Tips Merawat Sistem Transmisi Manual Mobil

Cara jitu dalam merawat sistem transmisi manual pada mobil agar awet dan tidak mudah rusak

Tips Merawat Sistem Transmisi Manual Mobil – Di pasar otomotif Indonesia, tampaknya mobil dengan varian transmisi manual masih banyak dicari oleh konsumen. Terutama para pengguna lama yang sudah terbiasa dengan model transmisi ini.

Selain harganya yang dinilai lebih terjangkau dari mobil matik, tentu saja perawatan mobil transmisi manual juga kabarnya tidak banyak membutuhkan biaya dan pemeliharannya tergolong lebih mudah.

Meski demikian, tetap saja sektor transmisi manual pada mobil tetap harus mendapatkan perhatian yang serius dari pemiliknya. Karena, jika dacuhkan begitu saja maka sangat berpotensi menimbulkan masalah berupa kerusakan pada bagian transmisi mobil.

Mengenai soal itu, tak banyak yang tahu bahwa tips merawat sistem transmisi manual mobil itu sebenarnya cukup mudah. Bahkan, bisa Anda lakukan sendiri di rumah tanpa perlu dibawa ke bengkel.

Tips Merawat Sistem Transmisi Manual Mobil

Sehingga, pentingnya melakukan perawatan pada sistem transmisi manual mobil ini menjadi hal pokok yang bisa Anda lakukan untuk menjaganya agar awet serta terhindari dari berbagai indikasi kerusakan.

Nah, berkaitan dengan soal itu, ada beberapa langkah yang bisa Anda tempuh untuk menerapkan perawatan tersebut.

Mau tahu caranya? Simak saja tips merawat sistem transmisi manual mobil pada beberapa segmen yang akan Mas Sena sajikan dan uraikan di bawah ini.

Cara Merawat Mobil Transmisi Manual

Di dalam perawatan mobil, khususnya tipe mobil manual, tentu saja ada langkah penting yang perlu dilakukan sebagai upaya dalam memelihara kondisi mobil. Yakni salah satunya merawat sistem transmisi secara tepat dan mudah. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan.

Merawat Transmisi Mobil Manual

Gunakan Oli Transmisi Fully Syntetis

Pertama, hal utama yang harus Anda pahami dan lakukan adalah dengan menggunakan oli transmisi yang berkualitas.

Dimana, oli transmisi tersebut memiliki kandungan syntetis penuh dengan dukungan Viscositas berkisar di angka 75-90W.

Angka kandungan tersebut tentu memiliki ciri bahwa oli lbih encer dan tahan panas. Selain itu, cairan oli juga mudah menembus setiap sisi di bagian transmisi mobil manual sehingga jaminan perlindungan maksimal pada rangkaian transmisi manual pun akan jauh lebih terjamin.

Dari sini, jelas sudah bahwa Anda harus benar-benar memilih jenis atau merk oli yang berkualitas. Atau paling tidak oli yang sesuai dengan standar pabrikan untuk menjaga transmisi pada mobil manual tetap dalam kondisi prima.

Hal ini sangat perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan yang efektif untuk meminimalisir adanya masalah pada sistem transmisi.

Setting Kopling sesuai Standar

Di sisi lain, dalam proses perawatan transmisi manual pada mobil, Anda juga harus melakukan pengaturan atau setting kopling.

Hal ini tentu saja ditujukan guna mempercepat sekaligus memperhalus posisi gigi transmisi saat berubah. Mengingat, tak bisa dipungkiri bahwa jarak pedal kopling yang ketinggian, biasanya akan membuat jarak kopling dengan transmisi menjadi lebih regang.

Jika demikian maka sangat berpotensi sekali perpindahan gigi transmisi pada mobil manual menjadi terasa berat dan kasar.

Maka dari itu, Anda bisa melakukan setting koling yang sesuai standar saat sedang service mobil di bengkel resmi.

Di sisi lain, sebaiknya Anda juga menghindari atau mencegah kaki berada di atas kopling ketika kopling mobil tidak digunakan. Hal ini bertujuan supaya kondisi kopling tidak mudah aus mengingat ada injakan atau tekanan sedikit saja maka kopling akan bersentuhan dengan transmisi manual.

So, lakukan cara ini sebagai salah satu langkah merawat sistem transmisi pada mobil manual supaya tidak mudah rusak dan memiliki tarikan gas yang lebih galak nan nyaman ketika kopling digunakan.

Rutin Ganti Oli Transmisi

Dalam penerapan merawat transmisi manual mobil, Anda juga harus memperhatikan kondisi oli transmisi.

Dalam hal ini, lebih dimaksudkan untuk memastikan bahwa ada penggantian rutin pada oli mobil transmisi manual tersebut.

Karena, penggantian oli transmisi secara berkala sudah barang tentu akan membuat usia pemakaian transmisi mobil menjadi lebih awet. Bahkan, transmisi pun akan terasa lebih ringan ketika mobil dikendarai.

Terkait soal penggantian rutin oli transmisi ini, pada umumnya jadwal untuk melakukan ganti oli transmisi pada kendaraan akan lebih baik dilakukan jika kondisi mobil sudah mulai menempuh jarak antara 3000 km hingga 5000 km.

Nah, penggantian oli transmisi yang rutin, sangat bermanfaat sekali, terutama dalam mengurangi friksi di sekitar transmisi mobil Anda. Tak hanya itu saja, bahkan sistem pengoperasian gigi pun akan terasa jauh lebih smooth, halus dan mudah untuk dipindahkan.

Dengan begitu, kenyamanan dalam berkendara mobil manual pun menjadi terasa, apalagi ketika saat penggantian atau perubahan gigi.

Cara Merawat Mobil Manual

Selalu Gunakan Suku Cadang Berkualitas

Tak hanya soal oli transmisi saja bahkan dalam penerapan merawat kondisi transmisi manual mobil pun Anda juga harus memastikan bahwa mobil Anda selalu menggunakan suku cadang berkualitas.

Khususnya, suku cadang yang berkaitan atau berhubungan langsung dengan sistem transmisi pada mobil.

Kenapa demikian? Tentu saja hal ini dikarenakan produk asli atau spare part yang asli buatan pabrik sudah barang tentu jauh memiliki kualitas dan terjamin.

Wajar saja, mengingat suku cadang asli pabrikan memang sudah melewati percobaan dan kelayakan dalam penggunaan. Memang, harganya biasanya lebih mahal dibandingkan suku cadang imitasi.

Namun, Anda jangan pernah tergiur harga murah, tapi akhirnya malah membuat susah karena justru merusak sistem rangkaian pada transmisi mobil manual Anda.

Service Rutin

Satu hal pasti dan tak bisa ditawar dalam proses perawatan transmisi mobil manual adalah Anda harus selalu rutin melakukan service mobil di bengkel resmi.

Sebab, pengecekan menyeluruh tentu akan dilakukan oleh si mekanik ketika sedang melakukan pemeriksaan service rutin.

Maka dari itu, Anda bisa mencoba untuk meminta sang mekanik untuk mengecek bagaimana kondisi sistem transmisi manual pada mobil. Bilamana ditemukan ada indikasi masalah maka bisa langsung diperbaiki.

Sedangkan, jika tidak ada masalah sama sekali maka itu menandakan bahwa kondisi daripada sistem transmisi masih aman dan tidak banyak mengalami kendala yang berarti.

So, sudah jelas di sinilah letak pentingnya Anda untuk selalu melakukan service rutin pada mobil Anda. Sehingga, kontrol atas transmisi mobil manual pun bisa dilakukan sesering mungkin untuk memastikan bahwa kondisinya masih baik-baik saja.

Perawatan Mobil Manual

Selain beberapa tips perawatan sistem transmisi manual mobil yang telah Mas Sena uraikan di atas, tentu saja ada beberapa aspek lain yang perlu diperhatikan dalam menjaga sistem transmisinya.

Di antaranya yakni dengan mencoba untuk selalu mengendarai mobil secara berhati-hati dan tidak sering memainkan kopling, terutama bagian transmisi. Karena, hal ini akan sangat berpengaruh pada kondisi daripada transmisi manual mobil itu sendiri.

Nah, demikian sudah informasi lengkap mengenai tips merawat sistem transmisi manual mobil yang bisa untuk Anda lakukan mandiri guna menjaganya agar lebih awet, tahan lama, dan selalu dalam kondisi yang prima. Semoga bermanfaat dan sampai berjumpa kembali kawan.

Bagan