Tips Mendeteksi Kerusakan pada Kiprok Motor

Cara mudah mengetahui kerusakan pada kiprok motor dengan beberapa langkah dan trik mudah

Tips Mendeteksi Kerusakan Kiprok – Komponen pada sepeda motor memang terbilang tidak terlalu rumit dibanding mobil. Maka, wajar jika perawatannya pun lebih mudah.

Namun, meski demikian adanya, ada beberapa komponen dalam sepeda motor yang cukup terbilang penting dan tak bisa diremehkan. Salah satunya seperti kiprok atau dalam dunia otomotifnya bernama Regulator Rectifier.

Kiprok memiliki peranan penting, terutama dalam sistem kelistrikan motor. Dimana, fungsinya mengarahkan satu arah dalam arus AC yang dihasilkan dari kolaborasi magnet dan sepul menjadi arus DC.

Jika mengalami kerusakan pada komponen ini maka sudah pasti akan berpengaruh pada beberapa komponen, khususnya yang berkaitan dengan sistem kerusakan.

Tips Mendeteksi Kerusakan Kiprok Motor

Nah, jika mengalami kendala, tentu diperlukan tips mendeteksi kerusakan kiprok agar masalah yang terjadi bisa langsung diketahui penyebabnya dan mendapatkan perbaikan.

Di sinilah pentingnya merawat kiprok dengan memahami tips mendeteksi kerusakan kiprok pada motor untuk mencegah kerusakan yang lebih fatal. Lantas, bagaimana cara untuk mengetahui kiprok motor rusak?

Anda tak perlu khawatir, mengingat kali ini Mas Sena bakal berbagi tips mendeteksi kerusakan kiprok yang bisa Anda terapkan secara mandiri. Mari, kita simak tips dan triknya.

Tips Mendeteksi Kerusakan Kiprok

Sebenarnya, menerapkan tips mendeteksi kerusakan kiprok bukanlah sesuatu yang sulit. Karena, hanya dengan beberapa langkah, Anda akan tahu dimana letak kerusakannya. Berikut di bawah ini akan Mas Sena jelaskan langkah-langkah pengecekannya.

Perawata Kiprok Motor

Cek Kiprok dengan Menyalakan Mesin

Langkah pertama dalam penerapan tips mendetektis kerusakan kiprok yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengecek kondisi suhu pada kiprok.

Caranya, Anda harus menyalakan mesin motor terlebih dahulu selama beberapa menit dalam kondisi lampu menyala. Diamkan tanpa digas dan tunggu beberapa saat.

Kemudian, sentuh kiprok motor dengan tangan dan rasakan apakah terasa panas atau tidak. Jika terasa panas maka kiprok masih berfungsi dengan normal.

Akan tetapi, jika kiprok yang Anda sentuh masih dingin dan tidak menunjukkan adanya tanda suhu pada kiprok naik maka bisa dipastikan ada masalah pada kiprok motor.

Bila kondisi seperti ini terjadi maka Anda harus sesegera mungkin untuk mengganti kiprok dengan yang baru. Jangan lupa cek dulu kabel dan soket yang terhubung pada sepul, kiprok, dan aki. Pastikan bahwa kabel tidak ada yang cacat dan terpasang dengan tepat.

Periksa Kondisi Lampu Utamanya

Di sisi lain, tips mendeteksi kerusakan kiprok pada motor bisa Anda lakukan dengan memeriksa bagian lampu utamanya.

Saat mesin dinyalakan, cek lampu utamanya, apakah redup atau justru malah sangat terang. Jika kondisi ini terjadi maka sudah jelas ada masalah pada bagian kiprok sebagai komponen penyalur arus listrik DC.

Kondisi seperti ini tak lepas dari aliran listrik yang berasal dari sepul tidak diproses oleh kiprok sebagai stabiliser arus. Sehingga, arus yang disalurkan ke lampu utama menjadi sangat terang yang berakibat bohlamp lampu menjadi putus.

Listrik pada Aki Tidak Mengisi

Kemudian, untuk mengecek kondisi kiprok pada motor masih bagus, Anda bisa melihat saat pengisian arus aki.

Dimana, ketika saat pengisian aki tidak ada yang masuk (tidak mengisi) maka sudah bisa dipastikan kiprok mengalami kerusakan.

Dari sini tentu Anda harus sesegera mungkin mengganti kiprok dengan yang baru karena kondisi tersebut menunjukan deteksi atau indikator awal bahwa kiprok sudah mulai rusak.

Jadi, dengan mengecek arus listrik yang masuk pada aki bisa menjadi langkah mudah sebagai tips mendeteksi kerusakan kiprok yang terjadi pada motor.

Jika dibiarkan maka justru akan merusak aki, bahkan beberapa komponen kelistrikan lain yang terkait dengan kiprok.

Gejala Kiprok Motor Mulai Rusak

Motor Mulai Brebet

Siapa sangka, ternyata gejala motor brebet juga bisa menjadi indikator adanya kerusakan serius pada bagian kiprok motor.

Umumnya, gejala motor yang brebet ini memang bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Namun, jika kondisi karburator atau injektor masih bagus dan normal maka kemungkinan besar tegangan yang dihasilkan oleh kiprok mulai tidak stabil.

Bila Anda mengalami kondisi seperti ini, usahakan untuk sesegera mungkin melakukan pengecekan ke bengkel. Karena, kerusakan seperti ini bisa dipicu oleh banyak faktor yang potensi deteksinya lebih mudah dikenali jika dilakukan oleh mekanik di bengkel.

Lampu Utama Sering Berkedip-Kedip saat Digas

Untuk menerapkan tips mendeteksi kerusakan kiprok motor, Anda juga bisa mengecek kondisi lampu utama.

Cobalah dan teliti, apakah cahaya pada lampu utamanya stabil atau tidak. Jika tidak, maka akan menunjukkan lampu yang berkedip-kedip. Cobalah untuk digas supaya Anda lebih tahu mengingat arus ke lampu utama dipengaruhi oleh gas motor.

Bila lampu utama sudah mulai berkedip maka sudah pasti ada sesuatu masalah dalam bagian kiprok dan beberapa sistem kelistrikan lain.

Segera bawa motor ke bengkel untuk dicek kondisi bagian kiprok. Biasanya, untuk pengecekan seperti ini tidak akan memakan waktu yang lama.

Cek Tegangan dengan Multitester

Di samping itu, salah satu cara atau tips mendeteksi kerusakan kiprok dalam motor adalah dengan mengecek tegangan menggunakan alat multitester.

Umumnya, alat seperti ini dimiliki oleh beberapa bengkel. Namun, jika Anda memiliki alat ini maka bisa dilakukan pengecekan secara mandiri.

Caranya cukup mudah, yaitu tempatkan kabel berwarna merah dari multitester ke kabel merah positif. Sedangkan, untuk kabel hitamnya disematkan ke kabel negatif.

Bila sudah sesuai, selanjutnya nyalakan mesin dari sepeda motor Anda. Kemudian, gas dengan perlahan-lahan sampai mencapai sekitar 3000 rpm.

Dari sini, akan ada angka yang muncul melalui multitester. Bila angkanya sudah melebihi 14 volt maka sudah pasti kiprok mengalami kerusakan.

Tak hanya itu, bilamana tegangan yang dihasilkan pun berada di bawah angka 12 volt, itu tandanya juga rusak mengingat aki tidak terisi dengan baik.

Idealnya, tegangan pada aki berada pada angka 13.5 volt yang menandakan bahwa kiprok masih normal.

Memang, cara ini cukup rumit. Sehingga, untuk pengecekan dengan multitester seperti ini, sebaiknya dicek oleh mekanis di bengkel.

Sering Terjadi Knocking (Knalpot Nembak) saat Mesin Mulai Dinyalakan

Tips mendeteksi kerusakan kiprok motor bisa Anda ketahui dari penyalaan mesin motor ketika dinyalakan di awal.

Biasanya, jika kiprok rusak, busi pada motor akan memicu percikan api yang tidak terkontrol dengan baik. Ini tentu menjadi salah satu kondisi utama jika kiprok bermasalah.

Selain itu, saat mesin digas maka akan menimbulkan suara mesin yang sangat kasar. Bahkan, berpotensi memicu knocking atau knalpot nembak.

Bila kondisi seperti ini dibiarkan begitu saja, maka sudah barang tentu bakal membuat sistem pengapian pun menjadi rusak. Padahal, kerusakan ada pada sistem kelistrikan yang disebabkan tidak mampunya kiprok mengatur besarnya arus listrik dari alternator.

Ciri Ciri Kiprok Mulai Rusak

Bagaimana kawan? Sudah memahami beberapa trik di atas? Tentu saja, tips mendeteksi kerusakan kiprok motor yang Mas Sena ungkap di atas tidak perlu Anda terapkan semua. Pilih salah satu yang sekiranya bisa dilakukan secara mandiri atau sendiri.

Selain itu, ada baiknya untuk selalu mengecek kondisi kiprok ke bengkel resmi agar lebih terfokus dan tepat dimana letak kerusakan sebenarnya.

Nah, kiranya sampai di sini dulu ulasan mengenai tips mendeteksi kerusakan kiprok yang umumnya sering terjadi pada sepeda motor. Sekian dan sampai berjumpa lagi.

Bagan