Tips Menawar Harga Mobil Bekas agar Dapat Harga Murah

Cara menawar harga mobil bekas yang efektif agar bisa mendapat harga yang murah dan sesuai budget

Cara Menawar Harga Mobil Bekas – Buat Anda yang sedang mencari mobil bekas yang murah namun berkualitas, tentu harus memahami trik supaya Anda bisa mendapatkan mobil yang diinginkan.

Ini wajar saja mengingat mobil merupakan aset kendaraan pribadi yang tentunya memiliki banyak manfaat, terutama untuk mendukung aktivitas transportasi.

Maka, Anda cenderung untuk mencari mobil second yang memiliki kualitas jangka panjang namun dengan harga relatif terjangkau.

Hal itu bisa saja terjadi. Hanya saja, satu yang terpenting untuk Anda ketahui saat sedang mencari mobil bekas adalah soal tawar menawar harga.

Tips Menawar Harga Mobil Bekas

Karena, tanpa adanya nego yang tepat dan “cerdas” maka Anda berpotensi mendapat kerugian. Mengingat, seiring berjalannya waktu, harga mobil lambat laun akan menyusut.

So, negosiasi membeli mobil bekas adalah hal penting yang patut Anda kuasai. Setidaknya, Anda bisa “bersilat lidah” dengan penjual agar mendapatkan harga yang cocok. Yakni, harga yang sesuai keputusan bersama antara Anda sebagai pembeli dengan penjual mobil second tersebut.

Nah, berikut ini, ada beberapa trik jitu yang merupakan cara menawar harga mobil bekas secara efektif untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

Cara Menaksir Harga Mobil Bekas

Berikut adalah tips jitu mengenai bagaimana cara negosiasi mobil bekas yang efektif untuk Anda pahami. Yuk, cek detail langkah-langkahnya di bawah ini.

Cara Negosiasi Mobil Bekas

Cari Kekurangan Mobil dengan Test Drive

Hal pertama yang perlu untuk Anda lakukan adalah melakukan tes drive. Dimana, langkah ini untuk mengetahui letak kekurangan dari mobil second yang akan Anda beli.

Perlu diketahui bahwa kondisi mobil yang ada minusnya, itu bisa berpengaruh pada anjloknya harga.

Oleh sebab alasan tersebut, semakin banyak Anda mengenali beberapa kekurangan mobil bekas yang akan Anda beli, tentu bisa berpotensi sebagai cara untuk menekan harga yang ditawarkan oleh penjual.

Misalnya, ketika test driver, kondisi setir mobil ada sedikit getaran yang mana jika setir dilepas maka posisi roda mobil akan berbelok otomatis.

Bila kondisinya seperti itu, maka sangat dimungkinkan sekali Anda harus melakukan spooring ulang dan melakukan balancing ban karena sudah tidak seimbang lagi.

Harga untuk spooring dan balancing pun juga cukup variatif, yaitu di kisaran antara Rp 200 ribuan hingga Rp 450 ribuan. Ini biaya yang harus Anda tanggung ketika akan memperbaiki spooring dan balancing.

Nah, dengan alasan itu, tentu Anda bisa menekan dan bernegosiasi kepada penjual untuk menurunkan harga jual dikarenakan butuh biaya untuk memperbaiki kekurangan yang Anda temui ketika test drive.

Teliti Bagian yang Butuh Biaya Perbaikan Besar

Selain test drive, Anda juga perlu mengecek beberapa bagian yang dirasa memiliki resiko perbaikan dengan biaya tinggi.

Seperti kondisi ban mobil yang sudah tepos atau botak karena biayanya bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan.

Dari sini, Anda bisa meminta penjual untuk menurunkan harganya dengan alasan karena Anda perlu biaya yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki atau mengganti bannya.

Ini bisa Anda jadikan sebagai salah satu “senjata” sebagai upaya persuasif agar penjual mau menurunkan harganya dengan kisaran yang sesuai rentang biaya yang diperlukan.

Hindari Kesan Tertarik

Di satu sisi, Anda juga harus menghindari memberikan kesan bahwa Anda tertarik untuk membeli mobil tersebut.

Dengan reaksi yang Anda perlihatkan tersebut maka penjual akan mempertahankan harga yang ia tawarkan kepada Anda.

Sekalipun mau menurunkan harga, tentu saja penjual tak akan banyak memberikan diskon karena sudah tahu bahwa Anda mulai tertarik untuk membelinya.

Dari hal ini, tentu saja ini bisa menjadi peluang bagi penjual ketika bernegosiasi dengan Anda.

Cara Nego Mobil Bekas

Coba Ajak Penjual untuk Melakukan Inspeksi

Satu lagi yang menjadi tips menawar mobil bekas yang bisa Anda lakukan, yakni dengan mengajak penjual untuk melakukan inspeksi mobil.

Saat ini, cukup banyak portal jual-beli mobil yang menawarkan jasa inspeksi mobil. Jadi, Anda tak perlu bingung.

Hal ini tentu akan memastikan bahwa kondisi mobil memang benar-benar dalam keadaan yang normal atau rusak. Artinya, cara ini untuk memastikan apakah penjual menyembunyikan sesuatu kerusakan atau tidak.

Jika penjual memberikan penolakan, itu berarti bahwa ada kemungkinan memang mobil bermasalah atau bisa jadi mobilnya baik-baik saja namun si penjual enggan menggunakan pelayanan inspeksi mobil.

Bandingkan Kondisi Mobil dengan Harga yang Ditawarkan

Hal ini sebenarnya sama dengan langkah di atas, seperti melakukan test drive untuk mengenal di mana letak kekurangannya.

Namun, perbedaannya adalah soal harga pasaran dengan kondisi mobil. Dimana, Anda bisa menghitung dan mempertimbangkan apakah dengan kondisi mobil yang telah dicek secara keseluruhan sudah sesuai atau sepadan dengan harga yang ditawarkan?

Jika dirasa kurang sesuai atau lebih mahal, Anda bisa menawarnya dengan harga pasaran yang sesuai. Namun, bila harganya murah, kondisinya normal, tidak ada kekurangan yang perlu biaya perbaikan maka Anda tak perlu menawarnya lagi.

Barangkali itu rezeki Anda untuk mendapatkan mobil bekas tersebut.

Namun, poin pentingnya bahwa Anda harus bisa mempertimbangkan kesesuaian antara harga yang dipatok dengan harga pasaran dan kondisi mobil secara keseluruhan.

Hindari Nego Tipis

Setiap penjual mobil bekas, tentu saja ia akan berusaha mendapatkan keuntungan dari penjualannya tersebut, baik itu penjual sebagai pemilik maupun pihak penjual dari showroom.

Biasanya, mereka akan menawarkan istilah “nego tipis”. Jangan terkecoh dengan istilah tersebut.

Karena, pada dasarnya penjual sudah memperkirakan harga pasaran dengan penawaran yang diajukan pembeli.

Misalnya, pasaran mobil di kisaran Rp 150 juta. Maka, penjual menjual di angka Rp 145 jutaan.

Nah, Anda jangan menawar di rentang harga tersebut, sebisa mungkin berada di harga minimum dari rentang harga pasaran tersebut dengan dalih beberapa kekurangan yang Anda ketahui melalui test drive dan lain-lain.

Anda bisa menawar di angka Rp 138 jutaan atau Rp 140 jutaan. Dengan asumsi bahwa tidak banyak sektor yang perlu diperbaiki atau mengganti komponen baru ketika sudah dibeli.

Saat penjual mulai menurunkan harga, Anda bisa menaikkan harga. Nanti, lama kelamaan akan ketemu kesepakatan harga dari mobil bekas tersebut.

Cara Menaksir Harga Mobil Bekas

Dari langkah-langkah atau tips menawar harga mobil bekas di atas, tentu saja Anda sudah memahami trik untuk bernegosiasi dengan penjual ketika akan membeli mobil second.

Namun, bila cara di atas masih belum banyak Anda pahami, jangan khawatir. Anda bisa mencoba mengajak sahabat, saudara, atau teman yang benar-benar paham soal jual beli mobil bekas.

Yang mana, Anda bisa meminta bantuan mereka untuk melakukan proses negosiasi kepada para penjual mobil bekas dengan keahlian yang mereka miliki. Ini merupakan cara yang cukup efektif, khususnya bagi Anda yang masih awam mengenai jual beli mobil second.

Nah, dengan beberapa trik dan tips di atas, Mas Sena berharap bahwa sedikit banyak Anda bisa memahami bagaimana cara negosiasi yang tepat saat sedang membeli mobil bekas.

Semoga, artikel mengenai tips menawar harga mobil bekas ini bisa menjadi pedoman bagi Anda supaya bisa mendapatkan mobil second yang sesuai keinginan dan budget yang dimiliki.

Bagan