Tips Mencegah Kerusakan pada Motor Tua

Langkah sederhana perawatan motor tua agar terhindar dari berbagai kerusakan

Tips Mencegah Kerusakan pada Motor Tua – Memiliki motor tua memang menjadi salah satu hobi yang cukup menarik bagi sebagian orang.

Berbagai macam motif tentu saja menjadi alasan bagi beberapa orang untuk membeli motor tua. Bisa karena budget yang lebih murah atau mungkin karena memang hobi sebagai koleksi.

Hal itu tentu juga tak lepas dari daya tarik dan sisi unik yang dimiliki motor tua tersebut. Sehingga, membuatnya menjadi incaran bagi beberapa orang.

Terlepas dari itu, tentu saja jika Anda adalah salah satu penggemar motor tua, tentu harus memahami perawatan yang tepat guna menjaga performanya.

Tips Mencegah Kerusakan Pada Motor Tua

Bukan tanpa alasan, sebagai motor tua dengan usia yang relatif sudah lama, jelas sudah membutuhkan pemeliharaan yang lebih intensif mengingat sangat rentan sekali terhadap kerusakan.

Lalu, apa saja sih hal yang perlu dilakukan untuk menjaga motor tua agar awet dan tetap dalam kondisi prima? Semakin penasaran ya?

Jangan khawatir, dalam artikel kali ini, Mas Sena akan berbagi tips mencegah kerusakan pada motor tua dengan langkah sederhana dan tepat agar performanya tetap prima di segala kondisi.

Perawatan Motor Tua agar Terhindar dari Kerusakan

Ada beberapa hal yang perlu untuk Anda lakukan untuk menjaga agar motor tua yang Anda miliki tetap dalam keadaan baik dan awet. Berikut langkah-langkah perawatan sebagai upaya pencegahan atas kerusakan yang mungkin saja terjadi sewaktu-waktu pada motor tua.

Merawat Motor Tua

Cermati dan Jaga Bagian yang Mudah Berkarat

Tak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar, hampir seluruh rangka pada motor tua umumnya terbuat dari bahan material besi.

Meski memang menjadi keunggulan karena kekokohannya namun juga Anda perlu menjaga bagian tertentu, seperti pada sektor rangka yang memang terbuat dari bahan besi.

Karena, rangka berbahan besi ini sangat berpotensi sekali memicu terjadinya masalah berupa korosi ataupun karatan.

Kondisi seperti ini biasanya akan mudah muncul saat motor sering terkena air hujan, terutama saat musim hujan tiba.

Maka dari itu, Anda harus selalu mencermati dan membersihkan sesaat setelah motor dikendarai ketika musim hujan tiba. Mengingat, bila dibiarkan begitu saja maka akan sangat berpotensi menimbulkan karatan pada bagian tersebut.

Selain rangka, pastikan bagian-bagian lain yang berbahan besi untuk Anda bersihkan dari air agar tidak mengalami korosi. Sebab, bila terjadi korosi maka rangka akan mudah sekali kropos.

Rutin Ganti Oli dan Pilih Pelumas yang Sesuai

Melakukan perawatan pada motor tua, tentu langkah yang mudah adalah dengan melakukan upaya pencegahan dibandingkan menunggu sampai motor benar-benar rusak parah.

Salah satu pencegahan kerusakan pada motor tua, terutama pada bagian mesin adalah dengan rutin melakukan penggantian oli mesin.

Tentu saja, oli atau pelumas di sini memiliki peran penting untuk melumasi setiap sisi dalam sektor dapur pacu guna meminimalisir terjadinya gesekan antar komponen saat mesin beroperasi.

Pasalnya, pergerakan antar komponen yang saling bersentuhan, tentu akan berpotensi membuat permukaan pada salah satu komponen menjadi cepat aus. Apalagi, jika usia motor sudah sangat tua.

Maka dari itu, selalu cek kondisi oli dan lakukan pergantian secara rutin minimal sebulan sekali.

Di sisi lain, Anda juga harus cermat dalam memilih oli. Sebaiknya, gunakan oli motor yang memang benar-benar dikhususkan untuk motor tersebut sesuai rekomendasi pabrik.

Karena, sudah barang tentu pabrikan telah memperhitungkan kesesuaian antara mesin dengan pelumas oli itu sendiri.

Pilih Bahan Bakar yang Sesuai

Jika Anda ingin menjaga kondisi mesin motor tetap normal dan prima, salah satu langkah perawatannya adalah dengan memilih bahan bakar yang sesuai.

Penggunaan bahan bakar yang sesuai spek mesin motor tua tentu juga sebagai salah satu upaya dalam mencegah terjadinya kerusakan pada bagian mesin, terutama di rangkaian sistem pembakaran.

Oleh karena itu, gunakan bahan bakar yang sesuai. Paling tidak, sesuaikan tahun pembuatan motor tersebut dengan BBM yang ada.

Misalnya, untuk tahun pembuatan di bawah tahun 90-an, akan lebih baik menggunakan bahan bakar Premium atau Perlalite. Meski kualitas oktan jauh lebih bagus jika menggunakan Pertamax Series namun perlu diingat bahwa motor tua pada saat itu dibuat dengan menyesuaikan bahan bakar yang tersedia di waktu yang sama.

Perawatan Motor Tua

Kurangi Menggunakan Sistem Elektrik Starter

Dalam penerapannya memang saat ini sudah menjadi hal umum jika sistem elektrik pada motor adalah model yang paling banyak digunakan pada sebagian besar motor.

Tetapi, hal ini berbeda dengan kondisi mesin pada motor tua, terutama motor keluaran tahun 90-an.

Dimana, sistem elektrik bukan hal yang paling mendominasi dalam setiap fitur yang disematkan.

Hanya pada starter saja yang biasanya menggunakan sistem elektrik. Sehingga, secara tak langsung, kapasitas atau kemampuan aki pun terbatas hanya untuk menghidupkan beberapa komponen elektrik saja.

Untuk mengurangi atau meminimalisir kerusakan kelistrikan, sebaiknya kurangi penggunaan sistem elektrik pada motor tua.

Pastikan Aki dalam Kondisi Normal

Di satu sisi, Anda juga tampaknya perlu melakukan pengecekan terhadap komponen aki secara berkala. Setidaknya 2 minggu sekali atau sebulan sekali.

Bukan tanpa alasan mengingat pada umumnya, beberapa tipe atau merk motor tua, kondisi aki adalah komponen yang paling sering mengalami kerusakan.

Nah, salah satu solusi untuk mengatasinya sebenarnya juga tak terlalu rumit dan terbilang cukup mudah yaitu mengganti dengan aki baru. Dan cara alternatif lain ialah membeli alat pengisi daya aki yang terjual bebas di toko aksesoris motor.

Hanya saja, untuk menjaga aki agar selalu dalam keadaan yang prima, sebaiknya untuk melakukan pengecekan rutin dan pastikan air accu tetap dalam batas indikator yang sewajarnya.

Hindari Memodifikasi secara Berlebihan

Kemudian, cara mencegah motor tua agar awet dan tak mudah rusak yakni dengan sebisa mungkin untuk mengindari modifikasi motor tua secara berlebihan.

Karena, sudah barang tentu motor tua rentan terhadap berbagai kerusakan yang sangat berpotensi sekali dikarenakan oleh beberapa faktor dalam modifikasi selain soal usia.

Jika memang Anda ingin memodifikasi, hendaknya diterapkan pada bagian tertentu yang tidak memicu potensi kerusakan parah ke depannya.

Kerusakan Pada Motor Tua

Melihat gambaran di atas, tentu saja teman-teman sedikit banyak sudah memahami apa saja yang perlu dilakukan sebagai tindakan dalam mencegah kerusakan motor tua yang begitu berpotensi sekali.

Dimana, dari beberapa tips perawatan di atas, tentu langkah yang paling penting adalah menjaga rangka motor agar tidak korosi dan selalu ruin melakukan pengecekan busi serta mengganti oli motor mesin yang benar-benar sesuai dengan spek mesin.

Dengan demikian maka motor tua akan tetap dalam kondisi prima dan awet. Semoga artikel mengenai tips mencegah kerusakan pada motor tua ini bisa menjadi sumber referensi yang bisa membawa manfaat untuk teman-teman semua. Sekian dan sampai berjumpa kembali di lain kesempatan.

Bagan