akan turut serta bagian-bagian yang terkena air atau kotoran pada kaburator ini.

Gas Motor Berat

Kondisi Rantai/V-belt yang Rusak/Aus

Kemudian, faktor lain yang memiliki potensi pada tarikan motor terasa berat, bisa dipicu karena ada masalah pada sektor rantai atau v-belt.

Kenapa demikian? Perlu diketahui bahwa daya mesin yang diproduksi dari sektor dalam nantinya akan diteruskan dari roda belakang menggunakan rantai dan v-belt.

Nah, jikalau pada kedua komponen tersebut mengalami masalah, misalnya aus maka akan membuat tarikan terasa sangat berat sekali.

Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk selalu memastikan Anda mengganti rantai dan juga v-belt jika sudah waktunya.

Cara ini juga sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya mesin mogok atau terkunci. Apalagi, rantainya yang sangat berpotensi mengalami patah atau retak dan kendor.

Maka dari itu, pastikan bahwa rantai maupun v-belt masih dalam kondisi normal. Jika sudah usang, sebaiknya diganti dengan yang baru.

Ada Kotoran di Bagian Kepala Silinder

Selain itu, perlu Mas Sena sampaikan bahwa penyebab tarikan motor terasa berat, bisa dipengaruhi oleh adanya kotoran pada kepala silinder.

Biasanya, kotoran maupun sisa kerak akibat dari proses pembakaran yang menyebabkan kepala silinder menjadi kotor.

Tak hanya itu saja, bahkan kondisi seperti ini juga sangat berpengaruh pada suhu mesin yang menjadi lebih panas. Sehingga, Anda perlu untuk mengecek dan membersihkannya secara rutin.

Untuk mengatasi kepala silinder yang kotor, harus membongkar bagian head untuk membersihkan kotoran atau kerak yang menempel pada bagian tersebut dengan menggunakan amplas kasar ataupun sekrap.

Jika kesulitan, Anda bisa meminta kepada tukang mekanik bersamaan ketika motor diservice rutin.

Sering Bermain Gas

Nah, masalah lain yang biasanya memicu kondisi tarikan motor yang berat, umumnya dikarenakan gas yang sudah mulai doll.

Maksudnya, kondisi gas dengan mesin mulai tidak sesuai. Mengingat, sering dimainkan terutama saat melewati jalanan menanjak.

Hal ini memang menjadi masalah bagi motor Anda, khususnya di sektor mesin yang tentu saja akan terasa sangat berat ketika gas ditarik.

Maka dari itu, untuk mencegahnya, hindari bermain gas atau menggeber gas, apalagi saat motor sedang menanjak. Dikhawatirkan bakal berpengaruh pada tarikan mesin yang lemah/loyo.

Bahkan, bila dilakukan secara menerus dengan intensitas tinggi maka akan berpengaruh pula pada bagian seker yang menjadi rusak.

Tarikan Motor Ngeden

Oke kawan, itulah tadi beberapa faktor yang menjadi penyebab tarikan motor terasa berat pada saat digas. Sehingga, tentu hal tersebut akan membuat kenyamanan dalam berkendara menjadi berkurang, apalagi jika melewati jalanan yang menanjak.

Di sisi lain, beberapa penyebab di atas adalah faktor yang umumnya terjadi. Maka, tak menutup kemungkinan ada beberapa faktor lain di luar dari yang Mas Sena sebutkan di atas.

Nah, demikian tadi ulasan otomotif mengenai pemicu atau penyebab tarikan motor terasa sangat berat yang dipicu oleh beberapa faktor, terutama dari bagian permesinan. Semoga, artikel ini bisa menjadi sumber informasi yang bermanfaat dan informatif. Sampai berjumpa kembali di lain kesempatan.

Bagan