Tips Merawat Rem ABS pada Motor

Perawatan tepat untuk menjaga kondisi rem ABS motor tetap awet dan tahan lama dengan kondisi yang selalu prima.

Tips Merawat Rem ABS Motor – Dalam berbagai kasus, tidak bisa dipungkiri bahwa sektor pengereman pada sepeda motor menjadi bagian sangat penting untuk diperhatikan.

Mengingat, meskipun jarang mengalami kendala namun jika ada sedikit masalah saja, tentu saja akan sangat berpengaruh pada keselamatan pengendaranya.

Bukan tanpa alasan mengingat peran rem sendiri pada motor sebagai kontrol atau kendali atas kecepatan laju dari motor itu sendiri.

Apa jadinya jika nantinya rem tiba-tiba blong dan tidak bisa berfungsi normal sebagaimana mestinya? Tentu saja kondisi seperti ini akan merugikan banyak pihak.

Tips Merawat Rem Abs Motor

Nah, mengenai soal itu, maka diperlukan sebuah langkah perawatan khusus untuk rem, khususnya motor dengan teknologi rem ABS.

Dimana, ada berbagai macam langkah atau tips merawat rem ABS motor yang sangat diperlukan dalam menjaga kondisi sekaligus keawetannya.

Sehingga, ke depan tidak akan timbul kerusakan yang parah secara tiba-tiba. Ini tentu menjadi hal penting yang wajib kawan-kawan ketahui, terutama untuk kondisi motor yang menggunakan teknologi ABS.

Untuk lebih lengkap dan jelasnya, berikut ini akan Mas Sena informasikan mengenai tips merawat rem ABS motor yang bisa Anda lakukan atau terapkan sendiri.

Tips Merawat Rem ABS Motor

Dalam beberapa kasus, memang diperlukan beberapa teknis langkah-langkah sebagai tips dalam menjaga atau merawat kondisi rem ABS pada motor. Berikut penjelasan lengkapnya.

Perawatan Rem ABS

Pastikan Kondisi Sensor dalam Keadaan Bersih

Pada rem ABS, biasanya ada sensor yang mana terletak di bagian kaliper rem. Dimana, sektor ini harus selalu dijaga agar selalu bersih dan terhindari dari kotoran, terutama kotoran yang sangat lengket.

Gunakan cairan pembersih khusus untuk membersihkan bagian sensor rem ABS ini. Karena, pada saat kondisi sensor dalam keadaan bersih maka sistem kerja ABS tersebut pun akan menjadi lebih maksimal.

Namun, perlu teman-teman ingat bahwa saat proses dilakukan, sebaiknya dilakukan dengan hati-hati dan hindari melakukan gerakan keras.

Sebab, bila terjadi kerusakan pada sistem sensor ini maka Anda harus berani menanggung biata penggantiannya yang terbilang tidak murah.

Jangan Menarik Tuas Rem Berkali-kali

Di sisi lain, untuk menjaga sekaligus merawat kondisi rem agar tak mudah rusak, sangat disarankan untuk menghindari aktivitas keseringan menarik tuas rem berkali-kali dalam intensitas tinggi.

Bila Anda sering melakukan hal ini secara tak langsung kondisi tersebut berpotensi sekali dapat memperpendek umur pemakaian sensor pada sistem ABS di motor Anda.

Tak hanya itu, aktivitas menarik tuas rem yang berlebihan, seperti menarik tuas secara mendadak dengan begitu kuat juga sangat berpotensi membuat kondisi rem menjadi terkunci. Ini tentu akan sangat merugikan Anda ketika berkendara.

Dengan begitu, maka alangkah baiknya Anda selalu menjaga kondisi penarikan tuas rem secara bertahap yang artinya tidak terlalu keras untuk menjaga kualitas sensor sekaligus kanvas rem yang mungkin saja mendapatkan dampak dari pengaruh atas penarikan tuas rem yang terlalu keras dan secara tiba-tiba.

Pastikan Selalu Cek Kondisi Minyak Rem secara Rutin

Di sisi lain, Anda juga harus selalu menjaga kondisi minyak rem secara rutin dan tentunya teratur. Dalam hal ini, Mas Sena sarankan bahwa sebaiknya Anda perlu melakukan penggantian minyak rem pada motor Anda setiap kelipatan 20.000 km.

Karena, biasanya di jarak itu, kondisi minyak rem sudah mulai terlalu cair sehingga akan berpengaruh pada sistem kinerja dari rem ABS pada motor Anda.

Terkait soal rem ini, biasanya bila kondisi minyak rem sudah perlu mendapat penggantian maka indikator ABS pada speedometer motor akan menyala.

Hanya saja, terkadang bila sudah dilakukan pengisian atau penggantian minyak rem, biasanya lampu indikator ABS ini tidak hilang.

Bila kondisi demikian adanya, Anda perlu membawa motor ke bengkel resmi guna dilakukan reset ulang supaya sensor rem ABS pada motor kembali normal seperti sedia kala.

Mencegah Kerusakan Rem ABS Motor

Cek Selalu Kondisi Kampas Rem

Kemudian dalam soal lain, tips merawat rem motor ABS juga perlu melakukan pengecekan rutin pada bagian kampas rem. Dimana, kampas rem di sini, Anda harus memastikan jika keadaannya masih tebal dan tidak tipis.

Sangat disarankan sekali bahwa setiap menginjak kelipatan servis rutin 10.000 km, periksa selalu kondisi kanvas rem di motor. Jika sudah tipis, sebaiknya diganti segera dengan yang baru dan tidak perlu menunggu sampai benar-benar tipis.

Jika kampas rem yang sudah tipis dan tidak layak pakai masih dipaksa digunakan maka secara otomatis dan perlahan dapat mengurangi performa pada sistem ABS pada motor dan juga dapat memperpanjang jarak pengereman di motor Anda.

Umumnya, keadaan ini bisa dirasakan saat Anda menarik tuas gas. Jika saat menarik tuas terasa dalam maka dipastikan bahwa kondisi kampas rem ABS motor sudah mulai menipis.

Bila dibiarkan maka sangat berpotensi sekali rem pada motor menjadi blong dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Maka dari itu, selalu pastikan bahwa kondisi kampas pada rem ABS motor Anda dalam keadaan yang masih tebal. Dan bila sudah tipis, tanpa menunggu waktu lama, segeralah ganti dengan yang baru.

Service Rutin di Bengkel Resmi

Di waktu tertentu, Anda juga harus melakukan service rutin untuk menjaga performa keseluruhan pada motor Anda selalu terkontrol dan dalam keadaan prima.

Hal ini tentu akan menyentuh pula pada sistem pengereman daripada motor itu sendiri. Sehingga, dengan demikian maka akan membuat kontrol terhadap kondisi rem ABS motor pun menjadi lebih mudah diketahui.

Maka dari itu, di sinilah letak pentingnya bagi Anda untuk selalu rutin melakukan service pada motor Anda sebagai langkah terbaik dalam mencegah kerusakan pada sektor pengereman.

Karena, memang tak bisa dipungkiri bahwa pengereman di sini memegang peran penting dalam menjamin keselamatan para pengendaranya.

So, di sinilah letak pentingnya pemantauan terhadap kondisi rem melalui perlakuan service rutin yang bisa berpengaruh pada kualitas rem ABS di motor Anda.

Merawat Rem ABS

Selain daripada berbagai langkah perawatan di atas, untuk mencegah kerusakan pada rem ABS, disarankan untuk selalu menggunakan produk spare part asli buatan pabrikan.

Karena, hal ini akan sangat bermanfaat dalam menjaga keawetan dan daya tahan dari rangkaian sistem rem ABS pada motor Anda mengingat diproduksi dan dirancang sesuai dengan spek pada motor tersebut.

Oleh karenanya, Anda harus selalu menjaga rem motor agar selalu prima dengan berbagai perawatan. Terutama, mengecek kondisi kebersihan pada bagian sensor ABS yang terletak pada bagian kapiler karena bisa Anda lakukan secara mandiri.

Tak hanya itu saja, bahkan sebaiknya Anda perlu memeriksakan kondisi sensor dalam beberapa waktu tertentu dikarenakan pasti ada menurunnya kualitas sensor rem ABS yang disebabkan oleh pemakaian.

Nah, demikian tadi ulasan mengenai tips merawat rem ABS motor yang bisa Anda terapkan dan lakukan untuk menjaga kondisinya agar selalu dalam keadaan prima. Semoga bermanfaat dan sampai berjumpa kembali.

Bagan