Tips Jual Motor Bekas yang Aman dan Untung

Cara menjual motor bekas dengan tips yang aman dan menguntungkan

Cara Jual Motor Bekas – Pasar motor bekas tampaknya masih memancing perhatian banyak orang. Sehingga, tak heran jika segmen motor second pun tetap bertahan di pasar otomotif nasional.

Harga murah dan bisa ditawar sesuai budget menjadi salah satu alasan utama kenapa banyak orang lebih memilih membeli motor bekas dibanding motor baru.

Oleh karena itu, tak heran jika ada banyak para penjual motor bekas yang menjadikannya sebagai ladang bisnis.

Tips Jual Motor Bekas

Akan tetapi, dengan persaingan yang begitu kompetitif, bila Anda ada rencana untuk menjual motor bekas, tentu diperlukan beberapa tips dan trik agar motor bisa cepat terjual dan tentunya tak membuat Anda merugi.

Memang, sebagian orang akan menjualnya ke dealer motor second dengan harga murah mengingat lebih cepat laku. Namun, Anda sebenarnya bisa menjualnya kembali dengan harga yang sedikit lebih mahal.

Oleh karena itu, Anda perlu menerapkan beberapa rangkaian tips dalam menjual motor second Anda. Apa saja itu?

Simak saja tips jual motor bekas yang menguntungkan dan aman sebagaimana yang akan Mas Sena jelaskan pada rangkaian segmen berikut ini.

Tips Jual Motor Bekas

Di dalam prosesnya, memang menjual motor bekas itu gampang-gampang susah. Namun, Anda tak perlu khawatir. Karena, ada tips yang cukup efektif untuk menjual motor bekas Anda dengan harga pasaran yang lebih tinggi ketimbang Anda menjualnya ke dealer motor second.

Menjual Motor Second

Survey Harga Pasaran Motor

Langkah pertama saat Anda akan menjual motor bekas, sebaiknya Anda melakukan survey analisa harga pasaran.

Hal ini perlu dilakukan untuk mempertimbangkan berapa harga jual dari motor yang hendak Anda akan jual tersebut.

Jangan sampai harga jualnya melebihi dari harga pasaran yang ada. Karena, nantinya bisa jadi akan merusak harga pasar atau justru motor Anda tak akan laju dijual.

Pastikan patokan harga motor yang akan Anda tawarkan berada di nominal standar harga pasaran. Jika motor dalam kondisi normal dan tak ada masalah, Anda bisa sedikit mematok harga tinggi sesuai pasaran.

Dengan mendasarkan atas harga pasaran maka Anda pun akan lebih mudah menentukan harga dari motor second yang Anda jual.

Pastikan Kondisi Motor Normal dan Surat Lengkap

Kemudian, sebelum Anda mulai menginklankan atau menawarkan motor, sebaiknya Anda cek terlebih dahulu beberapa hal.

Seperti kelengkapan surat STNK dan BPKB. Pastikan STNK tercatat selalu bayar pajak dan BPKB tersedia agar motor Anda layak jual.

Sementara itu, untuk menaikkan harga jualnya, Anda harus memastikan juga bahwa motor Anda dalam keadaan normal tanpa ada masalah.

Cek bagian mesin dan rangkaian kelistrikan. Apalagi jika motor tersebut adalah motor matic yang sudah barang tentu didominasi oleh sistem kelistrikan.

Selain itu, lakukan pemanasan mesin motor berkala untuk memastikan kondisi mesin dalam performa baik sekaligus menjaga arus listrik tetap terjaga.

Lalu, jangan lupa untuk memoles bodi motor. Jika ada goresan kecil, itu wajar. Tapi, bila ada keretakan atau goresan besar maka Anda perlu untuk memolesnya agar tampil lebih baik.

Tawarkan di Situs Marketplace

Jika surat-surat sudah lengkap dan kondisi motor sudah siap dan layak jual maka selanjutnya Anda harus memasarkannya.

Yakni dengan menawarkannya melalui situs marketplace terpercaya. Karena, cara ini lebih efektif dalam menyentuh akses konsumen.

Mengingat, saat ini banyak konsumen yang lebih cenderung mencari info motor second melalui media internet. Baik media sosial maupun situs marketplace.

Untuk situs marketplace, Anda bisa memilih situs resmi terpercaya dengan menggunakan fitur premium agar potensi motor Anda terjual lebih besar.

Namun, guna lebih membuka peluang motor Anda dilihat di pasaran maka Anda bisa menawarkan atau mengupload foto motor ke media sosial, seperti Facebook dan Instagram.

Tentu saja, langkah ini sebagai langkah awal dalam pemasaran motor second Anda dengan memanfaatkan media internet sebagai jalan untuk mengenalkan motor bekas Anda kepada calon konsumen.

Cara Memasarkan Motor Bekas

Gunakan Konten Artikel Menarik

Selain memasang foto iklan motor, Anda juga perlu memberikan penjelasan berupa konten artikel terkait deskripsi motor tersebut.

Sebisa mungkin, jangan menggunakan kata atau kalimat monoton. Namun, lebih kepada tulisan persuasif agar konsumen berminat, paling tidak punya rasa penasaran terhadap produk motor bekas yang hendak Anda jual.

Langkah ini lebih kepada upaya strategi marketing standar untuk menarik daya tarik konsumen agar merasa penasaran terhadap motor Anda.

Berikan review kelebihan motor Anda beserta kekurangannya secara jujur. Akan tetapi, usahakan dalam mendeksripsikan kekurangan, menggunakan bahasa tulisan yang secara tak langsung justru memberikan kesan kelebihan motor.

Misalnya, kekurangan motor Anda terletak pada jarak speedometer yang tinggi karena penggunaan. Namun, di kalimat selanjutnya, tulis kalimat yang berisikan bahwa meski motor digunakan dengan intensitas tinggi namun kondisi aki dan mesin tetap terjaga dan kuat.

Dari itu, akan ada kesan bahwa di lain kekurangannya motor bekas tersebut memiliki kelebihan berupa daya tahannya yang tetap awet.

Tawarkan kepada Rekan atau Keluarga

Selanjutnya, untuk menggapai pasar lebih luas, Anda bisa mencoba untuk menawarkan motor bekas tersebut kepada rekan Anda maupun keluarga.

Bisa jadi, ada teman dari salah satu rekan atau keluarga Anda yang membutuhkan motor tersebut. Sehingga, peluang motor bekas Anda terjual menjadi lebih terbuka.

Anda juga bisa meminta tolong kepada orang lain untuk menjualkan motor tersebut dengan memberikan janji akan memberikan sedikit komisi bila motor terjual.

Jangan Gunakan Motor saat Akan Dijual

Jika Anda berniat menjual motor bekas Anda, sebaiknya jangan menggunakannya sebagai transportasi pribadi. Apalagi jika digunakan untuk berkendara menempuh jarak jauh.

Langkah seperti ini tentu saja menjadi bagian guna menjaga agar performa motor tetap dalam kondisi yang bagus saat sewaktu ada pembeli yang hendak mengecek dan melihat kondisi motor Anda.

Cukup dengan memanaskan motor setiap hari saat pagi hari selama kurang lebih 3 hingga 5 menit saja untuk menjaga agar oli terus bergerak melumasi tiap bagian sekaligus menjaga arus listrik tetap ada.

Jangan lupa untuk mencopot atau menghilangkan beberapa aksesoris tambahan yang sekiranya tidak perlu. Artinya, sebisa mungkin pastikan motor dalam kondisi standar sebagaimana pabrikannya.

Jual Motor Bekas Agar Cepat Laku

Perlu untuk Anda pahami bahwa dari beberapa tips menjual motor second tersebut, langkah yang paling penting adalah soal pemasarannya.

Usahakan untuk terus melakukan monitoring terhadap iklan yang Anda pasang, baik di situs marketplace maupun akun media sosial.

Karena, pemasaran di sini berhubungan langsung dengan calon konsumen yang hendak membeli motor Anda. So, pastikan selalu bahwa iklan Anda sudah banyak dilihat atau dikunjungi orang meski belum ada yang kontak nomor Anda.

Mas Sena berharap semoga artikel mengenai tips jual motor bekas yang telah diuraikan di atas bisa jadi sumber referensi yang membawa manfaat. Sekian dan sampai berjumpa kembali di lain kesempatan.

Bagan